• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Gaspol Reformasi Investasi, Target Rp13.032 Triliun Lima Tahun ke Depan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 16 Oktober 2025 - 20:23
in Nasional
rosan

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani memberikan keterangan kepada media di Jakarta, Selasa (24/6/2025). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menjelang satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pemerintah terus menegaskan arah besar pembangunan nasional menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029. Target ambisius itu, menurut Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, hanya dapat dicapai bila investasi menjadi mesin utama penggerak ekonomi.

“Bicara mengenai economic growth, tentunya investasi akan memainkan peranan yang sangat-sangat penting,” ujar Rosan dalam diskusi bertajuk “1 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran: Optimism on 8% Economic Growth”, Kamis (16/10/2025).

BacaJuga:

Genjot Legislasi di Bulan Ramadan, Baleg DPR Targetkan Sejumlah RUU Prioritas Rampung

Waspada KLB Campak, IDAI Serukan Imunisasi dan Tindakan Pencegahan

Pimpinan MPR Sarankan Pemerintah Amankan Pasokan Migas Nasional

Rosan menjelaskan, struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini masih didominasi konsumsi domestik dengan porsi sekitar 54 persen. “Kemudian yang kedua adalah dari investasi, counted about 28 sampai 29 persen. Baru setelah itu government spending sekitar 7–8 persen dan net export sekitar 2 persen,” terangnya.

Dari komposisi itu, Rosan menegaskan bahwa investasi memegang posisi strategis untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. “Untuk mencapai pertumbuhan 8 persen yang dicanangkan oleh Bapak Presiden di tahun 2029, definitely investasi will play a very significant role (sudah pasti investasi akan memainkan peranan yang sangat penting),” ucapnya.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan bersama Bappenas, target investasi nasional selama lima tahun mendatang (2025 hingga 2029) ditetapkan sebesar Rp13.032 triliun. Angka ini melonjak tajam dibandingkan realisasi investasi selama 10 tahun terakhir (2014–2024) yang mencapai sekitar Rp9.100 triliun.

“Jadi, dalam lima tahun ke depan, kenaikannya rata-rata sekitar 143 persen. Pertanyaannya, apakah ini achievable?” ujar Rosan. “Tentunya ini menjadi tantangan besar, tapi juga peluang besar bila iklim investasi kita semakin baik,” sambungnya.

Lebih dari sekadar mengejar angka, Rosan menekankan pentingnya kualitas dan keberlanjutan investasi. “Yang kami tetapkan dalam kompetensi investasi adalah investasi yang berkualitas dan berkelanjutan. Karena dampaknya itu banyak, pada penciptaan lapangan kerja, ekspor, dan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya mendorong konsumsi.” tuturnya.

Untuk mempercepat proses perizinan dan memperbaiki iklim investasi, pemerintah telah menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025. Aturan ini memberikan kewenangan kepada Kementerian Investasi untuk menerbitkan izin secara otomatis apabila kementerian atau lembaga terkait tidak merespons dalam batas waktu yang disepakati.

“Sekarang, kalau kementerian lain tidak memenuhi target waktunya, saya keluarkan izinnya langsung. Namanya fiktif positif. Sudah berlaku dan sudah saya lakukan pada lebih dari 200 izin sejak dua bulan lalu,” ungkap Rosan.

Langkah tegas ini, kata Rosan, merupakan bagian dari upaya menciptakan kepastian dan kecepatan berusaha di Indonesia. “Dalam investasi, we don’t like surprises. Semua harus terukur dan terstruktur,” ucapnya.

Dengan reformasi birokrasi dan kebijakan pro-investasi tersebut, Rosan optimistis Indonesia dapat memperkuat posisinya di kawasan. “Saat ini Indonesia sudah menjadi negara tujuan investasi asing (FDI) nomor dua di ASEAN setelah Singapura. Tapi kita tidak boleh berhenti di situ. Kalau ingin mencapai pertumbuhan 8 persen, kita harus terus meningkatkan daya saing dan keluar dari middle income trap,” tambahnya. (her)

Tags: Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPMpemerintahReformasi InvestasiRosan Roeslani

Berita Terkait.

Genjot Legislasi di Bulan Ramadan, Baleg DPR Targetkan Sejumlah RUU Prioritas Rampung
Nasional

Genjot Legislasi di Bulan Ramadan, Baleg DPR Targetkan Sejumlah RUU Prioritas Rampung

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:30
klb
Nasional

Waspada KLB Campak, IDAI Serukan Imunisasi dan Tindakan Pencegahan

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:06
eddy
Nasional

Pimpinan MPR Sarankan Pemerintah Amankan Pasokan Migas Nasional

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04
nezar
Nasional

Wamenkomdigi Sebut Digitalisasi Budaya Jadi Fondasi Data di Era AI

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:30
kbri
Nasional

KBRI Phnom Penh Fasilitasi Kepulangan 1.816 WNI dari Kamboja

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:22
nadiem
Nasional

Nadiem: Pemilihan Chromebook Dalam Pengadaan Atas Persetujuan Dirjen

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:11

BERITA POPULER

  • polri

    Polri Mutasi 54 Perwira, Brigjen Totok Suharyanto Jabat Kepala Kortastipidkor

    12484 shares
    Share 4994 Tweet 3121
  • Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    766 shares
    Share 306 Tweet 192
  • KPK Periksa ASN Bea Cukai dan Dua Pegawai Importir Terkait Kasus Suap Impor Barang KW

    720 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah di Perairan Kepri

    774 shares
    Share 310 Tweet 194
  • BCA Siapkan Rp65,7 Triliun Uang Tunai Jelang Lebaran 2026, Ini Cara Tukar Uang Pecahan Kecil

    4208 shares
    Share 1683 Tweet 1052
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-14.56.53-2.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/Ketua-DKPP-RI-Ucapan-HUT-Indoposco-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/kpu-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.05.54.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.09.02.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.17.07.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.26.21-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.33.51.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.28.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.33.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.36.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.12.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.09.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.05.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/reelsvideo.io_1770980360242.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980454583.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980562250-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-15-at-14.35.24.mp4
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.