• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

DPR Dorong Penyelesaian Desa yang Masih Masuk Kawasan Hutan

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 1 Oktober 2025 - 16:31
in Nusantara
Bambang-Purwanto

Anggota Komisi IV DPR RI Bambang Purwanto saat Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI terkait Penataan Kawasan Hutan di Desa Garung, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Selasa (30/9/2025). Foto: Dokumen DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI Bambang Purwanto menyoroti masih banyaknya desa dan lahan di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berstatus kawasan hutan produksi, bahkan sebagian berada dalam kawasan hutan lindung.

Hal ini disampaikannya saat Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI terkait Penataan Kawasan Hutan di Desa Garung, Kabupaten Pulang Pisau, dikutip dari lamam DPR RI, Rabu (1/10/2025).

BacaJuga:

Bea Cukai Bersama BNN Musnahkan 2,2 Kg Sabu dan 753 Butir Ekstasi di Jambi

Ekspor Perdana 26 Ton Kopra Karimun, Bea Cukai Beri Asistensi Penuh

MedcoEnergi Perkuat Dukungan Kemanusiaan bagi Korban Gempa NTT

“Di Kalteng ini masih banyak desa dan lahan yang masuk kawasan hutan produksi, bahkan ada yang masuk hutan lindung. Ini harus segera diselesaikan dan diberikan legalitas, karena masyarakat tidak bisa berkembang jika status lahannya masih seperti ini,” tegas Bambang.

Politisi Fraksi Partai Demokrat itu menambahkan, masyarakat kerap kesulitan mengakses data titik lokasi untuk memverifikasi status kawasan melalui sistem daring Tapal 21 milik Kementerian Kehutanan. Ia pun mendesak pemerintah agar data tersebut dapat diakses dengan mudah dan transparan.

“Hari ini kami hadirkan Dirjen terkait, dan insyaallah kami akan kawal persoalan kawasan hutan ini sampai tuntas,” ujarnya.

Senada dengan itu, Anggota Komisi IV DPR RI Edoardus Kaize menekankan pentingnya sinergi antar-instansi dalam melakukan inventarisasi kawasan hutan. Menurutnya, penataan harus dilakukan secara terintegrasi antara Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertanian, serta dinas terkait di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Harus ada kerja sama agar kawasan yang diinventarisasi jelas. Kalau sampai kantor gubernur saja masih masuk kawasan hutan, tentu harus dikeluarkan. Di sisi lain, kehidupan masyarakat di kawasan hutan juga perlu diatur agar tidak tercekik oleh aturan,” jelasnya.

Edoardus menambahkan, penataan yang baik akan memastikan masyarakat tetap bisa hidup nyaman sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari hutan.

“Kalau hasilnya bisa menyejahterakan masyarakat, keberadaan mereka di kawasan hutan justru bisa jadi berkah,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan Ade Tri Aji Kusumah menjelaskan, secara administratif memang masih banyak desa yang tercatat masuk kawasan hutan, padahal di dalamnya telah terdapat permukiman, fasilitas umum, fasilitas sosial, bahkan kantor pemerintahan.

Ia memaparkan bahwa sejak 2014 telah berjalan Program Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTKH), dengan total luas di Kabupaten Pulang Pisau mencapai sekitar 21 ribu hektare.

“Dalam skema PPTKH, jika fasilitas umum atau sosial sudah berumur minimal lima tahun, maka bisa dikeluarkan dari kawasan hutan menjadi Area Penggunaan Lain (APL) melalui aplikasi Tapal 21,” jelas Ade.

“Untuk lahan garapan masyarakat yang sudah dikelola lebih dari 20 tahun, dapat diproses lebih lanjut. Sedangkan yang baru digarap di bawah dua tahun bisa diarahkan ke program Perhutanan Sosial, dengan sertifikat hak pengelolaan desa atau kelompok masyarakat,” imbuhnya. (dil)

Tags: desaDPR RIKomisi IV

Berita Terkait.

bc2
Nusantara

Bea Cukai Bersama BNN Musnahkan 2,2 Kg Sabu dan 753 Butir Ekstasi di Jambi

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:08
bc
Nusantara

Ekspor Perdana 26 Ton Kopra Karimun, Bea Cukai Beri Asistensi Penuh

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:47
MedcoEnergi Perkuat Dukungan Kemanusiaan bagi Korban Gempa NTT
Nusantara

MedcoEnergi Perkuat Dukungan Kemanusiaan bagi Korban Gempa NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:23
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 4,1 Hantam Selatan Pulau Jawa, Wilayah Terdampak
Nusantara

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 4,1 Hantam Selatan Pulau Jawa, Wilayah Terdampak

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:51
UMKM Berbasis Sawit Dinilai Punya Potensi Besar Tembus Pasar Internasional
Nusantara

UMKM Berbasis Sawit Dinilai Punya Potensi Besar Tembus Pasar Internasional

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:46
Brantas Abipraya Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, Salurkan Sembako hingga Tandon Air
Nusantara

Brantas Abipraya Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, Salurkan Sembako hingga Tandon Air

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:31

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.