• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BKSAP DPR Ajak Seluruh Anggota SEAPAC Perkuat Komitmen Atasi Iklim

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 25 Agustus 2025 - 17:31
in Nasional
Hikmatul-Aliyah

Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Hikmatul Aliyah dalam Diskusi Meja Bundar dan Rapat Umum Tahunan SEAPAC, di Yogyakarta, Jumat (22/8/2025). Foto : dok DPR RI)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Hikmatul Aliyah, mengungkapkan Indonesia mengajak seluruh pihak memperkuat komitmen terhadap perubahan iklim, tidak sekedar ambisi, melainkan juga adanya prinsip keadilan, inklusivitas, dan akuntabilitas dalam .

“Ambisi saja tidak cukup, akuntabilitas harus menyusul. Parlemen memiliki peran penting untuk memastikan bahwa janji iklim nasional bukan sekadar retorika, melainkan kebijakan yang terimplementasi di lapangan,” ujar Hikmatul Aliyah dalam Diskusi Meja Bundar dan Rapat Umum Tahunan SEAPAC, di Yogyakarta, sebagaimana dikutip dari laman DPR RI, Senin (25/8/2025).

BacaJuga:

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

Dari Kandang ke Panggung Dunia, Industri Peternakan Lokal Didorong Lebih Kompetitif

Ditambahkannya, Indonesia meyakini bahwa Demokrasi Lingkungan adalah landasan utama tata kelola iklim yang efektif. Melalui Environmental Democracy Observatory (EDO), kinerja dalam tiga pilar; akses informasi, partisipasi publik, dan akses keadilan telah diukur dan diperkuat guna menjamin transparansi dan legitimasi kebijakan iklim.

Meski demikian pihaknya mengakui bahwa ancaman korupsi hijau semakin nyata. Ketika kebijakan lingkungan dikendalikan kepentingan sempit, izin diperdagangkan di balik layar, dan masyarakat lokal dikucilkan, upaya mitigasi dan adaptasi iklim justru terhambat. Menangani korupsi hijau bukan sekadar isu tata kelola tetapi keharusan dalam agenda iklim.

“Sebagai langkah konkret, DPR RI telah mengusulkan RUU Perubahan Iklim dan menetapkannya dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025. RUU ini menyediakan kerangka hukum komprehensif untuk mitigasi, adaptasi, dan keadilan iklim, sekaligus mengintegrasikan mekanisme pencegahan korupsi sebagai inti kebijakan,” jelasnya.

Oleh karenanya, pihaknya mengajak semua anggota SEAPAC untuk melakukan beberapa hal. Pertama, mengintegrasikan prinsip-prinsip EDO dalam fungsi pengawasan dan legislasi parlemen di kawasan Asia Tenggara. Kedua, mendirikan mekanisme regional untuk memantau pelaksanaan demokrasi lingkungan dan mengungkap risiko korupsi di sektor iklim.

Selain itu Politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini mengajak anggota SEAPAC untuk memberdayakan masyarakat sipil dan komunitas lokal sebagai mitra sejajar dalam merumuskan dan melaksanakan solusi iklim.

“COP30 (Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-30), itu bukan hanya karena janji besar, tetapi juga karena integritas yang ditegakkan. Asia Tenggara dapat memimpin dengan membuktikan bahwa keadilan iklim dimulai dari akuntabilitas demokratis,” pungkasnya. (dil)

Tags: Anggota SEAPACBKSAP DPR RIiklim

Berita Terkait.

yan
Nasional

Soroti Anggaran, Komisi XIII Kritik Kinerja Kementerian HAM Tangani Konflik di Papua

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:11
sultan
Nasional

Daerah Tak Bisa Diseragamkan, DPD RI Minta Formula Otonomi Dirombak Lagi

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:22
indo
Nasional

Dari Kandang ke Panggung Dunia, Industri Peternakan Lokal Didorong Lebih Kompetitif

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:12
senen
Nasional

Libur Sekolah Tiba, 331 Ribu Tiket Kereta Diskon Ludes Diburu Penumpang

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:02
guru
Nasional

Akhir Penantian Guru Madrasah Non-ASN, Rp1,5 Juta Siap Masuk Rekening Akhir Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:35
Shehbaz
Nasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS–Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7120 shares
    Share 2848 Tweet 1780
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1102 shares
    Share 441 Tweet 276
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.