• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Agar Liburan Tetap Aman, Begini Cara Cegah Serangan Jantung

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 30 November 2025 - 13:33
in Gaya Hidup
ilustrasi sakit jantung

Ilustrasi serangan jantung. Foto : Antara/Pexels/Towfiqu Barbhuiya

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masa liburan idealnya menjadi momen bersenang-senang bersama keluarga. Namun, pola makan yang berlebihan, perubahan cuaca, hingga stres yang meningkat justru dapat memicu gangguan kardiovaskular, termasuk serangan jantung.

Mengutip Everyday Health, Minggu, Robert Ostfeld, MD, Direktur Kardiologi Preventif di Montefiore Einstein, mengingatkan agar tidak mengonsumsi alkohol jika tidak terbiasa, atau setidaknya membatasi jumlahnya.

BacaJuga:

Kontroversi Tulisan di Kostum, Agensi G-Dragon Akui Kelalaian Sensitivitas Budaya

Jaehyun NCT Kembali, Umumkan Tur Fan-Con Asia ‘Mono’ Usai Wamil

Adegan Kontroversial Episode 3 Picu Kritik, Filing For Love Dituding Kejar Sensasi

Menurut dia, konsumsi alkohol berlebihan bisa memicu peradangan dan gangguan metabolisme lemak, yang berpotensi memperparah penyakit arteri koroner. Kebiasaan binge drinking juga dapat menyebabkan kekakuan pembuluh darah dan peningkatan tekanan darah, sehingga risiko serangan jantung ikut naik.

“Kita dulu beranggapan satu hingga dua gelas alkohol per hari baik untuk kesehatan jantung. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah berapa pun, jika dikonsumsi rutin, justru meningkatkan risiko penyakit jantung,” ujarnya.

Selain alkohol, pilihan makanan saat liburan biasanya didominasi daging olahan, makanan cepat saji yang tinggi garam, serta camilan yang kurang sehat dan rendah buah maupun sayur.

Pola makan seperti itu, kata Ostfeld, dapat memicu persoalan jantung dan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung.

Ia menekankan pentingnya mengontrol makanan, terutama bagi mereka yang sudah memiliki faktor risiko, karena kondisi darurat jantung bisa dipicu hanya dalam satu jam setelah makan berat yang tinggi lemak.

Ostfeld juga menyebut bahwa stres selama liburan—baik karena jadwal padat, kurang tidur, hingga lupa membawa obat rutin—dapat memperburuk kondisi kesehatan jantung. Menurutnya, menjaga kebiasaan sehat secara konsisten adalah langkah utama untuk mengurangi risiko.

Faktor lain yang turut memengaruhi adalah cuaca dingin. Suhu rendah dapat menyebabkan penyempitan arteri sehingga aliran darah tidak seoptimal saat cuaca hangat. Aktivitas fisik di luar ruangan juga bisa meningkatkan beban kerja jantung dan memperbesar risiko.

Meski holiday heart syndrome umumnya mereda tanpa perawatan khusus, gejalanya sering sulit dibedakan dari masalah kardiovaskular serius. Jika mengalami jantung berdebar yang tak kunjung mereda, nyeri dada, atau gejala lainnya, sangat penting untuk segera mencari pertolongan medis.

Mendapatkan penanganan secepatnya saat terjadi serangan jantung dapat meningkatkan kemungkinan bertahan hidup dan mengurangi kerusakan otot jantung, kata relawan American Heart Association, Fatima Rodriguez, MD, yang juga profesor madya kardiologi di Stanford Health Care, California seperti dilansir Antara.

Gejala serangan jantung meliputi rasa tidak nyaman di dada atau bagian tubuh atas seperti lengan, punggung, perut, bahu, leher, atau rahang, disertai sesak napas, keringat dingin, pusing, atau mual. Pada wanita, tanda-tandanya sering kali lebih halus dan tidak selalu disertai nyeri dada yang hebat. (aro)

Tags: jantungpenyakitsakit

Berita Terkait.

BIGBANG G-Dragon
Gaya Hidup

Kontroversi Tulisan di Kostum, Agensi G-Dragon Akui Kelalaian Sensitivitas Budaya

Senin, 4 Mei 2026 - 22:03
Jaehyun
Gaya Hidup

Jaehyun NCT Kembali, Umumkan Tur Fan-Con Asia ‘Mono’ Usai Wamil

Senin, 4 Mei 2026 - 21:01
Film
Gaya Hidup

Adegan Kontroversial Episode 3 Picu Kritik, Filing For Love Dituding Kejar Sensasi

Senin, 4 Mei 2026 - 20:03
Kim Soo Hyun
Gaya Hidup

YouTuber Ungkap Kabar Terbaru, Kim Soo Hyun Disebut Tampak Kelelahan

Senin, 4 Mei 2026 - 17:27
Aston Kartika Grogol Hotel
Gaya Hidup

Aston Kartika Grogol Hotel Tawarkan “Long Weekend Deal” untuk Liburan Lebih Lama dan Berkesan

Senin, 4 Mei 2026 - 16:36
nct
Gaya Hidup

Jaehyun NCT Jadi Member Kedua yang Selesaikan Wajib Militer

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3667 shares
    Share 1467 Tweet 917
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1294 shares
    Share 518 Tweet 324
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2570 shares
    Share 1028 Tweet 643
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.