• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pentingnya Teknologi Untuk Mendongkrak Produksi Perikanan Budi Daya

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 13 Agustus 2025 - 15:45
in Nasional
Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu (tiga dari kiri), menjadi pembicara pada Sesi Teknologi Perikanan di Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di ITB, Sabtu (9/8/2025) lalu.(Istimewa)

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu (tiga dari kiri), menjadi pembicara pada Sesi Teknologi Perikanan di Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di ITB, Sabtu (9/8/2025) lalu.(Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengoptimalkan peran teknologi untuk mendukung produksi perikanan mulai hulu hingga hilir. Penggunaan teknologi tidak hanya untuk meningkatkan jumlah produksi tapi juga memastikan kegiatan perikanan sesuai prinsip berkelanjutan. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu lewat siaran resminya, Rabu (13/8/2025).

“Kolaborasi dengan , perguruan tinggi, dan lembaga penelitian diharapkan dapat mendorong berbagai inovasi seperti varietas ikan tahan penyakit, pakan fungsional, hingga teknologi budidaya adaptif dan ramah lingkungan,” ungkap Dirjen Tebe dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Rabu (13/8/2025).

BacaJuga:

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Tebe memaparkan, pemanfaatan teknologi digital seperti Internet of Things (IoT) untuk pemantauan kualitas air, pakan otomatis, hingga penyediaan sarana dan prasarana budidaya serta pemasaran online, terbukti mendongkrak produktivitas akuakultur. Program unggulan perikanan budi daya yang memanfaatkan inovasi teknologi diantaranya modeling budidaya udang berbasis kawasan (BUBK) di Kebumen, kemudian ada juga modeling budidaya tilapia, rumput laut, lobster, dan kepiting.

KKP juga tengah menjalankan program revitalisasi lahan budidaya kurang produktif di sejumlah wilayah Jawa Barat, serta pembangunan Kampung Perikanan Budi Daya. Belum lama ini, Dirjen Tebe hadir dalam Konvensi Sains, Teknologi dan Industri Indonesia (KSTI) 2025. Menurutnya ajang ini bagus untuk bersinergi serta mendorong lahirnya beragam inovasi teknologi, khususnya yang dapat membantu produktivitas perikanan nasional.

KKP berkomitmen mengoptimalkan potensi blue food sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional. Berdasarkan informasi Ocean Panel (2020) dan World Economic Forum (2021), blue food bukan sekadar sumber protein, melainkan kaya mineral, vitamin, iodium, zat besi, kalsium, seng, hingga Omega-3.

“Lebih dari 2.500 spesies biota laut berpotensi menjadi pangan berkelanjutan dengan jejak karbon rendah. Lebih dari 3 miliar orang bergantung pada blue food untuk protein dan nutrisi, sementara 800 juta rumah tangga menggantungkan mata pencaharian padanya,” jelas Dirjen Tebe.

Melalui lima kebijakan Blue Economy, mulai dari perluasan kawasan konservasi, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan perikanan budidaya berkelanjutan, pengawasan pesisir dan pulau kecil, hingga gerakan Bulan Cinta Laut, KKP memperkuat kapasitas nelayan dan pembudi daya dari hulu ke hilir.

Di sisi hulu, KKP menyediakan benih unggul, modernisasi armada kapal, dan fasiitasi pembiayaan inklusif. Di sisi hilir, hilirisasi produk perikanan dan kampanye Gemarikan terus digencarkan untuk meningkatkan konsumsi ikan nasional yang kini mencapai 25,19 kg per kapita. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan konsumsi bahan pangan lainnya. (ney)

Tags: Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN)BRINKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Berita Terkait.

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak
Nasional

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Nasional

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:40
Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:53
Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas
Nasional

Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:31
Kuota
Nasional

MK Tegaskan Hak Konsumen atas Kuota Internet, YLKI: Momentum Reformasi Perlindungan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09
LGBT
Nasional

KUII VIII Tolak Praktik LGBT, MUI Dorong Pembentukan Aturan Pelarangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2893 shares
    Share 1157 Tweet 723
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.