• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

KNEKS: Dana Sosial Syariah Bisa Jadi Solusi di Tengah Tantangan Ekonomi

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 5 November 2025 - 10:13
in Ekonomi
bank-syariah

Ilustrasi Dana Sosial Syariah berperan penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di tengah tantangan daya beli. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah melambatnya daya beli masyarakat, ekonomi syariah dinilai menjadi salah satu pendorong baru bagi ketahanan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat dalam kunjungannya di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Kamis (4/11/2025).

BacaJuga:

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong

Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia

Menurut Emir, kondisi ekonomi yang menantang justru harus dijawab dengan kreativitas dan inovasi berbasis prinsip syariah. Salah satu peluang besar, kata dia, terletak pada pemanfaatan Dana Sosial Syariah (DSS) seperti zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.

“Dalam menghadapi perekonomian yang bisa dikatakan sedang susah, tentunya kita harus kreatif. Contohnya bisa dilihat dari peran Dana Sosial Syariah,” ujar Emir.

“Dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) sudah jelas dicantumkan bahwa kontribusi zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya akan didorong tumbuh dari 0,16 persen per PDB (Produk Domestik Bruto) di tahun 2024 menjadi 0,208 persen di tahun 2029,” sambungnya.

Emir menegaskan, pengembangan dana keagamaan ini bukan hanya soal filantropi, tetapi juga strategi memperkuat sektor usaha mikro dan ultra mikro (UMi) agar memiliki akses terhadap pembiayaan dan pendampingan usaha. Dengan begitu, kelompok masyarakat yang sebelumnya kesulitan memperoleh pembiayaan komersial dapat tetap produktif.

Salah satu contoh nyata, lanjut Emir, adalah program Z-Chicken yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Program ini memberikan modal usaha berbasis zakat kepada penerima manfaat (mustahik) untuk mengembangkan usaha ayam goreng siap saji. Melalui pendampingan intensif, penerima program didorong agar bisa mandiri secara ekonomi.

“Tujuan akhirnya bukan hanya membantu, tetapi mengubah status mereka, dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat). Inilah esensi pemberdayaan sosial ekonomi yang berkelanjutan,” jelas Emir.

Selain memperkuat ekonomi domestik, KNEKS juga mendorong perluasan pasar luar negeri untuk produk halal Indonesia. Emir menilai, ekspor halal tidak boleh hanya bertumpu pada negara-negara besar seperti Amerika Serikat atau Tiongkok.

“Kita harus membuka pasar-pasar baru, khususnya ke negara-negara anggota OKI (Organisasi Kerja Sama Islam). Pemerintah sudah mulai mendorong hal ini melalui berbagai perjanjian kerja sama, seperti CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement) dengan Uni Emirat Arab (UEA),” ungkapnya.

Lebih jauh, Emir menyebut pembukaan pasar ekspor halal ke UEA diharapkan menjadi pintu masuk ke negara-negara Timur Tengah lainnya seperti Bahrain, Arab Saudi, Kuwait, Qatar, dan Oman. Langkah ini diyakini akan memperluas peluang ekspor produk halal nasional dan meningkatkan daya saing industri dalam negeri.

“Bersamaan dengan terbukanya pasar baru itu, secara paralel kita juga mendorong peningkatan daya saing industri halal. Selain itu, sektor pariwisata ramah muslim (Muslim Friendly Tourism) juga kita genjot dari 11,93 persen menjadi 13,08 persen,” jelasnya.

Emir menambahkan, pertumbuhan industri halal bukan hanya tentang wisatawan, tetapi juga seluruh ekosistem pendukungnya, mulai dari sektor hospitality, transportasi, hingga usaha lokal seperti kuliner halal, penginapan, dan produk oleh-oleh khas daerah.

Pada akhirnya, ia menegaskan bahwa penguatan ekosistem ekonomi syariah harus dipandang sebagai gerakan kolektif menuju kemandirian dan keadilan ekonomi nasional.

“Ini bukan semata tentang keuangan syariah, tetapi tentang bagaimana nilai-nilai Islam dapat mendorong ekonomi yang inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Jika dikelola secara inklusif, Dana Sosial Syariah dapat menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai keislaman mampu menghadirkan solusi ekonomi yang humanis dan menyejahterakan. (her)

Tags: ITSKNEKSRPJMN

Berita Terkait.

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong
Ekonomi

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:02
Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat
Ekonomi

Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:03
Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia
Ekonomi

Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:10
PGE Perkuat Pendanaan Panas Bumi lewat Kerja Sama Strategis dengan Bank Mizuho Senilai USD75 Juta
Ekonomi

PGE Perkuat Pendanaan Panas Bumi lewat Kerja Sama Strategis dengan Bank Mizuho Senilai USD75 Juta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:48
Perkuat Tata Kelola SDM, GDPS Dorong Profesionalisme Berkelanjutan
Ekonomi

Perkuat Tata Kelola SDM, GDPS Dorong Profesionalisme Berkelanjutan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:27
Wisuda
Ekonomi

Transformasi Digital Jasa Keuangan Butuh Talenta Adaptif, Lulusan Perguruan Tinggi Penuhi Itu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:24

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2895 shares
    Share 1158 Tweet 724
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.