• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Quo Vadis Bea Cukai Indonesia: Inspirasi Insan Kepabeanan Menuju Kedaulatan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 26 September 2025 - 09:30
in Nasional
IMG-20250926-WA0007

Peluncuran buku Quo Vadis Bea Cukai Indonesia di JCC Jakarta, Kamis (25/9/2025). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peluncuran buku Quo Vadis Bea Cukai Indonesia yang ditulis oleh empat orang ahli bea cukai dan satu orang penulis senior diharapkan menciptakan suatu perspektif baru dalam bidang kepabeanan, yang mampu mendorong para aktor kepabeanan lebih memahami fungsi penting mereka dalam meningkatkan perekonomian.

Direktur Jenderal Bea Cukai periode 1999-2002, Permana Agung menyatakan buku yang ditulis oleh para tokoh dan ahli kepabeanan ini diharapkan bisa membantu para aktor di belakang institusi bea cukai untuk belajar tentang fungsi dan tanggung jawabnya.

BacaJuga:

Kemhan Buka Suara Soal Isu Larangan Hijab Kadet Unhan

Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia

Karhutla Kalimantan Berulang, PKS: Biaya Pembakaran Lebih Murah daripada Konsekuensi Hukum

“Sehingga, mereka bisa menyadari bahwa mereka tidak boleh lagi main-main dengan tugas ini. Karena bea cukai ini merupakan bagian dari institusi global. Dan mereka tidak hanya mengamankan kebijakan nasional, tapi juga mengamankan perdagangan internasional,” kata Permana Agung di sela kegiatan peluncuran buku Quo Vadis Bea Cukai Indonesia di JCC Jakarta, Kamis (25/9/2025).

Adapun keterkaitan institusi bea cukai dengan internasional adalah World Trade Organization (WTO) dan World Custom Organization (WCO).

“WCO itu untuk menstandarisasi semua kebijakan kepabeanan dunia, mangkanya, itu saya sebut, rule actor kita tidak hanya di dalam negeri, tapi juga ada aspek global. Itu harus kita ikuti,” ujarnya.

Permana mengharapkan kehadiran Dirjen Bea Cukai yang baru, Letjen TNI (Purn) Djaka Budi Utama, bisa membangkitkan semangat teman-teman yang duduk di Direktorat Bea Cukai.

“Selama ini mereka agak ragu-ragu. Bukan karena mereka tidak tahu, tapi karena kurang berani. Itu sebabnya, di saat kepemimpinan saat ini, teman-teman bea cukai sudah berani mengambil sikap. Bahwa segala sesuatu untuk negara dan bangsa, terutama penerimaan, mereka harus lakukan,” tandasnya.

Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Universitas Pancasila, Prof. Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho menyatakan buku ini merupakan suatu dokumentasi bagaimana para insan bea cukai menegakkan kedaulatan kepabeanan Indonesia.

“Menariknya, cara yang mereka lakukan adalah, pertama, melakukan perbaikan dengan menerapkan corporate cultural TAKWA (Taat-Amanah-Komitmen-Wiweka-Ahli) dan kedua, memperjuangkan lahirnya unndang-undang kepabeanan yang baru untuk menggantikan undang-undang lama,” papar Aris.

Ia menegaskan keberhasilan bea dan cukai sangat dipengaruhii oleh kualitas layanannya, yang didasarkan pada empat fungsi utama. Yaitu, R untuk revenue collector, C untuk community protector, T untuk trade facilitator, dan I untuk industrial assistance.

“Jika empat hal itu bisa dilaksanakan maka industri nasional akan mampu bersaing secara global dan akan mampu meningkatkan perekonomian Indonesia,” pungkas Aris.

Sebagai informasi, buku Quo Vadis Bea Cukai Indonesia ditulis oleh Dirjen Bea Cukai periode 1991-1998, Soeharjo; Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Bandung 2006, Wirawan; Sekretaris Dirjen Bea Cukai tahun 1995, RM. Darajadi Gondodiputro; Inspektorat Jenderal Bea dan Cukai periode 2006-2011, Sutardi; dan penulis senior Mahpudi. (ibs)

Tags: Bea CukaQuo VadisWTO

Berita Terkait.

Kemhan Buka Suara Soal Isu Larangan Hijab Kadet Unhan
Nasional

Kemhan Buka Suara Soal Isu Larangan Hijab Kadet Unhan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:24
Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia
Nasional

Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:32
Karhutla Kalimantan Berulang, PKS: Biaya Pembakaran Lebih Murah daripada Konsekuensi Hukum
Nasional

Karhutla Kalimantan Berulang, PKS: Biaya Pembakaran Lebih Murah daripada Konsekuensi Hukum

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:09
Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP, Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa
Nasional

Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP, Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03
boat
Nasional

Dari Balik Jeruji, Sukaboat Lapas Sukamiskin Tembus Pasar Kapal

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:35
12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan
Nasional

12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:17

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.