• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Dorong Konsumsi Ikan sebagai Strategi Nasional Lawan Stunting

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 7 Desember 2025 - 15:34
in Nasional
IKAN

Ilustrasi - Budidaya ikan nila salin menjadi salah satu strategi pemerintah menjaga pasokan protein ikan guna menekan angka stunting. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya percepatan penurunan stunting nasional kini difokuskan pada penguatan konsumsi protein hewani, dengan ikan sebagai komoditas andalan. Oleh karena itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menaruh perhatian serius pada pemenuhan protein hewani sebagai kunci memutus mata rantai stunting.

Ikan, baik dari perairan tawar maupun laut, dinilai sebagai salah satu solusi paling efektif karena kandungan gizinya yang tinggi, mudah dicerna, serta terjangkau oleh masyarakat luas.

BacaJuga:

Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

DPR Sebut Kekerasan di Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata

“Ikan efektif mencegah stunting karena kaya protein hewani berkualitas tinggi, yang dibutuhkan untuk perkembangan otak dan daya tahan tubuh anak. Ini menjadikannya sumber nutrisi penting untuk tumbuh kembang serta mencegah kekurangan gizi kronis,” ujar Inspektur Bapanas, Imron Rosjidi dalam keterangannya, dikutip pada Minggu (7/12/2025).

Tak hanya berhenti pada konsumsi, pemerintah juga mendorong penguatan produksi dari hulu. Salah satu terobosannya datang dari Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang melalui pengembangan ikan nila salin, jenis nila yang mampu dibudidayakan di perairan payau hingga asin.

Inovasi ini dinilai strategis karena membuka peluang produksi ikan dalam skala besar di wilayah yang sebelumnya tidak optimal untuk budidaya ikan air tawar. Dengan demikian, pasokan protein ikan bisa lebih stabil, sekaligus mendukung program nasional penyediaan makanan bergizi gratis.

Imron menegaskan bahwa pengembangan nila salin bukan sekadar proyek perikanan biasa, melainkan bagian dari strategi besar negara dalam percepatan penurunan angka stunting.

“Budidaya nila salin ini sangat mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penurunan stunting,” tambahnya.

Dengan sinergi antara inovasi budidaya, kebijakan pangan, dan program gizi nasional, ikan kini tak lagi sekadar lauk di meja makan, melainkan simbol perlawanan terhadap stunting dan investasi nyata untuk masa depan anak-anak Indonesia. (her)

Tags: ikanperikananstunting

Berita Terkait.

Rooftop Wellness dengan City View di Jakarta! Morrissey Hotel Hadirkan Mat Pilates & Cooking Class Serta Cek Kesehatan Mata Gratis
Nasional

Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

Senin, 27 April 2026 - 21:30
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Ada Jumhur Hidayat hingga Dudung
Nasional

DPR Sebut Kekerasan di Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Senin, 27 April 2026 - 19:41
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata
Nasional

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata

Senin, 27 April 2026 - 18:04
Lebaran-Jawara
Nasional

Melalui Kampung Silat Jampang Dompet Dhuafa, Ratusan Pesilat Hadiri Lebaran Jawara Perkuat Budaya dan Jatidiri Bangsa

Senin, 27 April 2026 - 15:05
Rupiah
Nasional

Regulasi Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu Digagas, Pengamat Pertanyakan Implementasinya

Senin, 27 April 2026 - 14:44
Muhammad-Qodari
Nasional

KSP Qodari Soal Isu Reshuffle: Kita Tunggu Saja

Senin, 27 April 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    1958 shares
    Share 783 Tweet 490
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    734 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    721 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.