INDOPOSCO.ID – Dompet Dhuafa resmi mengoperasikan Industri Komunal Olahan Nanas (IKON) di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Subang. Berdiri di atas lahan 2 ribu meter persegi (m2), bangunan seluas 1.000 m2 ini menjadi pusat pengolahan nanas terbesar berbasis zakat produktif di Provinsi Jawa Barat.
Dengan kapasitas pengolahan hingga 10 ton nanas segar per hari, IKON mampu menghasilkan 2,5-3 ton selai atau puree dan 1-2 ton konsentrat setiap harinya. Produk-produk tersebut kemudian didistribusikan ke industri mitra untuk diproses lebih lanjut sebelum masuk ke pasar.
Subang dikenal sebagai sentra nanas. Namun saat panen raya, para petani kerap menghadapi turunnya harga akibat pasokan berlebih dan keterbatasan akses pasar. IKON hadir sebagai solusi dengan memberikan nilai tambah pada hasil panen, sehingga petani tak lagi bergantung pada tengkulak atau harga pasar yang fluktuatif.
IKON dilengkapi teknologi pengolahan modern yang mampu memproses berbagai komoditas lain seperti mangga, stroberi, ubi, singkong, dan cabai menjadi selai, pasta, dan jus konsentrat.
Yang membuat IKON unik adalah model kepemilikannya. Sebanyak 97 persen saham IKON dipegang oleh mustahik atau penerima manfaat, sementara Dompet Dhuafa memegang 3 persen untuk perawatan mesin dan keberlanjutan program.
Melalui sistem ini, petani tidak hanya menjadi pemasok buah, tetapi juga pemilik industri dan penerima manfaat langsung dari keuntungan usaha. Dompet Dhuafa juga membentuk koperasi lokal untuk memastikan proses penyortiran buah berjalan baik, sekaligus membuka peluang kerja bagi warga setelah pelatihan.
Dengan hadirnya IKON, Dompet Dhuafa petani Subang berharap dapat menikmati harga yang lebih stabil, pendapatan yang lebih baik, serta akses yang lebih luas ke dunia industri. IKON menjadi bukti bahwa zakat dan wakaf dapat berkembang menjadi penggerak ekonomi berkelanjutan, bukan hanya bantuan konsumtif.
Peresmian IKON turut dihadiri oleh Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Sumasna; Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Bambang; Camat Cijambe beserta jajaran Muspika; Pembina Dompet Dhuafa Rahmad Riyadi; Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini beserta jajaran; Dewan Pengawas Syariah Dompet Dhuafa KH Izzudin Abdul Manaf, Lc, MA, PHD Direktur Oremco Agus Nurul Iman; Komisaris PT AAN Mukhlis Bahrainy; Direktur PT TSamarot Asep Teddy; Direktur PT AAN Tendy Satrio Tommy Nugraha. (adv)








