• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ahli Ingatkan Ancaman AI: Bisa Jadi Senjata Baru Serang Jurnalis

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 26 September 2025 - 21:31
in Nasional
ahli

Ahli Digital Forensik Indonesia, Ruby Alamsyah (kiri) saat menjadi narasumber dalam acara Workshop Wartawan yang digelar Grup PT United Tractors Tbk (UT) dengan tema “AI dalam Ruang Redaksi: Transformasi Jurnalisme, Kolaborasi, dan Keberlanjutan” di Jakarta, Kamis (25/9/2025). (Herry Rosadi / INDOPOSCO)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) membawa potensi manfaat besar, namun juga menyimpan ancaman serius, khususnya bagi media dan jurnalis.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ahli Digital Forensik Indonesia, Ruby Alamsyah saat menjadi narasumber dalam acara Workshop Wartawan yang digelar Grup PT United Tractors Tbk (UT) dengan tema “AI dalam Ruang Redaksi: Transformasi Jurnalisme, Kolaborasi, dan Keberlanjutan” di Jakarta, Kamis (25/9/2025).

BacaJuga:

Cetak Pemimpin Berintegritas, Menag: Peminat UM-PTKIN Terus Meningkat

Tok! Paripurna DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Anthony untuk Timnas Indonesia

Jelang Vonis Nadiem, Pegiat Medsos Singgung Intrik-Intrik Politik Segelintir Elit

Menurut Ruby, AI ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, teknologi ini mampu membantu kerja wartawan, misalnya untuk merangkum data atau transkrip wawancara panjang. Namun di sisi lain, ada risiko kebocoran data hingga penyalahgunaan informasi.

“Apapun yang kita input ke generative AI, entah ChatGPT, AI musik, atau platform lainnya, itu sebenarnya direkam, disimpan, dan diolah sama mereka. Bahkan ada data-data yang juga direview oleh manusia. Jadi potensi kebocoran itu nyata,” jelas Ruby dalam sebuah diskusi yang dihadiri oleh puluhan jurnalis dari berbagai media nasional.

Ruby mencontohkan, seorang wartawan bisa saja memiliki transkrip wawancara penting, misalnya terkait kasus korupsi. Namun jika transkrip tersebut dimasukkan ke AI untuk dibuat ringkasan, ada kemungkinan data itu terekspos karena kesalahan konfigurasi, peretasan, atau celah keamanan lain.

“Bayangkan kalau data penting soal kasus korupsi atau suap pejabat tertentu tiba-tiba bocor, padahal masih dalam tahap investigasi. Itu bisa dimanfaatkan pihak yang berkepentingan untuk merusak kredibilitas sumber berita atau bahkan wartawannya,” terangnya.

Lebih jauh, Ruby menyoroti bagaimana AI juga bisa dipakai sebagai senjata baru untuk menyerang jurnalis. Jika dulu serangan dilakukan secara fisik atau psikis, kini serangan bisa lebih masif dan destruktif lewat manipulasi digital.

“Dengan AI, seorang tokoh publik bisa dibuat seolah-olah mengucapkan pernyataan kontroversial. Itu jelas berbahaya. Jurnalis juga bisa dijatuhkan kredibilitasnya dengan membuat fake content yang seakan berasal dari mereka,” tegas Ruby.

Karena itu, ia mengingatkan agar kalangan media dan jurnalis berhati-hati dalam menggunakan layanan AI. Perlindungan keamanan data harus menjadi prioritas, agar informasi sensitif tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Digital forensik itu scientific method untuk mencari jejak digital yang sebenarnya. Kalau teman-teman media bisa memahami minimal cara verifikasi yang simpel, itu sudah langkah penting untuk menjaga keamanan informasi,” tutupnya.

Di era serba digital, teknologi AI memang menawarkan kemudahan. Namun, tanpa kesadaran dan keamanan yang kuat, pisau bermata dua ini bisa berubah menjadi senjata paling tajam yang justru mengancam jurnalisme itu sendiri. (her)

Tags: AIjurnalisKecerdasan Buatanwartawan

Berita Terkait.

Cetak Pemimpin Berintegritas, Menag: Peminat UM-PTKIN Terus Meningkat
Nasional

Cetak Pemimpin Berintegritas, Menag: Peminat UM-PTKIN Terus Meningkat

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:35
Naturalisasi
Nasional

Tok! Paripurna DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Anthony untuk Timnas Indonesia

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:07
Nadiem
Nasional

Jelang Vonis Nadiem, Pegiat Medsos Singgung Intrik-Intrik Politik Segelintir Elit

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:45
Haji
Nasional

Evaluasi Haji Disorot, DPD RI Minta Istithaah Kesehatan Jemaah Diperketat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:25
UU-Hak-Cipta
Nasional

Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:34
Yon-Arsal
Nasional

LPDP Buka Seleksi Tahap II 2026, Industri Strategis Jadi Prioritas

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:14

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1694 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1018 shares
    Share 407 Tweet 255
Pemain-Maroko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23

INDOPOSCO.ID - Maroko memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Belanda melalui pertandingan yang berlangsung dramatis...

SelengkapnyaDetails
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
Pemain-Brasil

Hasil Piala Dunia: Brasil Susah Payah Bekuk Jepang, Paraguay Singkirkan Jerman

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:20
Ancelotti

Brasil Lolos ke 16 Besar, Carlo Ancelotti Sanjung Perlawanan Sengit Jepang

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:10
Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Meski Diunggulkan, Ancelotti Ingatkan Brasil Waspadai Kejutan Jepang

Senin, 29 Juni 2026 - 22:11
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.