• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Ini Kiat Tanamkan Empati Anak untuk Cegah Perilaku Bullying

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 20 Oktober 2025 - 22:12
in Gaya Hidup
bully

Ilustrasi orang tua berbicara dengan anaknya. ANTARA/HO-Pexels/August de Richelieu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Psikolog Klinis Forensik Kasandra Putranto yang merupakan Anggota Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK) membagikan kiat kepada orang tua untuk menumbuhkan empati anak sejak dini sehingga dapat mencegah perilaku nirempati seperti bullying terjadi hingga dewasa.

Ia mengatakan salah satu kiat praktisnya ialah agar orang tua dapat menjadi model empati dalam kegiatan sehari-hari sehingga ketika anak bermasyarakat tentunya anak dapat menerapkan hal serupa.

BacaJuga:

FFI 2026: Anak Muda Makin Sadar Finansial, tapi Dana Darurat Masih Jadi PR

Jangkau 31 Juta Anak, Nestlé Pertegas Komitmen Gizi Sehat

Aichi-Nagoya dalam “Survival Mode”, CdM Minta Tim Indonesia Tak Kehilangan Fokus

“Jika seseorang belajar sejak kecil bahwa kekerasan tidak dapat diterima dan mengandung konsekuensi yang tegas, tentu mereka akan lebih berhati-hati dengan setiap tindakan maupun ucapannya,” kata Kasandra kepada ANTARA, Senin.

Kasandra mengatakan pada dasarnya empati tidak tumbuh secara otomatis, justru memang harus dicontohkan terus menerus terutama oleh orang tua yang merupakan lingkungan sosial pertama anak.

Ketika orang tua menjadi contoh bagi anak-anaknya dalam bertindak dan bertutur kata maka hal tersebut tentunya akan menjadi nilai yang dipegang oleh anak ketika ia terlibat di lingkungan sosial yang lebih luas selain keluarga.

“Anak belajar dari cara orang tua memperlakukan orang lain termasuk dengan asisten rumah tangga, pedagang, atau bahkan orang yang berbeda pendapat. Ketika orang tua sabar dan menunjukkan empatik, anak lebih mudah meniru pola itu,” tambahnya.

Kiat lainnya yang dibagikan Kasandra untuk menumbuhkan empati pada anak sejak dini ialah dengan membiasakan anak untuk memahami perasaan orang lain.

Orang tua menurutnya bisa bertanya hal-hal sederhana kepada anak untuk menghadapi berbagai skenario di lingkungan sosial.

Sebagai contoh orang tua mengajak anak untuk memahami perasaan seseorang yang diejek dengan pertanyaan terbuka dan bersifat reflektif seperti, “menurutmu jika ada di posisinya bagaimana perasaannya?”.

Diskusi yang terjalin antara orang tua dan anak dengan tipe pertanyaan sejenis dinilai dapat mengembangkan kemampuan perspektif emosional buah hati sehingga akhirnya ia bisa menumbuhkan empati dan tidak semena-mena pada saat di lingkungan sosial.

Terakhir, orang tua perlu membatasi paparan konten yang bersifat kekerasan atau dapat menimbulkan kecanduan dari media termasuk dari platform sosial terhadap anak.

Dunia dalam layar seperti media sosial menurut Kasandra seringkali membuat jarak emosional antar orang yang berinteraksi di dalamnya menjadi kabur. Apabila konten-konten yang bersifat negatif terbiasa menjadi hal yang dikonsumsi oleh anak maka akan sulit menumbuhkan empati.

Idealnya orang tua mendampingi anak saat sang buah hati mengakses dunia dalam layar sehingga ia dapat mempelajari hal yang bisa dilakukan di dunia nyata dan mana yang harus dihindari apabila ternyata hal itu tidak baik.

“Orang tua perlu mengajak anak-anak menganalisis isi media bersama, bukan hanya melarang,” kata Kasandra.

Membentuk empati sejak dini pada anak-anak penting dilakukan agar anak tidak tumbuh menjadi pelaku perundungan pada saat dewasa.

Baru-baru ini, terjadi kasus perundungan dalam bentuk olok-olok di media sosial yang dilakukan enam mahasiswa dari Universitas Udayana kepada salah satu kolega mereka berinisial TAS (22) yang meninggal dunia.

Olok-olok itu dinilai warganet Indonesia sebagai tindakan yang nirempati karena ditujukan pada korban yang mengakhiri nyawanya secara tragis.

Hal ini membuat sejumlah mahasiswa yang mengolok-olok TAS tersebut mendapatkan sanksi diberhentikan secara tidak hormat dari Universitas Udayana.

Universitas Udayana pun telah membuat tim investigasi untuk menelusuri kasus meninggalnya TAS (22) yang diduga menjadi korban perundungan semasa hidupnya.

TAS (22) ditemukan meninggal dunia di gedung kampus FISIP Universitas Udayana pada Rabu (15/10) pagi. Korban sempat dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar setelah ditemukan dalam keadaan luka parah. Namun, pihak RS Sanglah menyatakan nyawa korban tidak bisa tertolong. (bro)

Tags: BullyingEmpati Anak

Berita Terkait.

FFI 2026: Anak Muda Makin Sadar Finansial, tapi Dana Darurat Masih Jadi PR
Gaya Hidup

FFI 2026: Anak Muda Makin Sadar Finansial, tapi Dana Darurat Masih Jadi PR

Sabtu, 19 September 2026 - 11:06
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji
Gaya Hidup

Jangkau 31 Juta Anak, Nestlé Pertegas Komitmen Gizi Sehat

Jumat, 18 September 2026 - 19:01
25 Merek Beras Fortifikasi Ditindak, FKBI Desak Pemerintah Tak Berhenti di Pencabutan Izin
Gaya Hidup

Aichi-Nagoya dalam “Survival Mode”, CdM Minta Tim Indonesia Tak Kehilangan Fokus

Jumat, 18 September 2026 - 17:00
zoom
Gaya Hidup

‘Smart’ LE SSERAFIM Tembus 200 Juta Views, Jadi B-side Pertama yang Capai Rekor

Jumat, 18 September 2026 - 05:05
shin
Gaya Hidup

Shin Min Ah hingga Lee Se Young Terlibat Cinta dan Kekuasaan di The Remarried Empress

Jumat, 18 September 2026 - 02:20
lee
Gaya Hidup

Video Viral Tuduh Popularitas Mark Lee Menurun, Picu Perdebatan

Jumat, 18 September 2026 - 01:11

OLAHRAGA

ole
Olahraga

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Senin, 21 September 2026 - 20:12

INDOPOSCO.ID - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny dan penjaga gawang Maarten Paes sudah berada di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Kehadiran...

SelengkapnyaDetails
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.