• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Viral Motor Mogok di Jatim, EWI Curigai Ada Rekayasa di Balik Kasus Pertalite Bercampur Air

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 2 November 2025 - 11:28
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-02 at 10.50.49

Ilustrasi pengisian bahan bakar minyak di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean mencurigai adanya rekayasa di balik kasus bahan bakar Pertalite bercampur air yang viral di Jawa Timur.

Ia menduga, peristiwa tersebut tidak murni terjadi karena kesalahan teknis, melainkan ada pihak tertentu untuk membangun opini negatif terhadap Pertamina.

BacaJuga:

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

26 Ruang Kelas Darurat Hadirkan Kegiatan Belajar Siswa Terdampak Bencana di Sumbar

Wah, Jumlah Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Meningkat

Menurut Ferdinand, kecurigaannya muncul sejak awal munculnya kasus bahan bakar minyak (BBM) oplosan dan pembatasan impor stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) asing. Narasi buruknya kualitas bahan bakar Pertamina kerap dihembuskan secara masif dan sistematis di media sosial (Medsos).

“Saya melihat ada upaya sistematis untuk membangun persepsi publik seolah-olah BBM Pertamina bermasalah,” ujar Ferdinand dalam keterangan, Minggu (2/11/2025).

Diketahui, kasus ini bermula saat video viral di media sosial dan laporan motor mogok di Surabaya. Peristiwa tersebut terjadi setelah kendaraan mengisi BBM jenis Pertalite di beberapa SPBU. Termasuk pejabat publik setempat yang melakukan sidak, namun diduga sampel BBM tersebut berasal dari luar SPBU.

“Yang aneh, justru banyak sampel yang ditemukan di luar SPBU menggunakan botol air mineral, padahal itu cara pengambilan yang tidak benar,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengambilan sampel dengan botol plastik bekas air minum bisa menyebabkan sisa air mencemari bahan bakar. “Pihak kepolisian harus menyelidiki kasus ini secara tuntas,” ucapnya.

Ia juga meminta agar kepolisian memanggil konsumen yang kendaraannya mogok juga memeriksa bengkel yang menangani motor tersebut. Serta mengambil sampel langsung dari SPBU tempat pengisian bahan bakar.

“Kita harus tahu, apakah benar sumbernya dari SPBU Pertamina atau ada pihak lain yang bermain,” katanya.

Dia menegaskan dirinya tidak percaya jika produk BBM Pertamina buruk atau bercampur air. “Saya sudah puluhan tahun memakai BBM Pertamina, kendaraan saya tidak pernah bermasalah. Kenapa baru sekarang ramai? Jangan-jangan ini siasat dagang dari kompetitor SPBU Pertamina,” ujarnya.

Ia mendesak Pertamina agar membawa kasus ini ke ranah hukum, dan pihak-pihak yang diduga melakukan rekayasa dilaporkan kepada aparat penegak hukum. “Supaya jelas siapa yang bermain dan agar masyarakat tidak terus disuguhi opini menyesatkan,” ucapnya.(nas)

Tags: BBM OplosanPertalitePertamina

Berita Terkait.

miinuman
Nasional

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55
abdul
Nasional

26 Ruang Kelas Darurat Hadirkan Kegiatan Belajar Siswa Terdampak Bencana di Sumbar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15
wisatawan
Nasional

Wah, Jumlah Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Meningkat

Sabtu, 18 April 2026 - 14:34
ai
Nasional

Hadapi Dinamika, Praja IPDN Dituntut Kuasai Kompetensi Digital

Sabtu, 18 April 2026 - 13:13
menpar
Nasional

Percepat Pengembangan Danau Toba, Menpar Tekankan Sinkronisasi Master Plan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:10
Diskusi
Nasional

KPK Pasca-Revisi: Antara Kekuasaan dan Kehilangan Gigi

Jumat, 17 April 2026 - 21:34

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.