• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ferry: Melalui Kopdes Merah Putih Presiden Prabowo Ingin Kembalikan Koperasi sebagai Sokoguru Perekonomian Nasional

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 11 September 2025 - 13:45
in Ekonomi
Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono (ketiga dari kanan), saat menghadiri Wisuda ke-9 dan Welcoming Reception ke-13 Universitas Ary Ginanjar (UAG) bersama ESQ Business School, di Menara 165, Jakarta, Rabu (10/9/2025). Foto: ESQ

Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono (ketiga dari kanan), saat menghadiri Wisuda ke-9 dan Welcoming Reception ke-13 Universitas Ary Ginanjar (UAG) bersama ESQ Business School, di Menara 165, Jakarta, Rabu (10/9/2025). Foto: ESQ

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi (Menkop) RI, Ferry Juliantono, menegaskan kembali pentingnya koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional dalam arah pembangunan ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Penegasan ini disampaikannya saat menghadiri Wisuda ke-9 dan Welcoming Reception ke-13 Universitas Ary Ginanjar (UAG) bersama ESQ Business School, di Menara 165, Jakarta, Rabu (10/9/2025).

BacaJuga:

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun

Membaca Setahun Purbaya: APBN Ekspansif dan Jalan Panjang Menuju Pertumbuhan 6 Persen

Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM

Dalam sambutannya, Menkop menyampaikan pembangunan ekonomi bangsa harus kembali berpijak pada landasan konstitusional, yakni sistem ekonomi yang berakar pada kekeluargaan dan semangat gotong royong sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945. Koperasi, lanjutnya, merupakan bentuk konkret dari sistem tersebut dan seharusnya menjadi tiang utama dalam menopang ekonomi nasional.

“Dalam pemerintahan Presiden Prabowo, kita ingin meluruskan kembali arah pembangunan ekonomi agar sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa. Sistem ekonomi kita adalah sistem berbasis gotong royong, dengan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional,” ujarnya.

Ferry menekankan istilah “sokoguru” bukan sekadar simbolik. Dalam bahasa Jawa, “soko” berarti tiang dan “guru” berarti utama. Dengan demikian, koperasi seharusnya tidak hanya hadir sebagai pelengkap ekonomi, melainkan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pemerataan dan keadilan ekonomi.

Namun ia juga mengakui, dalam praktiknya, koperasi masih menghadapi berbagai tantangan dan tertinggal dibandingkan sektor usaha lain. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen melakukan revitalisasi koperasi agar kembali memainkan peran strategis dalam pembangunan.

“Jika desa kuat, Indonesia kuat. Lewat koperasi, kita ingin masyarakat desa bisa mandiri secara ekonomi, bebas dari lilitan utang, dan menjadi pelaku utama dalam roda ekonomi nasional,” kata Menkop.

Pemerintah di bawah Presiden Prabowo, menurutnya, sangat serius dalam membangun sistem ekonomi kerakyatan yang berpihak pada pelaku usaha kecil, menengah, dan koperasi. Komitmen ini sejalan dengan semangat reformasi struktural yang menempatkan rakyat sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek.

Ferry juga menjelaskan, selama beberapa dekade terakhir sistem ekonomi nasional terlalu bergantung pada mekanisme pasar bebas yang kerap menguntungkan kelompok besar dan melemahkan yang kecil. Berdirinya 80 ribu unit Kopdes/Kel Merah Putih dapat menjadi jalan pintas agar pilar ekonomi tidak lagi didominasi oleh swasta atau BUMN melainkan koperasi menjadi sumber utama pembangunan ekonomi nasional.

“Kalau mekanisme pasar tidak diatur negara, akibatnya pelaku pasar yang besar menguasai sektor-sektor penting rakyat sehingga masyarakat kecil akan semakin terpinggirkan dan tersingkir,” terangnya.

“Mudah-mudahan Kopdes ini bisa mengembalikan kejayaan Indonesia sesuai cita-cita, sehingga tahun 2045 kita bisa mencapai Visi Indonesia Emas,” pungkasnya.(rmn)

Tags: ESQ Business SchoolFerry JuliantonoKemenKOP RIKopdes/Kel Merah PutihKoperasi

Berita Terkait.

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun
Ekonomi

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 09:15
Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,4 Hantam Kaur di Bengkulu Pagi Ini
Ekonomi

Membaca Setahun Purbaya: APBN Ekspansif dan Jalan Panjang Menuju Pertumbuhan 6 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 09:00
Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM
Ekonomi

Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM

Selasa, 8 September 2026 - 21:05
Menjaga Laut Lewat Buku: Harita Nickel Luncurkan Dokumentasi Ikan Karang Pulau Obi
Ekonomi

Optimalisasi Infrastruktur LNG, PAG Kembangkan Arun Jadi Hub Energi Regional

Selasa, 8 September 2026 - 19:04
Menjaga Laut Lewat Buku: Harita Nickel Luncurkan Dokumentasi Ikan Karang Pulau Obi
Ekonomi

Menjaga Laut Lewat Buku: Harita Nickel Luncurkan Dokumentasi Ikan Karang Pulau Obi

Selasa, 8 September 2026 - 17:33
BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dari PEFINDO, Outlook Stable
Ekonomi

BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dari PEFINDO, Outlook Stable

Selasa, 8 September 2026 - 16:05

OLAHRAGA

games
Olahraga

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Editor Dilianto
Rabu, 9 September 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Badai yang menerjang Nagoya, Jepang, berdampak langsung terhadap aktivitas Kontingen Indonesia jelang Asian Games 2026 di Negeri Matahari...

SelengkapnyaDetails
tohir

Erick Thohir Kerucutkan Perburuan Medali Asian Games 2026, 21 Cabor Jadi Fokus

Rabu, 9 September 2026 - 21:11
liga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Rabu, 9 September 2026 - 18:18
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.