INDOPOSCO.ID – Sabtu (25/10/2025) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta akan menjadi panggung penting bagi Bali United. Serdadu Tridatu akan menjamu tamu istimewa yang tengah on fire, yakni Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-10 Super League 2025/26.
Persita datang bukan sebagai tim biasa. Unggul di papan atas dengan koleksi 16 poin hasil dari lima kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang, Laskar Cisadane kini menjelma jadi ancaman serius bagi siapa pun, termasuk Bali United.
Rentetan lima kemenangan beruntun atas PSM Makassar, Persijap Jepara, Persib Bandung, Semen Padang, dan PSIM Yogyakarta membuat kepercayaan diri tim tamu meroket. Mereka datang ke Pulau Dewata dengan semangat tinggi dan pertahanan yang sulit ditembus, baru sembilan kali kebobolan sejauh ini.
Namun, pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, menegaskan bahwa timnya telah menyiapkan segala hal untuk meredam laju Pendekar Cisadane. Kemenangan tandang 1-2 atas Persijap Jepara pekan lalu menjadi modal penting bagi timnya untuk bangkit dan kembali memperlihatkan karakter Serdadu Tridatu di depan publik sendiri.
“Persita adalah lawan yang bagus dan kami sudah menganalisa permainan mereka karena akan menjadi pertandingan yang berat. Kami sudah melakukan semua persiapan dengan baik mulai dari melihat video pertandingan, mematangkan taktikal di latihan dan meningkatkan performa individu pemain agar semakin siap di laga nanti malam,” ungkap Johnny dalam keterangan resmi klub, Sabtu (25/10/2025).
Johnny juga memberi catatan khusus atas konsistensi Persita dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, kestabilan taktik dan kedisiplinan lini belakang menjadi kunci keberhasilan mereka sejauh ini.
“Mereka tim yang bagus dalam 5 pertandingan terakhir dan menurut saya tidak ada satu pemain yang harus diwaspadai karena semuanya bagus. Sehingga pemain saya harus mengantisipasi semua pemain Persita yang akan tampil nanti malam,”
tambah pelatih asal Belanda itu.
Di sisi lain, Bali United yang kini menempati posisi ke-8 klasemen sementara dengan 12 poin dari 9 laga, bertekad menjadikan laga kandang ini sebagai momentum kebangkitan. Dukungan suporter di tribun Dipta diharapkan mampu menjadi bahan bakar semangat untuk menumbangkan salah satu tim paling stabil musim ini. (her)










