• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

3 Sektor Prioritas Jadi Andalan Realisasi Pembiayaan APBN 2025

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 23 September 2025 - 10:58
in Ekonomi
1000295203

Ilustrasi - Pembangunan perumahan menjadi salah satu dari 3 sektor prioritas APBN 2025. Foto: Dok. Kementerian PUPR

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah memastikan roda pembiayaan berjalan sehat dan efisien, ditopang oleh minat investor yang kuat terhadap instrumen keuangan negara.

Hal itu tercermin dari realisasi pembiayaan APBN hingga 31 Agustus 2025 yang mencapai Rp425,7 triliun atau 69,1 persen dari target, terdiri atas pembiayaan utang Rp463,7 triliun (59,8 persen) dan pembiayaan non-utang yang tercatat minus Rp38 triliun (23,8 persen).

BacaJuga:

Kopi Jadi Pintu Masuk Baru BTN Menggarap Transaksi Harian

GWM Tampil dengan ORA 5 hingga Tank 500 Diesel, Raup 350 Lebih Pesanan di GIIAS 2026

Laris di GIIAS 2026, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK dan Raih Penghargaan

“Dari sisi pembiayaan, realisasi hingga akhir Agustus cukup solid. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan APBN masih on track sesuai dengan target,” kata Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Senin (22/9/2025).

Di sisi pasar Surat Berharga Negara (SBN), kinerja juga masih menunjukkan optimisme. Hingga lelang terakhir, rata-rata bid to cover ratio sepanjang 2025 tercatat 3,03 untuk Surat Utang Negara (SUN) dan 3,15 untuk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Angka ini menandakan permintaan investor tetap kuat di tengah meningkatnya volatilitas global.

“Kepercayaan investor tidak lepas dari status investment grade yang terus disandang Indonesia. SBN kita tetap dipandang sebagai instrumen aman dan kredibel di pasar global,” ujar Thomas.

Menariknya, tren yield SBN 10 tahun mengalami penurunan 70 basis points atau 10 persen (year to date). Kondisi ini ditopang oleh kuatnya permintaan investor baik di pasar perdana maupun sekunder. Hingga pertengahan September, aliran modal asing (capital inflow) tercatat Rp42,61 triliun. Spread SBN 10 tahun terhadap US Treasury pun turun ke level 216 basis points, lebih rendah dibandingkan sejumlah negara peers (kelompok negara yang dianggap setara atau sebanding dengan Indonesia berdasarkan karakteristik tertentu).

“Yield yang menurun, spread yang menyempit, serta masuknya aliran modal asing mendukung pembiayaan pemerintah dengan biaya utang yang lebih rendah dan efisien,” tutur Thomas.

Selain pembiayaan utang, pemerintah juga mencairkan dana investasi Rp42,7 triliun hingga akhir Agustus 2025. Dana tersebut dialokasikan untuk tiga sektor prioritas, yakni perumahan, ketahanan pangan, dan kerja sama internasional.

Di sektor perumahan, pemerintah menggelontorkan Rp35,2 triliun untuk membangun 350 ribu unit rumah. Hingga Agustus, realisasi mencapai Rp18,77 triliun dengan output 163.831 unit rumah senilai Rp20,32 triliun.

“Penyaluran tertinggi tercatat di Jawa Barat, diikuti Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Banten, dan yang terakhir Jawa Timur,” imbuhnya.

Sementara itu, melalui Perum Bulog, pemerintah mengalokasikan Rp22,07 triliun untuk memperkuat cadangan pangan. Realisasi hingga Agustus mencapai Rp16,57 triliun untuk pembelian 488,9 ribu ton beras dan 1,64 juta ton gabah dari petani.

“Selain itu, pada 21 Agustus 2025 pemerintah (juga) mencairkan tambahan Rp5,5 triliun untuk mendukung pengadaan jagung guna menjaga stabilitas harga pakan dan pangan,” tambahnya.

Dengan capaian ini, Thomas optimistis pengelolaan APBN 2025 dapat terus menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (her)

Tags: APBN 2025KemenkeuSektor Prioritas

Berita Terkait.

btn
Ekonomi

Kopi Jadi Pintu Masuk Baru BTN Menggarap Transaksi Harian

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:02
gwm
Ekonomi

GWM Tampil dengan ORA 5 hingga Tank 500 Diesel, Raup 350 Lebih Pesanan di GIIAS 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:04
byd
Ekonomi

Laris di GIIAS 2026, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK dan Raih Penghargaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:20
daihatsu
Ekonomi

Penjualan Daihatsu Terus Bertumbuh, Gran Max Jadi Penopang Utama

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:30
wamenkop
Ekonomi

Wamenkop Farida Farichah Dorong Koperasi Aji Tera Klaten Tembus Pasar Global

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:12
mendag
Ekonomi

Harga Ayam Harus Seimbang, Mendag: Peternak Untung dan Daya Beli Konsumen Terjaga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:40

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.