• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rencana Pemisahan BSI dari Mandiri, Pengamat Ingatkan 3 Faktor Utama yang Krusial

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 19 Oktober 2025 - 19:09
in Ekonomi
1000354579

Ilustrasi - Pegawai berjalan di Bank Syariah Indonesia (BSI) usai peresmian di Jakarta. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Wacana pemindahan kepemilikan Bank Syariah Indonesia (BSI) dari Bank Mandiri kepada Danantara kembali menjadi sorotan hangat di pasar keuangan. Meski belum ada keputusan resmi, isu ini disebut-sebut akan menjadi salah satu agenda strategis dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang direncanakan digelar dalam waktu dekat.

Pengamat keuangan syariah, Sutan Emir Hidayat menilai kabar tersebut menarik untuk dicermati, meskipun sampai saat ini masih berada pada tahap pembahasan strategis.

BacaJuga:

Bukan Daerah dengan Potensi Sawit, Magelang Justru Didorong Jadi Pusat Inovasi

Pemilu Tinggal Klik, DPR Minta Anggaran E-Voting Masuk Rencana 2027

Soroti Pembentukan DSI, Apcasi: Cerminan Ketidakjelasan Arah Kebijakan Ekspor SDA

“Saya juga mengikuti kabar tersebut. Memang ada indikasi kuat bahwa topik ini akan dibahas menjelang RUPSLB awal Agustus. Tapi sampai hari ini belum ada keputusan resmi yang dipublikasikan. Jadi, ini masih berada pada tahap wacana strategis,” ujar Emir kepada INDOPOSCO melalui gawai, Minggu (19/10/2025).

Menurut Emir, jika rencana pemisahan itu benar-benar terwujud, langkah tersebut justru bisa menjadi momentum positif bagi BSI.

“Kinerja BSI sedang sangat baik. Jika menjadi entitas yang lebih mandiri, ruang geraknya akan lebih luas, fleksibel, dan fokus pada pengembangan pasar keuangan syariah nasional. Ini bisa menjadi peluang BSI untuk melesat lebih jauh,” jelasnya.

Meski demikian, Emir menegaskan bahwa proses transisi menuju kemandirian tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Ia mengingatkan perlunya strategi yang matang agar tidak menimbulkan risiko bagi stabilitas operasional maupun persepsi publik.

“Selama ini BSI mendapat dukungan besar dari Bank Mandiri—baik infrastruktur, likuiditas, maupun jaringan. Jika pemisahan dilakukan, diperlukan masa transisi yang terencana dan mekanisme pengalihan dukungan yang jelas, agar tidak terjadi gangguan pada operasional maupun persepsi pasar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Emir menyebut keberhasilan proses pemisahan BSI sangat bergantung pada tiga faktor utama. Pertama, tata kelola dan manajemen risiko yang kuat. Kedua, permodalan yang cukup dan berkelanjutan. Ketiga, roadmap transisi yang terukur dan transparan.

“Kalau ketiga faktor ini terpenuhi, BSI tidak hanya siap dilepas, tapi juga berpotensi menjadi pemain utama dalam industri perbankan syariah di kawasan regional,” tutup Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) itu.

Jika terealisasi dengan baik, langkah pemisahan ini bukan sekadar restrukturisasi kepemilikan, melainkan awal dari babak baru perjalanan BSI untuk berdiri di panggung regional sebagai simbol kemandirian, inovasi, dan kekuatan baru perbankan syariah Indonesia. (her)

Tags: bank mandiribank syariah indonesiabsiEkonomi SyariahSutan Emir Hidayat

Berita Terkait.

Workshop
Ekonomi

Bukan Daerah dengan Potensi Sawit, Magelang Justru Didorong Jadi Pusat Inovasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:57
E-Voting
Ekonomi

Pemilu Tinggal Klik, DPR Minta Anggaran E-Voting Masuk Rencana 2027

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:46
Lahan-Sawit
Ekonomi

Soroti Pembentukan DSI, Apcasi: Cerminan Ketidakjelasan Arah Kebijakan Ekspor SDA

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:06
PTK Pacu Profit dan Transformasi, Siap Hadapi Era Digitalisasi serta Energi Rendah Karbon
Ekonomi

PTK Pacu Profit dan Transformasi, Siap Hadapi Era Digitalisasi serta Energi Rendah Karbon

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:04
Wamenkop Tekankan Profesionalisme Koperasi Pesantren agar Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Kerakyatan
Ekonomi

Wamenkop Tekankan Profesionalisme Koperasi Pesantren agar Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:02
BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu, Warga Diimbau Tetap Waspada
Ekonomi

PLN EPI Kembangkan Madu Kelulut di Kutai Kartanegara, Bidik Ekonomi Hijau Berbasis Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:01

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7104 shares
    Share 2842 Tweet 1776
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1061 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.