• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Abaikan Biaya Manajemen Perubahan Bisa Rugikan Perusahaan Miliaran Rupiah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 1 September 2025 - 14:54
in Ekonomi
kpintar
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perubahan kini menjadi keniscayaan bagi banyak bisnis. Namun, jika ditangani secara asal, transformasi justru bisa berubah menjadi beban tak kasatmata yang mahal bagi organisasi.

Menurut studi McKinsey “Common Pitfalls in Transformations: A conversation with Jon Garcia”, hampir 70% upaya transformasi terhenti atau gagal. Penyebab utamanya berkisar dari tujuan yang tidak jelas, kurangnya dukungan karyawan, hingga absennya struktur manajemen perubahan yang kuat. Dampaknya bukan sekadar kemunduran, melainkan kerugian besar berupa hilangnya produktivitas, investasi yang terbuang, hingga tim yang kehilangan motivasi.

BacaJuga:

AMMAN Tuntaskan Smelter Tembaga Terintegrasi, Siap Dongkrak Nilai Tambah Mineral Nasional

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong

Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Gambaran serupa juga terungkap dalam studi Bain & Company tahun 2024 berjudul “88 % of business transformations fail to achieve their original ambitions; those that succeed avoid overloading top talent.” Hanya 12% transformasi bisnis skala besar yang berhasil mencapai tujuan awal. Faktor kunci keberhasilan menurut laporan tersebut adalah fokus yang jelas, strategi yang tidak membebani talenta terbaik, serta keberadaan seorang Chief Transformation Officer — peran yang masih jarang ditemui di banyak perusahaan.

Di kawasan yang dinamis seperti Indonesia dan Asia Tenggara, tekanan ini terasa lebih kuat. Transformasi digital dan perubahan lanskap tenaga kerja menuntut pendekatan lokal yang disesuaikan, bukan sekadar meniru kerangka kerja asing. Sayangnya, masih banyak organisasi yang memperlakukan perubahan sebatas daftar tugas, bukan sebagai keterampilan inti.

Padahal, jika dijalankan dengan tepat, hasilnya bisa signifikan. Riset Prosci 2025 “Change Management Success” mencatat bahwa proyek dengan manajemen perubahan yang kuat memiliki kemungkinan hingga tujuh kali lebih besar untuk sukses. Organisasi yang menetapkan definisi keberhasilan secara jelas serta mengukur kemajuan dengan konsisten juga tercatat lima kali lebih mungkin mencapai atau bahkan melampaui target.

“Meski Indonesia dan negara-negara ASEAN berada pada tahapan transformasi yang berbeda, tantangan utamanya sama: bagaimana membuat orang mau menerima perubahan organisasi. Dibutuhkan strategi praktis dan lokal untuk menciptakan hasil nyata. Itulah titik di mana terobosan sejati terjadi,” ujar R.A. Thiagaraja, advokat kepemimpinan perubahan di Asia Tenggara.

Menjawab kebutuhan itu, ASEAN Change Management Conference (ACMC) ke-2 akan kembali digelar di Kuala Lumpur pada 1–2 Oktober 2025 dengan tema “Advancing Results, Change Done Right!”. Setelah debut sukses pada tahun lalu, edisi tahun ini akan berfokus pada solusi nyata bagi tantangan unik di kawasan ASEAN, membantu para pemimpin menghadirkan perubahan yang benar-benar memberi hasil dan dampak terukur.

“Perubahan di ASEAN tidak bisa disamaratakan. Keberhasilan lahir dari pemahaman realitas lokal dan penerapan strategi efektif di lapangan,” lanjut Thiagaraja yang juga menjabat Ketua ACMC sekaligus CEO K-Pintar Sdn Bhd, penyelenggara acara tersebut.

Konferensi tahun ini juga menonjol dengan kehadiran pembicara internasional dari Inggris, Polandia, Afrika, India, Singapura, dan Malaysia. Meski begitu, fokus utama diskusi tetap pada konteks ASEAN, mulai dari perbedaan budaya, resistensi organisasi, hingga dinamika industri yang unik.

Institut Tadbiran Awam Negara (INTAN) pun bergabung sebagai mitra strategis, menegaskan pentingnya transformasi sektor publik di samping swasta. ACMC 2025 ditargetkan akan menarik lebih dari 500 peserta dari seluruh kawasan.

Bagi para pemimpin bisnis maupun sektor publik yang ingin memastikan transformasi berjalan efektif, ini adalah ajang yang sayang untuk dilewatkan. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aseanchangemanagementconference.com. (ibs)

Tags: Biaya Manajemenperusahaan

Berita Terkait.

AMMAN Tuntaskan Smelter Tembaga Terintegrasi, Siap Dongkrak Nilai Tambah Mineral Nasional
Ekonomi

AMMAN Tuntaskan Smelter Tembaga Terintegrasi, Siap Dongkrak Nilai Tambah Mineral Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:07
Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong
Ekonomi

Bapanas Klaim Beras Premium Aman Meski Ditemukan Ritel Kosong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:02
Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat
Ekonomi

Menkop: MES Harus Jadi Penggerak Sektor Riil dan Ekonomi Umat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:03
Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia
Ekonomi

Sawit Berpotensi Jadi Pilar Energi Terbarukan Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:10
PGE Perkuat Pendanaan Panas Bumi lewat Kerja Sama Strategis dengan Bank Mizuho Senilai USD75 Juta
Ekonomi

PGE Perkuat Pendanaan Panas Bumi lewat Kerja Sama Strategis dengan Bank Mizuho Senilai USD75 Juta

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:48
Perkuat Tata Kelola SDM, GDPS Dorong Profesionalisme Berkelanjutan
Ekonomi

Perkuat Tata Kelola SDM, GDPS Dorong Profesionalisme Berkelanjutan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:27

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3198 shares
    Share 1279 Tweet 800
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2902 shares
    Share 1161 Tweet 726
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.