• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bidik Puncak SGEI, Indonesia Siapkan Strategi Ekonomi Syariah

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 22:15
in Ekonomi
Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Freepik

Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia mulai menatap tahun 2029 dengan ambisi besar, menjadi pusat ekonomi syariah dunia.

Cita-cita ini bukan sekadar slogan, tetapi telah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), dengan indikator utama meraih posisi puncak dalam State of the Global Islamic Economy Indicator (SGEI).

BacaJuga:

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Alih-alih berjalan sendiri, pemerintah menggandeng Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) serta berbagai pemangku kepentingan. Fokus utamanya ada pada tiga jalur percepatan.

Pertama, memperkuat pengetahuan masyarakat tentang ekonomi syariah agar tidak hanya dipahami sebagai wacana, tapi juga jadi bagian gaya hidup sehari-hari. Kedua, mendorong inklusi keuangan syariah supaya layanan perbankan, koperasi, hingga lembaga keuangan berbasis syariah lebih mudah diakses dan digunakan secara luas. Dan ketiga, membangun ekosistem halal yang utuh, mulai dari proses produksi hingga produk akhir, sehingga Indonesia bukan hanya pasar, tetapi juga pusat produksi halal yang berdaya saing global.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, mengungkapkan bahwa literasi masyarakat tentang ekonomi syariah dalam beberapa tahun terakhir sudah tumbuh pesat. Namun, inklusi —yakni penggunaan nyata layanan keuangan syariah— masih jauh tertinggal.

“Indeks literasi kita sudah cukup baik, tetapi inklusi baru sekitar 12–13 persen. Jadi, masyarakat tahu tentang ekonomi syariah, tapi belum banyak yang memanfaatkannya,” jelas Emir dalam keterangannya, Sabtu (23/8/2025).

Menurutnya, supaya ekonomi syariah tidak berhenti pada tahap “sekadar dikenal”, masyarakat perlu benar-benar menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Kuncinya ada pada kemudahan akses layanan.

Salah satu terobosan penting adalah digitalisasi, yang kini mulai merambah lembaga-lembaga keuangan syariah. Koperasi syariah hingga Baitul Maal wat Tamwil (BMT / lembaga keuangan mikro berbasis syariah yang menggabungkan dua fungsi utama) sudah berinovasi dengan menghadirkan layanan mobile banking, sehingga masyarakat bisa bertransaksi dengan lebih cepat, praktis, dan transparan.

Dengan cara ini, ekonomi syariah tidak hanya hadir dalam wacana, tetapi benar-benar bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat luas.

“Masyarakat jangan berhenti pada tahap mengenal. Mereka perlu mencoba dan menggunakan layanan syariah. Kalau tidak, kapan ekonomi syariah bisa benar-benar tumbuh?” tegas Emir.

Lebih jauh, Emir menekankan bahwa ada enam sektor utama yang menjadi tulang punggung ekonomi syariah Indonesia, yakni industri halal, fesyen muslim, pariwisata ramah muslim, produk farmasi dan kosmetik halal, keuangan syariah, serta media islami.

Namun, agar keenam sektor tersebut berkembang maksimal, dibutuhkan lima faktor penguat, yakni peningkatan volume transaksi, dorongan inovasi, literasi dan kesadaran masyarakat, dampak sosial nyata, serta regulasi yang kondusif.

“Kalau faktor-faktor ini berjalan konsisten, skor Indonesia di SGEI pasti naik. Misalnya, zakat tidak hanya dikumpulkan, tapi juga benar-benar berperan menurunkan kemiskinan ekstrem. Atau inovasi digital, seperti aplikasi sertifikasi halal, bisa memberikan nilai tambah lebih besar,” tambahnya.

Dengan fondasi yang kian menguat, pemerintah optimistis Indonesia mampu melesat sebagai pusat ekonomi syariah dunia. Tantangan masih besar, terutama soal inklusi, namun peluang digitalisasi dan ekosistem halal yang kian mapan memberi harapan baru.

Indonesia pun bersiap, bukan sekadar ikut arus tren global, tapi benar-benar menjadi lokomotif ekonomi syariah internasional pada 2029. (her)

Tags: Baitul Maal wat TamwilEkonomi SyariahKNEKSSGEI

Berita Terkait.

generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13
utojo
Ekonomi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:12
pltu
Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11
bahlil
Ekonomi

3 Pekerja Pertamina Raih Tanda Kehormatan dari Presiden, Perkuat Pengabdian di Sektor Energi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:29
rano
Ekonomi

Indeks Inklusi Keuangan Jakarta Capai 99,74 Persen, Bank Jakarta Perkuat Edukasi Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:19
lpdb
Ekonomi

Jaga Kepercayaan Publik, LPDB Koperasi Benahi Sinkronisasi Data Keuangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:05

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1316 shares
    Share 526 Tweet 329
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    896 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.