• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Dari Jalan Kaki hingga Pilates, Ini 5 Olahraga Paling Ramah untuk Lansia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 19 Oktober 2025 - 20:12
in Gaya Hidup
lansia

Ilustrasi - Pasangan suami istri lansia sedang berolaharaga ringan dengan berjalan kaki. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menjaga tubuh tetap bugar bukan hanya urusan anak muda. Bagi para lansia, olahraga rutin menjadi investasi penting untuk memperkuat jantung, menjaga otot dan tulang tetap kuat, serta melatih keseimbangan agar tetap mandiri dan aktif di usia senja.

Menurut studi Experimental Gerontology (2025), olahraga teratur mampu memperbaiki komposisi tubuh, meningkatkan daya tahan jantung-paru, serta mendukung kesehatan menyeluruh. Idealnya, lansia disarankan melakukan aktivitas aerobik intensitas sedang sekitar 150 menit per minggu, ditambah latihan kekuatan dan keseimbangan.

BacaJuga:

ATEEZ Bikin Fans Makin Tak Sabar, Teaser MV ‘BAD’ Hadirkan Drama Intens dan Cameo Aktor Hollywood Chase Infinity

Penampilan Terbaru Jimin Tuai Kritik di Paris Fashion Week, Fans Tak Tinggal Diam

Lewat HP Elevate 2026, HP Tampilkan Solusi AI untuk Percepat Transformasi Digital

Namun, tak sedikit lansia yang enggan berolahraga karena takut jatuh. Padahal, riset National Library of Medicine (2025) justru menyebut bahwa menghindari aktivitas fisik bisa mempercepat penurunan fungsi tubuh. Dengan latihan yang tepat dan pengawasan profesional, olahraga malah bisa mengurangi rasa takut, memperkuat otot, serta menjaga kesehatan mental dan otak.

Dilansir dari situs resmi Siloam Hospitals, berikut beberapa pilihan olahraga terbaik untuk lansia:

1. Jalan Kaki
Olahraga sederhana ini terbukti paling efektif untuk menjaga kebugaran jantung, memperkuat otot, dan meningkatkan keseimbangan. Menurut Frontiers in Public Health (2022), berjalan 30 menit per hari dapat membantu menurunkan risiko demensia, depresi, dan obesitas. Pastikan menggunakan sepatu yang nyaman dan konsultasikan kondisi fisik sebelum memulai.

2. Aerobik dan Aerobik Air
Latihan aerobik meningkatkan sirkulasi darah, memperkuat jantung, dan menjaga kadar gula tetap stabil. Versi airnya bahkan lebih ramah untuk sendi. European Review of Aging and Physical Activity (2024) melaporkan, aerobik air dapat memperbaiki keseimbangan dan menurunkan risiko cedera berkat efek peredam air yang alami.

3. Tenis
Meski terlihat menantang, tenis ringan bisa menjadi latihan menyenangkan bagi lansia yang aktif. Penelitian International Journal of Environmental Research and Public Health (2021) menunjukkan, bermain tenis secara rutin meningkatkan elastisitas pembuluh darah dan sensitivitas insulin — dua hal penting untuk kesehatan jantung dan metabolisme.

4. Peregangan dan Latihan Keseimbangan
Dua jenis latihan ini berperan besar dalam mencegah jatuh dan menjaga fleksibilitas tubuh. Studi Geriatric Nursing (2025) menyebut, peregangan membantu meningkatkan kelenturan pinggul dan pergelangan kaki, sementara latihan keseimbangan seperti berdiri satu kaki atau berjalan dengan tumit menyentuh jari kaki efektif memperkuat koordinasi tubuh.

5. Yoga Kursi dan Pilates
Bagi lansia dengan mobilitas terbatas, yoga menggunakan kursi bisa jadi solusi. Latihan ini tidak hanya memperbaiki postur dan pernapasan, tapi juga membantu tidur lebih nyenyak. Sedangkan Pilates terbukti meningkatkan kekuatan otot dan keseimbangan dinamis. Menurut European Journal of Investigation in Health, Psychology and Education (2022), program Pilates selama 12 minggu mampu memperbaiki kapasitas fungsional dan kesehatan mental lansia.

Hindari Olahraga yang Terlalu Berat

Aktivitas berintensitas tinggi seperti lari jarak jauh, sit-up ekstrem, atau panjat tebing sebaiknya dihindari. Setiap lansia disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai rutinitas olahraga baru, agar latihan yang dipilih benar-benar aman sesuai kondisi tubuh.

Menjadi aktif di usia lanjut bukan sekadar mempertahankan kebugaran, tapi juga menjaga semangat hidup. Dengan olahraga yang tepat, lansia tidak hanya memperpanjang usia — tapi juga memperkaya setiap harinya dengan energi, kemandirian, dan kebahagiaan. (her)

Tags: Jalan KakilansiaolahragaPilates

Berita Terkait.

Ateez
Gaya Hidup

ATEEZ Bikin Fans Makin Tak Sabar, Teaser MV ‘BAD’ Hadirkan Drama Intens dan Cameo Aktor Hollywood Chase Infinity

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:42
Jimin
Gaya Hidup

Penampilan Terbaru Jimin Tuai Kritik di Paris Fashion Week, Fans Tak Tinggal Diam

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:41
Diskusi
Gaya Hidup

Lewat HP Elevate 2026, HP Tampilkan Solusi AI untuk Percepat Transformasi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:01
Jajaran
Gaya Hidup

Ubah Stigma Jadi Percaya Diri, Kampanye Edukasi Mata Juling JEC Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:28
member
Gaya Hidup

The8 dan Vernon Ungkap Alasan SEVENTEEN Umumkan Perpanjangan Kontrak Lebih Awal, demi Tenangkan CARAT

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:33
ahn
Gaya Hidup

Ahn Young Mi Kembali Dituding Lakukan “Wisata Kelahiran”, Agensi Tegaskan Anak Kedua akan Lahir di Korea Selatan

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:22

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1691 shares
    Share 676 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1649 shares
    Share 660 Tweet 412
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    901 shares
    Share 360 Tweet 225
Diego-Carlos
Olahraga

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51

INDOPOSCO.ID - Drama tersaji pada laga penutup Grup D Piala Dunia 2026 ketika Timnas Turki sukses mencuri kemenangan 3-2 atas...

SelengkapnyaDetails
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
Plata

Bungkam Jerman di Laga Pamungkas, Pelatih Ekuador Dedikasikan Kemenangan untuk Suporter

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:58
Jan-Paul-van-Hecke

Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:48
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.