• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ini Kesaksian Warga Saat Rumah Menkeu Sri Mulyani 2 Kali Dijarah Massa

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 31 Agustus 2025 - 09:10
in Headline
1756606376782

Suasana rumah di ujung jalan yang disebut warga sekitar sebagai kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jalan Mandar, Bintaro, Tangerang Selatan, setelah menjadi sasaran penjarahan massa tak dikenal pada Minggu (31/8) dini hari. Foto : Antara/Jafar Sidik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebuah rumah yang disebut-sebut sebagai kediaman Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani, yang terletak di Jalan Mandar, kawasan Bintaro Sektor 3A, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten dilaporkan menjadi sasaran penjarahan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Minggu (31/8/2025) dini hari.

Menurut kesaksian warga sekitar, peristiwa penjarahan berlangsung dalam dua gelombang atau dua kali kehadiran massa.

BacaJuga:

Berpikir Kritis, Memiliki Literasi Digital Kuat, dan Kokoh di Era Digital Tuntutan Untuk Gen Z

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Joko Sutrisno, staf pengamanan di rumah tersebut, menyebut bahwa gelombang pertama terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, disusul gelombang kedua sekitar pukul 03.00 WIB.

“Pertama sekitar jam satu, lalu yang kedua sekitar jam tiga dini hari,” kata Joko, saat ditemui Antara sekitar pukul 05.00 WIB.

Pernyataan Joko diperkuat oleh warga lain, termasuk seseorang yang mengaku bernama Renzi. Selain itu, tiga petugas keamanan yang berjaga di gerbang utama dan sekitar komplek juga memberikan keterangan serupa. Jarak dari titik penjagaan ke rumah yang dijarah diperkirakan sekitar 150 hingga 160 meter.

“Bu Sri tidak ada di rumah saat kejadian,” ujar Renzi, yang juga diamini oleh Joko.

Joko menambahkan bahwa saat itu, rumah hanya dihuni olehnya bersama satu keluarga kerabat yang kemudian diamankan ke rumah tetangga sebelum massa mulai merangsek masuk.

Di lokasi, masih tampak tumpukan barang-barang yang belum sempat dibawa oleh massa. Saat ini, rumah tersebut dijaga ketat oleh aparat TNI dalam jumlah signifikan.

Berdasarkan informasi dari para saksi, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Selain itu, tidak ditemukan kerusakan pada kendaraan roda empat karena memang tidak ada mobil yang terparkir saat kejadian.

Gelombang kedua penjarahan disebut sebagai yang paling mencekam karena melibatkan ratusan, bahkan kemungkinan mencapai seribu orang. Salah seorang tetangga mengaku hanya bisa mengintip dari balik tirai karena takut keluar rumah.

“Pelakunya rata-rata masih muda, banyak yang masih remaja, usia tertua mungkin 25 tahun,” ungkap Ali, petugas keamanan di pintu masuk Jalan Mandar, yang diamini oleh rekannya Jayadi.

Keduanya menjaga satu-satunya akses masuk ke komplek dari Jalan Bintaro Utama 3. Beberapa saksi menyatakan massa sudah mulai berkumpul sejak pukul 00.30 WIB.

“Mereka datang ratusan, mungkin mendekati seribuan,” ujar Ali.

Ada dugaan penyerangan ini dilakukan secara terorganisir, karena massa baru mulai menyerbu setelah terdengar suara kembang api, yang diduga sebagai aba-aba. Saksi lain mengatakan, seorang komando juga terdengar mengingatkan agar massa tidak membawa kendaraan bermotor ke dalam area komplek.

Jayadi mengaku kewalahan menghadapi massa yang jumlahnya sangat besar. Hal ini juga disampaikan oleh Joko, Renzi, dan seorang prajurit TNI yang berjaga, yang menyebut bahwa mereka hanya mampu membujuk massa agar tidak melakukan aksi anarkistis seperti pembakaran rumah.

Menurut Renzi, beberapa warga sudah bersiaga saat mendengar suara gaduh dari luar rumah menjelang dini hari. Ia menyebut sebagian massa membawa senjata tajam dan bahkan ada yang terdokumentasi menggunakan drone.

Peristiwa ini pertama kali diketahui publik setelah sejumlah video diunggah warga ke media sosial sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam tayangan video tersebut terlihat massa menjarah isi rumah, mulai dari perabotan hingga barang-barang elektronik seperti dilansir Antara.

Saat ini, kondisi di kawasan Mandar telah kondusif, dengan pengamanan diperketat oleh puluhan personel militer. (aro)

Tags: demoDPRjarahMenkeuSri Mulyani

Berita Terkait.

WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Memiliki Literasi Digital Kuat, dan Kokoh di Era Digital Tuntutan Untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15
bc
Headline

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

Senin, 15 Juni 2026 - 17:30
Demo
Headline

Demo Besar di Jakarta Pusat, 5.955 Aparat Gabungan Disiagakan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:08
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Headline

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7023 shares
    Share 2809 Tweet 1756
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1766 shares
    Share 706 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1037 shares
    Share 415 Tweet 259
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.