• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bidik Puncak SGEI, Indonesia Siapkan Strategi Ekonomi Syariah

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 22:15
in Ekonomi
Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Freepik

Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia mulai menatap tahun 2029 dengan ambisi besar, menjadi pusat ekonomi syariah dunia.

Cita-cita ini bukan sekadar slogan, tetapi telah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), dengan indikator utama meraih posisi puncak dalam State of the Global Islamic Economy Indicator (SGEI).

BacaJuga:

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun

Membaca Setahun Purbaya: APBN Ekspansif dan Jalan Panjang Menuju Pertumbuhan 6 Persen

Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM

Alih-alih berjalan sendiri, pemerintah menggandeng Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) serta berbagai pemangku kepentingan. Fokus utamanya ada pada tiga jalur percepatan.

Pertama, memperkuat pengetahuan masyarakat tentang ekonomi syariah agar tidak hanya dipahami sebagai wacana, tapi juga jadi bagian gaya hidup sehari-hari. Kedua, mendorong inklusi keuangan syariah supaya layanan perbankan, koperasi, hingga lembaga keuangan berbasis syariah lebih mudah diakses dan digunakan secara luas. Dan ketiga, membangun ekosistem halal yang utuh, mulai dari proses produksi hingga produk akhir, sehingga Indonesia bukan hanya pasar, tetapi juga pusat produksi halal yang berdaya saing global.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, mengungkapkan bahwa literasi masyarakat tentang ekonomi syariah dalam beberapa tahun terakhir sudah tumbuh pesat. Namun, inklusi —yakni penggunaan nyata layanan keuangan syariah— masih jauh tertinggal.

“Indeks literasi kita sudah cukup baik, tetapi inklusi baru sekitar 12–13 persen. Jadi, masyarakat tahu tentang ekonomi syariah, tapi belum banyak yang memanfaatkannya,” jelas Emir dalam keterangannya, Sabtu (23/8/2025).

Menurutnya, supaya ekonomi syariah tidak berhenti pada tahap “sekadar dikenal”, masyarakat perlu benar-benar menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Kuncinya ada pada kemudahan akses layanan.

Salah satu terobosan penting adalah digitalisasi, yang kini mulai merambah lembaga-lembaga keuangan syariah. Koperasi syariah hingga Baitul Maal wat Tamwil (BMT / lembaga keuangan mikro berbasis syariah yang menggabungkan dua fungsi utama) sudah berinovasi dengan menghadirkan layanan mobile banking, sehingga masyarakat bisa bertransaksi dengan lebih cepat, praktis, dan transparan.

Dengan cara ini, ekonomi syariah tidak hanya hadir dalam wacana, tetapi benar-benar bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat luas.

“Masyarakat jangan berhenti pada tahap mengenal. Mereka perlu mencoba dan menggunakan layanan syariah. Kalau tidak, kapan ekonomi syariah bisa benar-benar tumbuh?” tegas Emir.

Lebih jauh, Emir menekankan bahwa ada enam sektor utama yang menjadi tulang punggung ekonomi syariah Indonesia, yakni industri halal, fesyen muslim, pariwisata ramah muslim, produk farmasi dan kosmetik halal, keuangan syariah, serta media islami.

Namun, agar keenam sektor tersebut berkembang maksimal, dibutuhkan lima faktor penguat, yakni peningkatan volume transaksi, dorongan inovasi, literasi dan kesadaran masyarakat, dampak sosial nyata, serta regulasi yang kondusif.

“Kalau faktor-faktor ini berjalan konsisten, skor Indonesia di SGEI pasti naik. Misalnya, zakat tidak hanya dikumpulkan, tapi juga benar-benar berperan menurunkan kemiskinan ekstrem. Atau inovasi digital, seperti aplikasi sertifikasi halal, bisa memberikan nilai tambah lebih besar,” tambahnya.

Dengan fondasi yang kian menguat, pemerintah optimistis Indonesia mampu melesat sebagai pusat ekonomi syariah dunia. Tantangan masih besar, terutama soal inklusi, namun peluang digitalisasi dan ekosistem halal yang kian mapan memberi harapan baru.

Indonesia pun bersiap, bukan sekadar ikut arus tren global, tapi benar-benar menjadi lokomotif ekonomi syariah internasional pada 2029. (her)

Tags: Baitul Maal wat TamwilEkonomi SyariahKNEKSSGEI

Berita Terkait.

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun
Ekonomi

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 09:15
Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,4 Hantam Kaur di Bengkulu Pagi Ini
Ekonomi

Membaca Setahun Purbaya: APBN Ekspansif dan Jalan Panjang Menuju Pertumbuhan 6 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 09:00
Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM
Ekonomi

Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM

Selasa, 8 September 2026 - 21:05
Menjaga Laut Lewat Buku: Harita Nickel Luncurkan Dokumentasi Ikan Karang Pulau Obi
Ekonomi

Optimalisasi Infrastruktur LNG, PAG Kembangkan Arun Jadi Hub Energi Regional

Selasa, 8 September 2026 - 19:04
Menjaga Laut Lewat Buku: Harita Nickel Luncurkan Dokumentasi Ikan Karang Pulau Obi
Ekonomi

Menjaga Laut Lewat Buku: Harita Nickel Luncurkan Dokumentasi Ikan Karang Pulau Obi

Selasa, 8 September 2026 - 17:33
BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dari PEFINDO, Outlook Stable
Ekonomi

BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dari PEFINDO, Outlook Stable

Selasa, 8 September 2026 - 16:05

OLAHRAGA

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang
Olahraga

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 9 September 2026 - 09:57

INDOPOSCO.ID - Liga Champions 2026/2027 langsung menyajikan drama pada matchday pertama fase liga 2026/2027. Enam pertandingan yang digelar Selasa (8/9/2026)...

SelengkapnyaDetails
atlet

Atlet Akuatik Klungkung Borong 5 Medali di Ajang Gajahmada Swimming Competition 2026

Selasa, 8 September 2026 - 11:11
Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Jumat, 4 September 2026 - 15:30
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.