INDOPOSCO.ID – Koordinator Bimbingan dan Konseling (BK) Siti Robiah Dalima Pakki mengatakan, 7 jurus BK hebat telah diterapkan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Bogor. Program tersebut 4 jurus menyasar kepada siswa dan 3 lainnya menyasar organisasi.
“Untuk jurus mengenali potensi siswa kami terapkan mulai siswa kelas 10 dengan tes psikotes,” ujar Siti kepada INDOPOSCO.ID, Selasa (18/11/2025).
Ia menuturkan, pengenalan diri siswa memberikan manfaat kepada anak pada minat dan bakat. Sehingga siswa dapat memilih penjurusan sesuai dengan minat dan bakat.
“Ini bisa diterapkan pada anak kelas 12. Mereka bisa menentukan penjurusan di perguruan tinggi,” katanya.
Selain jurus tersebut, dikatakan dia, jurus mengelola emosi pada anak dapat membantu siswa saat menghadapi masalah. “Pada siswa kelas 12, anak cenderung lebih mudah lelah. Karena dia dihadapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan kegiatan sekolah lainnya,” ujarnya.
“Dengan jurus mengelola emosi, anak diharapkan bisa lebih tenang menghadapi masalah. Sehingga anak bisa berpikir lebih rasional dalam menjalankan setiap tugas,” imbuhnya.
Ia menambahkan, penerapan 7 jurus BK hebat harus menempatkan siswa sebagai teman. Pasalnya, anak cenderung menjauh saat guru menempatkan dirinya menjadi orang tua.
“Dengan menempatkan siswa seperti teman, mereka bisa terbuka. Dan kita bisa mendengarkan semua cerita anak. Tapi saat kita tempatkan sebagai orang tua, siswa cenderung menjauh,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Siswa kelas 10 SMAN 7 Bogor, Muhammad Nabil mengaku termotivasi dengan program Direktur Mengajar. Apalagi saat guru mengajarkan jurus pengenalan potensi diri.
“Sangat asyik dan interaktif. Kami termotivasi saat belajar dan bisa mengenali potensi diri,” kata Nabil. (nas)










