• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Air Jernih

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Rabu, 19 November 2025 - 08:00
in Disway
disway-kamis

disway

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bagaimana ceritanya: Dr dr Karina berani melakukan T-cell sampai 1,2 miliar sel –dalam sekali tindakan ke pasien kanker.

Suatu hari Karina menjadi pembicara di satu seminar. Dia tampil bersama Dr dr Sonar Panigoro SpB Ongkologi. Sonar, ahli kanker itu, sudah dia anggap sebagai gurunyi.

BacaJuga:

Moral Pusbatara

Tekstil Danantara

Komunikasi Xi

Waktu Dr Sonar bicara, Karina tersadar isi ceramah itu: “di setiap 1 cm2 kanker terdapat 1 miliar sel kanker”.

Dr Sonar adalah adik tokoh nasional Arifin Panigoro; pernah menjadi dirut RS Dharmais; kepala departemen bedah FKUI; dan pimpinan RSCM Kencana.

“Kalimat beliau itu benar-benar menggugah saya,” ujar Karina. Intinya, Karina berpikir: berarti, untuk menundukkan kanker 1 cm diperlukan ”pasukan” penyerang yang jumlahnya harus seimbang.

Sejak itulah Karina berpikir untuk menyuntikkan 1 miliar T-sel ke pasien kanker. Tentu juga terpikir untuk menyuntikkan lebih banyak lagi.

Tapi itu tidak mudah. ”Membiakkan” sel menjadi bermiliar memerlukan penelitian lebih dalam.

Setiap pembiakan sel harus dilihat keseimbangan antar selnya. Karina terus melakukan penelitian: untuk bisa mencapai pembiakan tinggi tapi keseimbangannya tetap stabil.

Ditemukanlah angka 1,2 miliar itu. Mungkin saja kelak bisa lebih tinggi dari itu. Dia belum berhenti berpikir.

“Pasien kanker yang ke klinik saya biasanya kan sudah stadium lanjut. Kankernya bukan lagi baru 1 atau 2 cm. Sudah ada yang 5 cm. Bahkan 10 cm,” ujar Karina. “Itu belum termasuk sel kanker yang sudah beredar di darah,” tambahnyi.

Karina terus mengamati pasien-pasiennyi. “Selalu saja ada temuan di klinik saya, kian banyak jumlah sel yang dimasukkan kian baik hasilnya,” katanyi.

Cerita ”pertempuran sel” itu tidak akan terungkap kalau saya tidak bertanya kepadanya: “apakah tidak berbahaya memasukkan begitu banyak sel ke tubuh manusia”. Karina mengatakan bahwa dia juga berpikir begitu.

Tapi keraguannyi hilang ketika menyadari 1 cm2 kanker saja mengandung 1 miliar sel kanker. Belum lagi dibandingkan dengan jumlah seluruh sel di tubuh manusia.

“Dibanding dengan jumlah sel di tubuh kita, 1 miliar sel baru itu tidak banyak,” kata Karina.

Karina sudah mempelajari banyak buku dan jurnal. Dari situ dia mendapat ilmu bahwa tubuh manusia terdiri dari puluhan triliun sel. Triliun. Bukan miliar. Maka dia mantap dengan temuannyi bahwa 1 miliar sel baru bukanlah angka yang berlebihan.

Ditambah lagi dengan perolehan Hadiah Nobel Kedokteran untuk Prof Dr Shimon Sakaguchi tahun ini. Itu sangat melegakan hati Karina. Dia merasa praktik T-sel di kliniknyi tidak perlu lagi berpayah menjelaskan ”legalitas” T-sel dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Dunia sudah mengakuinya –bahkan memberikan penghargaan tertinggi.

Prof Shimon Sakaguchi menerima Hadiah Nobel Kedokteran karena guru besar Kyoto University itulah yang mengenali adanya sel T tertentu dalam sistem imunitas tubuh kita.

Prof Sakaguchi-lah yang menerangkan adanya sel T regulator di darah putih kita. Ia menamainya: sel T-regs. Yakni sel yang bertugas menahan supaya sel T tetap bisa bekerja sesuai kodrat baiknya.

Sel T sendiri dinamakan ‘T’ dari singkatan Thymus-derived lymphocyte. Itu merujuk pada limfosit yang berkembang dalam kelenjar timus.

Sebagai dokter yang bergerak di hilir kini Karina merasa mendapatkan fakta bahwa sumber air di hulunya ternyata air kehidupan yang sangat jernih. (DAHLAN ISKAN)

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Moral Pusbatara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00
Disway

Tekstil Danantara

Rabu, 30 September 2026 - 08:00
disway
Disway

Komunikasi Xi

Selasa, 29 September 2026 - 08:00
Kanan Dalam
Disway

Kikin

Senin, 28 September 2026 - 08:00
disway
Disway

Durian Jonathan

Minggu, 27 September 2026 - 08:00
Debat Muktamar
Disway

Debat Muktamar

Sabtu, 26 September 2026 - 07:43

OLAHRAGA

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan
Olahraga

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Editor Dilianto
Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia mengusung misi wajib menang saat menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026...

SelengkapnyaDetails
Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3892 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.