• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

China Tolak Ajakan Amerika dalam Upaya Denuklirisasi, Ini Alasannya

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:47
in Internasional
IMG_5899

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – China menolak ajakan Amerika Serikat dalam upaya denuklirisasi bersama dengan Rusia.

“Tidak masuk akal dan tidak realistis untuk meminta China bergabung dalam negosiasi pelucutan senjata nuklir dengan AS dan Rusia,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun seperti dilansir Antara, Kamis (28/8/2025).

BacaJuga:

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengatakan membahas pembatasan senjata nuklir dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, termasuk rencana untuk melibatkan China dalam upaya denuklirisasi.

Trump mengatakan Beijing berada di belakang Washington dan Moskow dalam kepemilikan senjata nuklir tetapi menggarisbawahi peningkatan kemampuan nuklirnya. “China jauh tertinggal, tetapi mereka akan menyusul kita dalam lima tahun,” katanya.

“Kekuatan nuklir China sama sekali tak sebanding dengan Amerika Serikat. Kebijakan nuklir dan lingkungan keamanan strategis kami juga benar-benar berbeda,” ungkap Guo Jiakun.

Guo Jiakun mengatakan negara yang memiliki arsenal nuklir terbesar di dunia seharusnya secara sungguh-sungguh memenuhi tanggung jawab utama dalam pelucutan senjata nuklir.

“Selain itu negara-negara tersebut perlu melakukan pemangkasan drastis dan substansial terhadap persenjataan nuklirnya, serta menciptakan kondisi untuk mewujudkan pembongkaran senjata nuklir yang lengkap dan menyeluruh,” tambah Guo Jiakun.

China, kata Guo Jiakun, mengikuti kebijakan “tidak menggunakan senjata nuklir terlebih dahulu” dan strategi nuklir yang berfokus pada pertahanan diri.

“China selalu menjaga kekuatan nuklirnya pada tingkat minimum yang diperlukan untuk keamanan nasional, dan tidak pernah terlibat dalam perlombaan senjata dengan siapa pun. Kekuatan nuklir dan kebijakan nuklir China berkontribusi pada perdamaian dunia,” ungkap Guo Jiakun.

Gabungan kepemilikan senjata nuklir Rusia dan AS adalah sekitar 90 persen dari seluruh senjata nuklir, menurut Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) di Stockholm, Swedia.

SIPRI memperkirakan bahwa China kini memiliki sedikitnya 600 hulu ledak nuklir. Lembaga itu menyebut hulu ledak nuklir China meningkat dari 500 hulu ledak pada Januari 2024 menjadi 600 pada Januari 2025 dan masih akan terus bertambah selama dekade mendatang. Diperkirakan 132 hulu ledak ini ditugaskan ke peluncur yang masih dalam proses pengisian.

Trump juga mengungkapkan pertambahan penyebaran senjata nuklir tidak dapat dibiarkan, seraya berkata: “Kita harus menghentikan senjata nuklir. Kekuatannya terlalu besar.”

Trump menekankan bahwa kunjungan Putin ke Alaska pada 15 Agustus lalu menunjukkan komitmennya terhadap negosiasi. “Fakta bahwa ia pergi ke Alaska, negara kami, saya pikir, merupakan pernyataan besar bahwa ia ingin mewujudkannya,” katanya. (wib)

Tags: Amerika SerikatChinanuklirRusia

Berita Terkait.

Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6994 shares
    Share 2798 Tweet 1749
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1762 shares
    Share 705 Tweet 441
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1036 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.