INDOPOSCO.ID – PT Diamond Citra Propertindo Tbk (Perseroan, kode saham: DADA) membukukan laba bersih Rp 883 juta pada Kuartal III 2025.
Angka ini meningkat signifikan dibandingkan Rp171 juta pada periode yang sama tahun 2024, mencerminkan pemulihan kinerja yang kuat setelah tekanan yang dialami pada Kuartal I 2025 dan sepanjang tahun 2024.
Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan menyebutkan pencapaian tersebut menghasilkan laba bersih per saham sebesar Rp 0,119, menandai peningkatan nilai bagi pemegang saham dan menunjukkan efektivitas strategi pengelolaan operasional Perseroan.
Lebih jauh ia menjelaskan, Laba bersih DADA pada Kuartal III 2025 mencapai Rp883 juta, meningkat secara signifikan dibandingkan Rp171 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Ini setara dengan laba bersih per saham sebesar Rp0,119 lembar.
“Kinerja yang positif ini kontras dengan laba bersih di kuartal 1 dan tahun 2024 yang menunjukkan penurunan dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Bayu dalam keterangannya, Jumat (28/11/2025).
Rincian laba bersih DADA pada Kuartal III 2025: Rp883 juta (naik dari Rp171 juta di Kuartal III 2024). Adapun Kuartal I 2025: Rp204 juta (turun dari Rp 246 juta di Kuartal I 2024).
Kinerja Kuartal III 2025 menjadi titik balik penting, setelah sebelumnya Perseroan mencatat penurunan pada Kuartal I 2025 serta pada tahun buku 2024. Lonjakan laba di kuartal ini menjadi indikator kuat atas pemulihan aktivitas operasional, efisiensi biaya, serta peningkatan pendapatan dari proyek-proyek yang berjalan.
Manajemen Perseroan menyampaikan pertumbuhan laba bersih pada kuartal ini merupakan hasil fokus pada optimalisasi struktur biaya dan implementasi proyek yang lebih efisien.
“Kenaikan laba di Kuartal III 2025 menegaskan kemampuan Perseroan untuk kembali tumbuh setelah periode tantangan pada 2024 dan awal 2025. Kami akan terus menjaga momentum ini untuk memperkuat kinerja hingga akhir tahun,” jelas Bayu.
Dengan pencapaian kuat pada Kuartal III, tambahnya, Perseroan optimistis terhadap prospek kinerja hingga akhir tahun 2025, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang. (rmn)












