• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Model Koperasi Masa Depan Pembuka Akses Ekonomi Rakyat

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 20 Oktober 2025 - 17:42
in Ekonomi
1000356252

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono pada acara Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Jawa Barat Tahun 2025, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (20/10/2025). Foto: Kemenkop

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menekankan bahwa eksistensi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih merupakan model koperasi masa depan, di mana koperasi yang hadir di tengah masyarakat dengan solusi konkret untuk membuka akses ekonomi rakyat di tingkat akar rumput.

Oleh karena itu, Menkop berharap Dekopinwil terus menjadi wadah konsolidasi, pembinaan, dan penguatan kapasitas koperasi, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkeadilan.

BacaJuga:

Lapangan Mako Ditargetkan 120 MMSCFD, Pertamina Drilling Turun dengan Jack Up Rig

RUPST bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komisaris

Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR

“Alhamdulillah, kini setiap desa/kelurahan di Jawa Barat kini memiliki Kopdes/Kel Merah Putih sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat,” kata Menkop, pada acara Musyawarah Wilayah (Muswil) Dekopinwil Jawa Barat Tahun 2025, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (20/10/2025).

Di acara yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi, Menkop menegaskan bahwa saat ini sudah memasuki era pembaruan gerakan koperasi, sebuah era di mana koperasi tidak boleh hanya menjadi organisasi administratif.

“Tetapi, harus menjadi gerakan ekonomi rakyat yang moderen, profesional, dan berdaya saing tinggi,” ucap Menkop Ferry.

Bahkan, bagi Menkop, Dekopinwil Jawa Barat harus bisa menjadi motor penggerak perubahan, mengawal transformasi koperasi menuju digitalisasi, memperkuat tata kelola, dan memperluas jejaring usaha.

“Kita ingin koperasi tidak hanya hadir di pinggiran ekonomi, tetapi berdiri sejajar dengan pelaku usaha besar dan menjadi bagian integral dari rantai pasok nasional, bahkan global,” ucap Menkop.

Menkop juga merujuk banyaknya koperasi sektor produksi yang tumbuh kuat di Jawa Barat. Ada koperasi peternakan, perikanan, dan pertanian, yang dikelola dengan profesional.

“Kisah-kisah sukses ini perlu diangkat ke permukaan, disebarluaskan, dan dijadikan contoh best practices agar masyarakat tahu bahwa koperasi bisa menjadi pemain utama dalam pembangunan ekonomi daerah,” papar Menkop.

Lebih dari itu, Menkop Ferry berharap Dekopin dapat menjadi etalase keberhasilan koperasi, tempat di mana masyarakat bisa melihat bahwa koperasi bisa unggul, berinovasi, dan menembus pasar luas.

Menurut Menkop, Gerakan Koperasi hanya akan kuat jika menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

“Ini tugas kita bersama adalah memasyarakatkan koperasi, menjadikannya kebanggaan. Kita ingin masyarakat bangga berkata, saya anggota koperasi,” ungkap Menkop.

Di samping itu, Menkop ingin anak muda melihat koperasi sebagai ruang berkreasi, berinovasi, dan berjejaring, bukan sebagai kuno, tetapi sebagai platform ekonomi gotong royong yang relevan dengan zaman digital.

“Di sinilah peran Dekopinwil dan seluruh insan koperasi Jawa Barat untuk membangun narasi positif tentang koperasi, memperkuat publikasi dan pemberitaan, serta membumikan nilai-nilai koperasi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Menkop Ferry.

Nilai Koperasi

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebutkan bahwa sesungguhnya ada nilai koperasi dalam mengelola negara, karena dibangun atau didesain secara kolektif.

“Sistem pengelolaan APBN atau APBD kita itu ya koperasi, yang disusun atas usaha bersama berazaskan kekeluargaan,” kata Gubernur Jabar.

Begitu juga koperasi, lanjut Dedi Mulyadi, di mana sistem ekonominya disusun atas usaha bersama dengan azas kekeluargaan. Artinya, ada ekonomi berkeadilan yang terdistribusi.

“Dananya tidak boleh keluar wilayah atau luar negeri, harus berputar di sekitaran desa,” terang Gubernur Jabar.

Gubernur Jabar pun mewanti-wanti keberadaan para rentenir di tengah masyarakat yang berkedok koperasi, dengan melakukan praktik bank gelap dan berdampak pada tumbuhnya angka kemiskinan.

“Kita ingin menurunkan tingkat kemiskinan, bukan hanya dengan cara meningkatkan pendapatan masyarakat. Tapi, juga menurunkan angka belanja masyarakat. Contoh, pendidikan gratis, makan gratis, dan sebagainya,” kata Gubernur Jabar.

Maka, Dedi Mulyadi mengajak seluruh para penyelenggara negara untuk memiliki spirit koperasi menjadi sebuah sistem.

“Sehingga, kita bisa membangun sistem sosial yang kokoh melalui koperasi,” ucap Dedi. (srv)

Tags: Ekonomi RakyatKopdes Merah PutihKoperasi

Berita Terkait.

Lapangan Mako Ditargetkan 120 MMSCFD, Pertamina Drilling Turun dengan Jack Up Rig
Ekonomi

Lapangan Mako Ditargetkan 120 MMSCFD, Pertamina Drilling Turun dengan Jack Up Rig

Selasa, 28 April 2026 - 23:15
RUPST bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komisaris
Ekonomi

RUPST bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komisaris

Selasa, 28 April 2026 - 21:55
Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
Ekonomi

Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR

Selasa, 28 April 2026 - 21:45
Tekan Harga, Pemerintah Pangkas Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0 Persen
Ekonomi

Tekan Harga, Pemerintah Pangkas Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0 Persen

Selasa, 28 April 2026 - 21:31
Crawit
Ekonomi

BPDP Perkuat Peran, HASI 2026 Jadi Panggung Transformasi Industri Sawit

Selasa, 28 April 2026 - 15:09
Didi
Ekonomi

Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Warga Kuala Tanjung Kelola hingga 2 Ton per Hari

Selasa, 28 April 2026 - 12:26

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2524 shares
    Share 1010 Tweet 631
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.