• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Polisi Selidiki Penyebab Ambruknya Atap Ponpes Situbondo

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 29 Oktober 2025 - 09:39
in Nusantara
17617419559162544612457603181260

Kondisi terkini asrama putri Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Syekh Abdul Qodir Jaelani Desa Belimbing, Kecamatan Besuki, Situbondo, Jatim. Rabu (29/10/2025) ANTARA/Novi Husdinariyanto.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab ambruknya atap bangunan asrama putri pondok pesantren yang mengakibatkan seorang santriwati meninggal dan 18 orang lainnya luka-luka.
Atap asrama putri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Syekh Abdul Qodir Jaelani Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, itu ambruk setelah sebelumnya di wilayah setempat diguyur hujan disertai angin kencang pada Rabu (29/10) dini hari pukul 01.00 WIB.

“Sampai saat ini kami masih mendalami penyebab pasti runtuhnya atap bangunan, dan dugaan sementara bisa karena faktor cuaca, tapi kami tunggu hasil pemeriksaan teknis dari petugas dan ahli bangunan,” kata Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan di Situbondo, Rabu.

BacaJuga:

Suhu Kawah Melonjak, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup

Kesenjangan Transportasi di NTB Kian Lebar, Senator Mirah Bersuara

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Ia menyampaikan di lokasi kejadian polisi juga telah memasang garis polisi yang juga bagian dari proses penyelidikan penyebab ambruknya atap bangunan asrama putri pondok pesantren yang terletak di wilayah barat Situbondo itu.

Selain melakukan olah TKP, lanjut Kapolres Rezi, polisi juga berkoordinasi dengan pihak pondok pesantren, Kementerian Agama setempat dan instansi terkait lainnya untuk memastikan penanganan korban serta keamanan bangunan.

Sampai saat ini, katanya, semua korban santri putri telah mendapat penanganan dengan baik, sementara korban meninggal dunia sudah dimakamkan dan pihak keluarga menerima dengan ikhlas.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini, dan saat ini fokus kami memastikan situasi aman dan proses penanganan berjalan baik,” kata AKBP Rezi Dharmawan.

Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Syekh Abdul Qodir Jailani Besuki, K.H. Muhammad Hasan Nailul Ilmi mengatakan saat kejadian terdengar suara gemuruh sesaat setelah hujan deras disertai angin.

“Sekira pukul 01.00 WIB terdengar suara keras, dan yang ambruk itu bagian atapnya, sementara tembok masih utuh,” katanya.

Informasi dihimpun ANTARA, insiden ambruknya salah satu atap bangunan asrama putri pesantren itu terjadi saat semua santriwati tengah beristirahat, dan setelah hujan disertai angin atap bangunan ambruk menimpa para santriwati yang sedang tidur.

Dari 19 orang santriwati itu, satu korban meninggal, dua korban menjalani perawatan medis di RSUD Besuki, sedangkan belasan santriwati lainnya mengalami luka ringan. (bro)

Tags: AmbrukAtapPonpes Situbondo

Berita Terkait.

slamet
Nusantara

Suhu Kawah Melonjak, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup

Minggu, 5 April 2026 - 23:23
ntb
Nusantara

Kesenjangan Transportasi di NTB Kian Lebar, Senator Mirah Bersuara

Minggu, 5 April 2026 - 19:09
whoosh
Nusantara

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Minggu, 5 April 2026 - 16:36
Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23

BERITA POPULER

  • uang

    Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    674 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.