• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Dua Cucunya Jadi Korban Keracunan, Mahfud Desak Tata Kelola MBG Diperbaiki

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:36
in Headline
IMG-20251002-WA0022

Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. (Tangkapan layar YouTube Mahfud MD Official)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD buka suara soal insiden keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Yogyakarta. Lewat kanal YouTube pribadinya, Mahfud MD Official dengan judul “Bereskan Tata Kelola MBG”, Mahfud mengungkap bahwa dua cucunya turut menjadi korban.

“Cucu saya juga keracunan MBG di Yogya. Cucu ponakan ya. Ponakan saya punya anak, namanya Ikhsan, makan bergizi gratis, satu kelas itu 8 orang langsung muntah-muntah,” ujar Mahfud dalam video tersebut, dikutip pada Kamis (2/10/2025).

BacaJuga:

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Mahfud menuturkan, salah satu cucunya beruntung bisa langsung pulang setelah mendapat perawatan medis. Namun, cucu lainnya harus dirawat hingga empat hari di rumah sakit.

“Sampai kemarin saya di Yogya masih dirawat, sekarang mungkin hari ini sudah keluar,” jelasnya.

Meski keluarganya terdampak, Mahfud tidak serta-merta menyalahkan program MBG. Ia justru menilai program ini sebagai langkah mulia yang patut dipertahankan, meskipun tata kelola perlu segera diperbaiki agar kejadian serupa tak terulang.

“Memang perlu diperbaiki, tata kelolanya ini kan tidak jelas ya. Mendesak, sangat perlu tata kelolanya diperbaiki,” tegas Mahfud.

Ia juga menyinggung pernyataan Presiden yang menyebut korban keracunan massal MBG hanya sekitar 0,0017 persen dari total 30 juta porsi makanan yang sudah dibagikan. Namun, Mahfud mengingatkan, persoalan keselamatan dan kesehatan tidak bisa hanya diukur dengan angka.

“Jutaan pesawat terbang di dunia ini lalu-lalang setiap hari. Kalau ada satu kecelakaan saja, meskipun tidak sampai 0,001 persen, tetap ribut karena menyangkut nyawa. Jadi bukan soal angka, ini harus diteliti lagi apa masalahnya,” katanya menegaskan.

Bagi Mahfud, program MBG adalah terobosan besar bagi jutaan anak Indonesia yang masih kesulitan mendapat asupan gizi layak. Ia bahkan mengenang masa kecilnya di era 60-an ketika makanan bergizi sangat sulit didapat.

“Bayangkan, dulu telur satu saja dibagi empat. Sekarang pun masih ada puluhan juta anak kita yang belum bisa makan bergizi. Karena itu, menurut saya program makan bergizi gratis ini sangat mulia dan harus kita dukung bersama-sama,” tutur Mahfud. (her)

Tags: Keracunan MassalKeracunan MBGMahfud MDMakan Bergizi Gratismbg

Berita Terkait.

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa
Headline

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:31
Obat
Headline

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05
purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7124 shares
    Share 2850 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.