• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Analis Soroti Ketahanan Pangan Jelang Setahun Prabowo, Juga Singgung Gaya Komunikasi Menkeu

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 17:32
in Nasional
1000336588

Analis komunikasi politik sekaligus founder Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio (kiri) dalam diskusi publik bertajuk “1 Tahun Pemerintahan Prabowo, Apa Kabar Ketahanan Pangan?” di Jakarta, Sabtu (11/10/2025). Foto: Rachman/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai isu ketahanan pangan menjadi salah satu ujian paling nyata bagi pemerintahan Prabowo Subianto di tahun pertamanya. Menurutnya, urusan pangan bukan sekadar statistik, tetapi menyangkut langsung ketahanan “perut” rakyat.

“Kalau bahasanya ketahanan pangan itu, buat saya, kaitannya langsung dengan ketahanan perut,” kata Hendri dalam diskusi publik bertajuk “1 Tahun Pemerintahan Prabowo, Apa Kabar Ketahanan Pangan?” di Jakarta, Sabtu (11/10/2025).

BacaJuga:

Pelaksanaan TKA 2026, Kemendikdasmen: Kami Siapkan Termasuk di Daerah Terdampak Bencana

Tak Kejar Jumlah Tilang, Ini Ukuran Keberhasilan Operasi Patuh 2026

Kepala BNPB Tinjau Karhutla Gunung Arjuno-Welirang dari Udara, Hujan Mulai Turun

Ia menyoroti situasi terkini di mana harga beras terus naik dan pembatasan pembelian mulai terjadi di berbagai pusat perbelanjaan, terutama di Jakarta.

“Beras premium makin sulit didapat, pembelian di beberapa sentra belanja bahkan dibatasi. Apakah ini salah Bulog atau Kementerian Pertanian? Saya kira bukan soal mencari salahnya, tapi mencari solusinya,” tegasnya.

Menurut Hendri, pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah berupaya melakukan reformasi kebijakan dan deregulasi, terutama terkait alokasi pupuk bersubsidi yang pada 2025 ditetapkan sebesar 9,55 juta ton.

“Ini langkah penting. Deregulasi harus benar-benar memastikan distribusi pupuk tepat sasaran, apalagi sekarang ada Koperasi Merah Putih yang bisa memperkuat distribusi,” ujarnya.

Namun, Hendri mengingatkan masalah klasik distribusi pupuk sering bermuara pada persoalan data. Ia mencontohkan, data kebutuhan pupuk dari Badan Pusat Statistik (BPS) kerap tidak sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. “Kalau data BPS bilang satu daerah butuh 200 ton, padahal kenyataannya 250 ton, ya yang dikirim tetap 200 ton. Akibatnya, pupuk langka,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hendri juga menyinggung kiprah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang kini menjadi sorotan publik.

“Pak Purbaya ini jadi populer karena berani mendorong agar uang rakyat yang tertahan di Bank Indonesia digelontorkan, sekitar Rp200 triliun, lalu disalurkan lewat bank-bank Himbara,” jelasnya.

Menurut Hendri, selain kebijakan, keberhasilan komunikasi publik menjadi kunci popularitas seorang pejabat. Ia menyebut Purbaya berhasil menjalankan dua strategi komunikasi utama.

“Pertama, dia menerapkan teori konsistensi kognitif, yaitu memahami apa yang diinginkan masyarakat — masyarakat ingin kantongnya tebal, jadi diberi harapan lewat stimulus ekonomi,” ujar Hensa -sapaan Hendri Satrio-.

“Kedua, tim komunikasinya menerapkan self presentation. Di mana pun Purbaya berada, selalu ada liputan. Ia hadir, tertawa, makan, semua diliput. Itu membuat kehadirannya terasa di tengah masyarakat,” sambungnya.

Hendri menilai gaya komunikasi seperti itu perlu dicontoh oleh menteri-menteri lain dalam kabinet Prabowo. “Menteri-menteri saat ini harus punya tim komunikasi yang kuat, supaya rakyat merasa dekat dan tahu apa yang sedang dikerjakan pemerintah,” pesan founder Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) itu. (rmn)

Tags: Hendri SatrioKetahanan PanganMenkeupanganPrabowo Subianto

Berita Terkait.

tka
Nasional

Pelaksanaan TKA 2026, Kemendikdasmen: Kami Siapkan Termasuk di Daerah Terdampak Bencana

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:32
aries
Nasional

Tak Kejar Jumlah Tilang, Ini Ukuran Keberhasilan Operasi Patuh 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:09
gunung
Nasional

Kepala BNPB Tinjau Karhutla Gunung Arjuno-Welirang dari Udara, Hujan Mulai Turun

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:06
hutan
Nasional

22 Ribu Hektare Lahan di Indonesia Masih Terbakar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:14
isnu
Nasional

ISNU Dorong Diplomasi Kebudayaan, Konser Andrea Bocelli Jadi Momentum Refleksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:02
bmw
Nasional

KPK Sita Mobil Listrik BMW dari Rumah Suami Fadia Arafiq di Semarang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:31

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1313 shares
    Share 525 Tweet 328
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.