• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengamat: Reformasi Polri Tidak Bisa Digantungkan pada Personal

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 13 September 2025 - 21:56
in Nasional
tameng-polisi

Sejumlah personel polisi menggunakan tameng untuk menertibkan massa aksi di depan Gedung DPR, Jakarta beberapa waktu lalu. (Dhika Alam Noor / Indoposco)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Reformasi kepolisian kembali disuarakan banyak pihak, menyusul tindakan represif dalam pengaman demonstrasi berujung ricuh di sejumlah wilayah Indonesia pada akhir Agustus 2025. Bahkan muncul desakan pergantian pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.

Menurut Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto, pergantian kepemimpinan dalam tubuh institusi Polri tidak menjamin bakal ada perubahan signifikan dalam wajah lembaga penegak hukum itu. Mengingat struktur dibangun berdasar ketentuan yang hegemonik.

BacaJuga:

Soroti Pasukan TNI Tewas di Lebanon, Komisi I Dorong Evaluasi dan Opsi Penarikan Pasukan

Pernyataan Bupati Lebak kepada Wakilnya Tidak Patut Diucapkan

MUI Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Desak Pemerintah RI Tempuh Langkah Diplomatik Tegas

“Memaksa Polri untuk tunduk pada kekuasaan, memang tidak ada jaminan bagi siapapun Kapolri yang dipilih Presiden tidak terjebak tarik ulur kepentingan kekuasaan,” kata Bambang Rukminto saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Sabtu (13/9/2025).

Maka itu, jika ingin melakukan reformasi Polri yang dibutuhkan bukan hanya mengganti Kapolri, melainkan membangun sistem agar Polri berjalan dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat.

“Kalau tidak dibangun sistem yang baik, siapapun Kapolrinya sangat besar potensinya untuk mempertahankan status quo dan zona nyaman,” ujar Bambang Rukminto.

Menurutnya, perubahan wajah Polri tanpa didukung perbaikan payung hukum tentang kepolisian tentu bakal sia-sia. Karenanya suatu transformasi itu harus didukung ketentuan yang mengikatnya.

“Reformasi Polri tak bisa digantungkan pada personal. Siapa yang akan menjamin integritas Kapolri ? Tetapi dibangun melalui sistem. Dan itu harus dimulai dari revisi UU Polri,” imbuh Bambang Rukminto.

Namun, persoalannya adalah bagaimana draf revisi UU Polri itu akan dibentuk. “Apakah benar menjawab tantangan jaman dan harapan masyarakat, atau cuma melindungi kepentingan status quo,” ucap Bambang Rukminto.

Indonesia sempat dilanda demonstrasi berujung ricuh di sejumlah wilayah pada akhir Agustus 2025. Aksi unjuk rasa itu dipicu karena kebijakan tidak menyenangkan rakyat. Gelombang demo terus meluas karena menelan korban jiwa akibat arogansi aparat kepolisian. (dan)

Tags: Bambang RukmintoPengamatReformasi Polri

Berita Terkait.

dave
Nasional

Soroti Pasukan TNI Tewas di Lebanon, Komisi I Dorong Evaluasi dan Opsi Penarikan Pasukan

Senin, 30 Maret 2026 - 21:41
benny
Nasional

Pernyataan Bupati Lebak kepada Wakilnya Tidak Patut Diucapkan

Senin, 30 Maret 2026 - 20:02
mui
Nasional

MUI Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Desak Pemerintah RI Tempuh Langkah Diplomatik Tegas

Senin, 30 Maret 2026 - 18:54
mudik
Nasional

Tanpa Drama Macet, Arus Balik 2026 Tuai Apresiasi Pemudik

Senin, 30 Maret 2026 - 18:01
habib
Nasional

Komisi III DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu, Gunakan Kewenangan Tekankan Keadilan Substantif dan Lindungi Industri Kreatif

Senin, 30 Maret 2026 - 17:58
Kemenkop Fokus Perkuat Sinergi Hadapi Tahap Operasionalisasi Kopdes Merah Putih
Nasional

Hari Pertama Sekolah, Mendikdasmen Ajak Satuan Pendidikan Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI

Senin, 30 Maret 2026 - 15:42

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    752 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.