• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tularkan Konsep Kepemimpinan, Wali Kota Semarang Tegaskan Pentingnya Membaca

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 5 Oktober 2025 - 08:08
in Nusantara
walkot-semarang

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menjadi pemateri dalam Seminar Kepemimpinan dan Literasi 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (KPwBI Jateng) di Radjawali Semarang Culture Center, Jumat (3/10/2025). Foto: Dokumen Pemkot Semarang

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menjadi the true leader itu harus memiliki visi, berintegritas, berkeadilan, dan mempunyai kemampuan untuk mengelola konflik.

Hal itu disampaikan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat didapuk menjadi pemateri dalam Seminar Kepemimpinan dan Literasi 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (KPwBI Jateng) di Radjawali Semarang Culture Center, Jumat (3/10/2025).

BacaJuga:

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara

“Seorang pemimpin yang fokus pada tujuannya serta terampil dalam mengelola konflik, maka setengah tugas-tugasnya sebagai pemimpin dapat terselesaikan,” ujarnya.

Di depan 250 mahasiswa, akademisi, Bunda Literasi Kecamatan, dan mitra kerja KPwBI Jawa Tengah, Agustina menularkan ilmu kepemimpinannya. Selain tiga langkah tersebut, lanjutnya, pemimpin perlu memiliki kekuatan moral dan kemampuan untuk membangun masyarakat.

Dirinya mencontohkan program dana operasional Rp25 juta per Rukun Tetangga (RT) sebagai upaya untuk memperkuat solidaritas warga dan tata kelola lingkungan berbasis partisipasi.

“Saya ingin membangun mindset perlunya rembug warga sehingga dengan kebijakan tersebut mampu memupus kerenggangan di masyarakat. Kita perlu menyadari bahwa sebagian besar narasi sejarah bermula dari tingkat paling bawah dan berpotensi menggulirkan pengaruh negatif pada tataran di atasnya,” kata Agustina.

Menurutnya, setiap pemimpin tidak sekadar mendengarkan suara dari berbagai pihak, terutama dari masyarakat, melainkan juga memiliki keberanian untuk melindungi sehingga tercipta trust antara yang dipimpin dan yang memimpin.

“Kita bersyukur sebab dengan dinamika sosial Indonesia beberapa waktu lalu, Kota Semarang cenderung aman. Mengapa demikian? Karena masyarakat mau bergotong royong dan aware untuk melindungi. Bukan karena saya hebat, melainkan situasi ini tercipta karena ada kepercayaan yang bangkit antara pemerintah dan masyarakat,” imbuhnya.

Muhammad Eka, salah seorang peserta seminar sekaligus mahasiwa Universitas Negeri Semarang (UNNES) sempat meminta tips menjadi pemimpin yang mampu menyeimbangkan visi misi dengan harapan anggotanya.

“Bagaimana idealnya agar bisa memenuhi keinginan banyak pihak tanpa mengorbankan tujuan awal, Bu?” tanyanya.

Dalam esensi demokrasi, ucap Agustina menjawab pertanyaan Eka, pemimpin yang terpilih penting memiliki integritas untuk menepati visi misi sebagai janji yang harus ditunaikan, termasuk mengelola konflik saat dihadapkan dengan pihak-pihak yang punya prinsip berbeda atau berseberangan.

Bahkan, Wali Kota Semarang mengutip ucapan Bung Karno untuk senantiasa teguh dalam berprinsip dan luwes dalam bergaul sebagai cara bersikap seorang pemimpin.

“Selama keinginan anggota tidak bertentangan dengan visi misi yang kita lakukan, maka lanjutkan. Namun, jika bertentangan dan berpotensi tujuan kita tidak tercapai, perlu duduk bareng lagi,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Agustina yang sekaligus menjadi Bunda Literasi Kota Semarang berpesan perlunya banyak membaca agar pemimpin lebih mengerti kebutuhan masyarakat yang dipimpinnya.

Wali Kota Semarang menyatakan dengan membaca secara komprehensif dan utuh, akan menambah pengalaman batin dan kepekaan terhadap masyarakat.

“Saya pun membaca novel, terutama buku-buku fiksi sejarah. Dari kisah-kisahnya, ada nilai-nilai yang bisa kita ambil, termasuk kepemimpinan,” tutupnya. (adv)

Tags: Agustina WilujengLiterasi Membacapemkot semarang

Berita Terkait.

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim
Nusantara

Budidaya Maggot dan Pertanian Organik Antar Warga Gunungkidul Jadi Kampung Tangguh Iklim

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:17
Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Literasi Ekonomi Generasi Muda lewat Edukasi Kepabeanan dan Pajak

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:03
Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara
Nusantara

Gempa Bumi Hantam Wilayah Sangihe di Sulawesi Utara

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57
2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang
Nusantara

2 Tersangka Penipuan Investasi Dicokok, Korban Minta Fakta Dibuka Terang Benderang

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:37
bc2
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan TNI Gagalkan Penyelundupan 21 Kilogram Sabu di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04
gempa
Nusantara

6.458 Orang Terdampak Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah, Terbanyak dari Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7136 shares
    Share 2854 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG
Olahraga

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Editor Juni Armanto
Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42

INDOPOSCO.ID – Setelah sempat tersendat di laga pembuka, Swiss akhirnya menemukan ritmenya di laga kedua Piala Dunia 2026 pada Jumat...

SelengkapnyaDetails
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:47
Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:01
Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:23
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.