• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Catatan Kritis IAKMI Soal Marak Kasus Keracunan MBG

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 20 September 2025 - 21:22
in Nasional
IMG-20250920-WA0075 (1)

Presiden Prabowo Subianto mengecek dapur makan bergizi gratis di Rawamangun, Jakarta Timur beberapa waktu lalu. ( Dok PCO RI)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) menyampaikan, catatan kritis terkait maraknya kasus keracunan makanan program makan bergizi gratis (MBG) di sejumlah wilayah Indonesia. Mulai perhatikan kualitas makanan, nilai gizinya hingga melakukan evaluasi menyeluruh.

Menurut Bendahara Umum Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Jakarta Narila Mutia Nasir, penyelenggaraan MBG ada critical control point yang harus diperhatikan merujuk kepada HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) mulai pengelolaan bahan makanannya, penyimpanannya hingga proses distribusinya.

BacaJuga:

JTT Perkuat Layanan Mudik, Ratusan Petugas “On Call” Siap Tangani Darurat

Lebaran Tanpa Pulang: Komitmen Perwira Pertamina di Garda Energi

Mudahkan Mustahik, Masyarakat Diajak Bayar Zakat Fitrah Secara Online

“Kalau kita tarik lebih ke hulu lagi perlu dilihat juga bagaimana pasokan bahan pangannya. Jadi proses from farm to plate itu harus direncanakan secara detail dan ketat dan pengawasannya juga harus sangat detail dan ketat,” kata Narila Mutia Nasir kepada INDPOSCO melalui gawai di Jakarta, Sabtu (20/9/2025).

Ia menyoroti tenaga pekerja di Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) yang mengawasi makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat. Jumlah para pekerja harus cukup karena pengolahan makanan butuh kejelian.

“Gak bisa tuh cuma general dan seadanya, indikator harus jelas, siapa yang melakukan,” ucap Narila Mutia Nasir.

Selain itu, pemerintah harus melakukan penyelidikan epidemiologi tentang keracunan makanan yang sudah berulang kali terjadi itu perlu dianalisis. Sehingga mengetahui titik kerawanan yang terjadi.

“Apakah polanya sama untuk setiap kasus atau ada bedanya. Ini kan bahan evaluasi penting ya. Jadi evaluasi mutlak dilakukan,” ujar Narila.

Dari perspektif kesehatan masyarakat bukan hanya masalah respons cepat penanganan jika kasus keracunan terjadi. Bagian paling penting itu ialah mencegah peristiwa serupa tidak terjadi.

“Fokus pencegahan kasus tidak berulang itu sesuatu yang mutlak. Evaluasi lagi pelaksanaannya seperti apa dan tunjukan memang tahapan-tahapan monev sudah dijalankan dengan baik,” jelas Narila.

Kasus dugaan keracunan makanan program MBG kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia baru-baru ini. Seperti di Kabupaten Tasikmalaya, sejumlah siswa SD dan PAUD mengalami gejala keracunan. Serta terjadi di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.(dan)

Tags: IAKMIkeracunanmbg

Berita Terkait.

Personel-JTT
Nasional

JTT Perkuat Layanan Mudik, Ratusan Petugas “On Call” Siap Tangani Darurat

Kamis, 19 Maret 2026 - 02:45
Perwira
Nasional

Lebaran Tanpa Pulang: Komitmen Perwira Pertamina di Garda Energi

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22
Beras
Nasional

Mudahkan Mustahik, Masyarakat Diajak Bayar Zakat Fitrah Secara Online

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:11
BRI-Peduli
Nasional

Berbagi Makna untuk Indonesia, BRI Gelar Kegiatan Santunan bagi 8.500 Anak Indonesia dan Tegaskan Komitmen Peduli Negeri

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:40
Dudy
Nasional

“one way” Trans Jawa Disambut Antusias, Pemudik Optimistis Cepat Sampai

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:00
Aher
Nasional

PermenPANRB 19/2025 Terbit, Komisi II Tegaskan Sistem Merit Kunci Birokrasi Profesional

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:19

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2377 shares
    Share 951 Tweet 594
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.