• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Awas Ada Kandungan Mikroplastik dalam Hujan di Jakarta

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 17 Oktober 2025 - 19:25
in Megapolitan
hujan

Pedagang jas hujan saat menawarkan dagangannya di tepi jalan ketika turun hujan di Jakarta, Rabu (17/9/2025). Foto : Antara/Khaerul Izan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penelitian yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa air hujan di wilayah Jakarta telah terkontaminasi partikel mikroplastik, yang bersumber dari aktivitas manusia di lingkungan perkotaan.

Peneliti BRIN, Muhammad Reza Cordova, dalam pernyataannya di Jakarta pada Kamis, menjelaskan bahwa sejak 2022 tim peneliti telah menemukan mikroplastik dalam seluruh sampel air hujan yang dikumpulkan dari berbagai titik di ibu kota.

BacaJuga:

Rumah Sakit Tak Cukup Canggih, Jaringannya Juga Harus Kebal Gangguan

Kecap Lokal dari Bekasi, Oishii Food Indonesia Tembus Eropa

Perkuat Pengawasan Barang Ekspor, Bea Cukai Resmikan Alat Pemindai Peti Kemas ke-10 di Pelabuhan Tanjung Priok

Partikel ini terbentuk akibat proses degradasi plastik yang terbawa udara akibat berbagai aktivitas manusia.

“Partikel-partikel mikroplastik ini berasal dari serat sintetis pada pakaian, debu kendaraan, keausan ban, pembakaran sampah plastik, hingga penguraian plastik di ruang terbuka,” jelas Reza.

Ia menyebutkan bahwa mikroplastik yang terdeteksi umumnya berupa serat sintetis dan pecahan kecil dari berbagai jenis polimer, seperti poliester, nilon, polietilena, polipropilena, dan polibutadiena yang berasal dari ban kendaraan.

Dalam temuan mereka, rata-rata terdapat sekitar 15 partikel mikroplastik per meter persegi setiap harinya di area pesisir Jakarta. Fenomena ini menunjukkan bahwa plastik telah menjadi bagian dari siklus atmosfer.

Mikroplastik dapat terangkat ke udara melalui debu, asap hasil pembakaran, dan kegiatan industri, lalu tersebar oleh angin dan akhirnya turun kembali bersama hujan – sebuah proses yang dikenal sebagai deposisi mikroplastik atmosferik.

“Plastik tidak hanya berakhir di laut. Ia bisa naik ke atmosfer, terbawa angin, dan kembali turun ke bumi melalui hujan,” tutur Reza.

Ia mengingatkan bahwa hal ini sangat mengkhawatirkan karena ukuran mikroplastik sangat kecil – bahkan lebih halus dari debu – sehingga mudah terhirup atau masuk ke dalam tubuh lewat makanan dan minuman.

“Bukan air hujannya yang beracun, melainkan partikel mikroplastik di dalamnya, karena bisa mengandung bahan kimia tambahan atau menyerap zat pencemar lainnya,” tegasnya.

Walaupun penelitian lebih mendalam masih diperlukan, studi global sebelumnya telah menunjukkan bahwa paparan mikroplastik dapat menyebabkan dampak negatif terhadap kesehatan, seperti stres oksidatif, gangguan hormon, hingga kerusakan jaringan tubuh.

Dari sisi lingkungan, keberadaan mikroplastik dalam air hujan dapat mencemari sumber air permukaan dan laut, yang pada akhirnya masuk ke dalam rantai makanan manusia dan hewan.

Untuk menanggulangi hal ini, BRIN mendorong berbagai upaya lintas sektor, antara lain memperkuat penelitian dan pemantauan kualitas udara dan air hujan di kota besar secara berkala, meningkatkan pengelolaan sampah plastik sejak dari hulu, mengurangi konsumsi plastik sekali pakai, memperluas fasilitas daur ulang, serta mendorong industri tekstil untuk menggunakan sistem penyaring serat sintetis pada mesin cuci.

Reza juga mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dengan cara mengurangi penggunaan plastik, memilah sampah rumah tangga, dan menghindari praktik pembakaran sampah sembarangan seperti dilansir Antara.

“Langit Jakarta saat ini mencerminkan perilaku manusia di bawahnya. Plastik yang kita buang sembarangan, asap yang kita biarkan menyebar, dan sampah yang kita bakar karena enggan memilah—semuanya akan kembali kepada kita dalam bentuk yang tak terlihat, lebih halus, tapi jauh lebih berbahaya,” tutup Reza. (aro)

Tags: dki jakartahujanplastik

Berita Terkait.

fiber
Megapolitan

Rumah Sakit Tak Cukup Canggih, Jaringannya Juga Harus Kebal Gangguan

Selasa, 1 September 2026 - 16:26
kecap
Megapolitan

Kecap Lokal dari Bekasi, Oishii Food Indonesia Tembus Eropa

Selasa, 1 September 2026 - 14:27
Perkuat Pengawasan Barang Ekspor, Bea Cukai Resmikan Alat Pemindai Peti Kemas ke-10 di Pelabuhan Tanjung Priok
Megapolitan

Perkuat Pengawasan Barang Ekspor, Bea Cukai Resmikan Alat Pemindai Peti Kemas ke-10 di Pelabuhan Tanjung Priok

Selasa, 1 September 2026 - 14:15
Kanal Aduan Dibuka, Pengawasan Lapas Jakarta Makin Ketat
Megapolitan

Kanal Aduan Dibuka, Pengawasan Lapas Jakarta Makin Ketat

Selasa, 1 September 2026 - 13:45
​​Dorong Pemahaman Al-Qur’an, Kemenag Minta MTQN XXXI Tak Berhenti di Seremonial
Megapolitan

Sampah Jakarta Mulai Berbelok, 500 Ton Sehari Tak Lagi ke Bantargebang

Selasa, 1 September 2026 - 12:15
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Megapolitan

Terseret Dugaan Pelanggaran Etik, 2 Polisi Ini Dikabarkan Kena PTDH

Selasa, 1 September 2026 - 11:40

OLAHRAGA

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia
Olahraga

Minim Efektivitas! Indonesia U-20 Imbang 0-0 Lawan Malaysia

Editor Laurens Dami
Senin, 31 Agustus 2026 - 21:15

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia U-20 harus berbagi poin dengan Malaysia dalam laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027...

SelengkapnyaDetails
timnas

Timnas Indonesia U-20 vs Malaysia: Garuda Muda Diminta Waspada

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47
John-Herdman

Tuntaskan Merdeka Run, John Herdman Tantang Adu Lari Skuad Garuda

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45
Marquez

Klasemen MotoGP 2026 Makin Panas Usai Marc Marquez Menang di Aragon

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:01
GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

GTWCE-Endurance Cup: Mercedes-BMW Menggila di Nurburgring, Ferrari Siapkan Serangan Balik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:31

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.