• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Majukan Ekonomi Syariah, KNEKS Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Lewat MEKSI Terbaru

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 22 Oktober 2025 - 22:20
in Ekonomi
kneks

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat memberikan keterangan pers. (Herry Rosadi / INDOPOSCO)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) terus memperkuat strategi pembangunan ekonomi dan keuangan syariah yang terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah.

Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, menegaskan bahwa sinergi lintas kementerian dan lembaga kini semakin kokoh melalui penyusunan Masterplan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (MEKSI) 2025–2029.

BacaJuga:

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong

Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia

“Kami telah selesai menyusun MEKSI 2025–2029. Penyusunan ini dilakukan bersama kementerian dan lembaga anggota KNEKS, yang dalam hal ini dipimpin oleh Bappenas,” ujar Emir melalui gawai, Rabu (22/10/2025).

Menurut Emir, MEKSI edisi terbaru telah disesuaikan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Selain itu, KNEKS juga menyesuaikan arah kebijakan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang di dalamnya memuat muatan ekonomi syariah.

“Sekarang ini, mulai dari tingkat pusat melalui Master Plan Ekonomi Syariah Indonesia, dan juga di tingkat daerah — baik itu RPJPD maupun RPJMD, bahkan sampai kabupaten/kota, sudah ada keselarasan arah pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” jelasnya.

“Harapannya, dengan adanya keselarasan seperti itu, semua bisa bergerak bersama, mulai dari level pusat sampai ke level kabupaten/kota,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Emir menuturkan bahwa komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi syariah kini semakin kuat. Hal ini dibuktikan dengan terbentuknya 31 Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di tingkat provinsi, serta beberapa di tingkat kabupaten/kota.

“Dengan adanya KDEKS, koordinasi antar pemangku kepentingan di daerah, baik itu SKPD maupun unit vertikal kementerian/Lembaga, dapat berjalan lebih efektif untuk bersama-sama mengembangkan ekonomi syariah,” katanya.

Emir menjelaskan, implementasi ekonomi syariah kini telah masuk ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. “Setidaknya, untuk RPJPD ada 26 provinsi yang periode 2025–2045 sudah memasukkan muatan ekonomi syariah. Sementara untuk RPJMD, sekitar 23 provinsi, dan lebih dari 50 kabupaten/kota juga sudah memasukkannya,” ujar Emir.

Menurutnya, fakta tersebut menunjukkan bahwa potensi pengembangan ekonomi syariah di daerah sangat besar dan terus berkembang positif.

Dalam empat tahun terakhir, KNEKS setiap tahun menyelenggarakan Anugerah Adinata Syariah, sebuah ajang penghargaan bagi provinsi yang dinilai berprestasi dalam pengembangan ekonomi syariah.

“Pemenang tahun ini adalah Jawa Barat. Sebelumnya di 2024 juaranya Sumatera Barat. Pada edisi 2023 Jawa Timur menjadi yang terbaik, dan pada pertama kalinya atau pada edisi tahun 2022 itu adalah Aceh (yang jadi juaranya),” tutur Emir.

Selain keempat provinsi tersebut, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kalimantan Selatan juga disebut memiliki perkembangan ekonomi syariah yang cukup pesat.

Dari sisi sektor, Emir menjelaskan bahwa pengembangan ekonomi syariah di daerah tidak hanya berfokus pada sektor UMKM dan keuangan mikro, tetapi juga pariwisata halal dan industri kreatif berbasis syariah.

“Sebagai bukti, indeks Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) yang mengukur kinerja destinasi wisata halal nasional juga menunjukkan tren serupa,” tambah pengamat ekonomi syariah itu.

Dengan keselarasan arah kebijakan, penguatan kelembagaan di daerah, serta peningkatan kolaborasi lintas sektor, KNEKS optimistis visi besar menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia akan semakin dekat. (her)

Tags: Ekonomi SyariahKNEKSKomite Nasional Ekonomi dan Keuangan SyariahMEKSI

Berita Terkait.

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong
Ekonomi

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:02
Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat
Ekonomi

Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:03
Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia
Ekonomi

Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:10
PGE Perkuat Pendanaan Panas Bumi lewat Kerja Sama Strategis dengan Bank Mizuho Senilai USD75 Juta
Ekonomi

PGE Perkuat Pendanaan Panas Bumi lewat Kerja Sama Strategis dengan Bank Mizuho Senilai USD75 Juta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:48
Perkuat Tata Kelola SDM, GDPS Dorong Profesionalisme Berkelanjutan
Ekonomi

Perkuat Tata Kelola SDM, GDPS Dorong Profesionalisme Berkelanjutan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:27
Wisuda
Ekonomi

Transformasi Digital Jasa Keuangan Butuh Talenta Adaptif, Lulusan Perguruan Tinggi Penuhi Itu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:24

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2895 shares
    Share 1158 Tweet 724
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.