• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

3 Pilar Kunci jadi Fondasi Gerakan Baru Penyelamatan Pangan Indonesia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 30 November 2025 - 17:20
in Ekonomi
1000435133

Ilustrasi-Sisa dan limbah pangan rumah tangga. Bapanas menegaskan pentingnya perubahan perilaku, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan sistem data sebagai 3 pilar kunci dalam upaya nasional mengurangi susut dan sisa pangan. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap keberlanjutan pangan, Indonesia mulai menapaki fase baru. Sebuah arah kebijakan yang lebih tegas, lebih kolaboratif, dan lebih manusiawi kini digelorakan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Upaya ini tidak hanya bertujuan menekan angka susut dan sisa pangan atau Food Loss and Waste (FLW), tetapi juga membangun cara pandang baru dalam memaknai pangan itu sendiri.

Isu FLW selama ini kerap hanya dipandang sebagai problem teknis. Namun Bapanas menilai persoalan tersebut jauh lebih kompleks. FLW menyangkut perilaku konsumsi, tata kelola distribusi, hingga pola pikir masyarakat tentang apa yang layak digunakan kembali. Karena itu, kebijakan nasional perlu bergerak secara lebih terstruktur dan berbasis kolaborasi.

BacaJuga:

Citroën Lanjutkan Penyerahan Unit Ë-C3 All Electric Tahap II untuk Bisnis PT Express

Kecerdasan Buatan Jadi Akselerator Utama Produktivitas Developer Indonesia

Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama 60 Hari

Di tengah dinamika itu, Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas, Nita Yulianis, menegaskan bahwa pemerintah telah merumuskan tiga pilar besar yang menjadi inti strategi nasional pengurangan FLW. Ia menyatakan bahwa langkah ini bukan sekadar kampanye, tetapi pondasi perubahan jangka panjang.

“Tiga strategi utama ini menjadi fondasi gerakan kita. Mulai dari membangun awareness, mendorong aksi kolaboratif, hingga menghadirkan data yang mampu menunjukkan bahwa aksi pengurangan FLW ini benar-benar berjalan dan berdampak. Kita menghimpun ragam upaya di lapangan dalam satu platform agar ekosistemnya terkoneksi,” ujar Nita dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).

Tiga pilar tersebut meliputi penguatan kebijakan dan program aksi yang menekankan perubahan perilaku, penyediaan fasilitas kendaraan penyelamatan pangan, serta pembaruan sistem data penyelamatan pangan yang mampu menyajikan informasi akurat bagi publik. Melalui sistem data yang lebih matang, setiap gerakan lokal hingga nasional dapat dipantau dampaknya secara nyata.

Namun, Nita mengakui bahwa persoalan terbesar bukan pada teknologi, melainkan cara pandang masyarakat. Banyak publik masih menganggap sisa pangan sebagai sampah, padahal potensinya bisa dimaksimalkan kembali untuk kebutuhan lain, bahkan untuk membantu masyarakat rentan.

“Kita perlu membangun awareness sejak awal, karena isu ini bukan semata teknis, tapi juga soal perilaku. Kalau kita bergerak bersama pemerintah, komunitas, pelaku usaha, serta akademisi maka pemanfaatan pangan bisa jauh lebih optimal sebelum akhirnya benar-benar menjadi sampah,” jelas Nita.

Bapanas juga mencermati bahwa berbagai kota di Indonesia mulai menunjukkan gerakan akar rumput yang kuat. Di banyak daerah, komunitas, pelaku usaha, UMKM, hingga lembaga sosial mulai terlibat dalam aksi penyelamatan pangan. Inisiatif tersebut tumbuh bukan karena instruksi, melainkan kesadaran.

Nita pun memberi apresiasi atas dinamika positif ini dan menilai bahwa energi perubahan yang muncul dari masyarakat adalah modal terbesar bangsa dalam menghadapi tantangan keberlanjutan pangan.

“Bapanas melihat semakin banyak gerakan lokal yang tumbuh secara organik, menunjukkan tingginya kesadaran terhadap isu pangan berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan menguatnya kolaborasi lintas sektor, Bapanas optimistis bahwa Indonesia dapat menekan susut dan sisa pangan secara signifikan. Sebuah perjalanan panjang memang menanti, namun setiap langkah kecil, dari rumah tangga hingga kebijakan nasional, menjadi bahan bakar perubahan besar yang sedang dibangun bangsa ini. (her)

Tags: BapanaspanganSusut dan Sisa Pangan

Berita Terkait.

Penyerahan
Ekonomi

Citroën Lanjutkan Penyerahan Unit Ë-C3 All Electric Tahap II untuk Bisnis PT Express

Sabtu, 25 April 2026 - 23:22
Oon-Arfiandwi
Ekonomi

Kecerdasan Buatan Jadi Akselerator Utama Produktivitas Developer Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 - 22:41
Penumpang
Ekonomi

Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 - 22:21
FIFA-Gift
Ekonomi

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah

Sabtu, 25 April 2026 - 12:39
IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi
Ekonomi

IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi

Sabtu, 25 April 2026 - 11:31
PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026
Ekonomi

PLN EPI, PLN Energi Gas dan BAg Sabet 3 Trofi Listrik Indonesia Award 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 10:34

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1349 shares
    Share 540 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.