INDOPOSCO.ID – Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) mendukung program pemerintah terwujudnya swasembada pangan.
Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) Zulkirman ditemui INDOPOSCO.ID di sela-sela Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASPPHAMI Jakarta di Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Menurutnya, bentuk dukungan ASPPHAMI pada program swasembada pangan fokus pascapanen. Intervensi tersebut meningkatkan keberterimaan produk ekspor pangan di luar negeri.
Dan, lanjut dia, penolakan produk pangan ekspor Indonesia semakin berkurang. “80 persen produk ekspor kita membutuhkan fumigasi, dan ini kami penuhi. Selain juga kami pemenuhan kesehatan di pelabuhan dan kapal,” ujarnya.
Ia menerangkan, ASPPHAMI terlibat langsung pada pengendalian hama perusak produk pertanian pascapanen seperti tikus dan kutu. Dan program tersebut dilakukan langsung di bawah pengawasan Kementerian Pertanian (Kementan).
“Itu (produk pertanian, red) tidak hanya padi, tapi semua produk pertanian. Mulai dari pengendalian hama proses angkut hingga produk siap ekspor,” katanya.
“Proses angkut juga meliputi sarana truk hingga kapal, semua mendapat pengendalian hama dari kami,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pengendalian hama tidak saja menyasar pada bahan baku pangan. Tetapi juga produk pangan siap konsumsi pun mendapat perawatan pengendalian hama.
“Beras yang sudah dikemas dan siap ekspor juga kami berikan perawatan pengendalian hama. Ini untuk mencegah kerusakan,” terangnya.
“Juga produk pangan impor yang masuk, juga kami kendalikan hamanya. Ini bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan nasional,” imbuhnya. (nas)








