• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Kegemukan Hingga Anemia pada Ibu Hamil Berisiko Sebabkan Bayi Lahir Prematur

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 7 Agustus 2025 - 03:17
in Gaya Hidup
Prof.-DR.-dr.-Dwiana-Ocviyanti

Ketua Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial Indonesia (HOGSI)-POGI, Prof. DR. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), MPH dalam diskusi kesehatan di Jakarta, Rabu (6/8/2025). ANTARA/Sri Dewi Larasati

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial Indonesia (HOGSI)-POGI, Prof. DR. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), MPH, menyoroti kondisi kesehatan ibu hamil yang buruk seperti kegemukan, tuberkulosis (TBC) hingga anemia jadi pemicu kelahiran prematur.

“30 persen hampir bayi di Indonesia itu lahirnya prematur, karena ibu Indonesia itu enggak sehat. Kita sudah punya data bahwa hampir 50 persen ibu Indonesia itu kalau enggak kegendutan, kekurusan, TBC, hingga anemia,” tutur Dwiana seperti dikutip Antara, Rabu (6/8/2025).

BacaJuga:

Golden Break Escape, Cara Baru Menikmati Liburan Sekolah Seru Tanpa Keluar Jakarta

Usai Konser dan Comeback, Key SHINee Berterima Kasih kepada Penggemar

Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia

Dwiana dalam sebuah diskusi kesehatan menyampaikan bahwa berdasarkan penelitian menunjukkan ibu-ibu di Indonesia lebih dari 30-40 persen anemia yang berdampak pada lemahnya imunitas tubuh.

Kemudian risiko kelahiran prematur juga dipicu permasalahan kesehatan ibu hamil mengalami kekurangan energi kronik (kurus) maupun kegemukan (obesitas).

“Ibu hamil di Indonesia ini 17-18 persen kurang energi kronik alias kurus. Kemudian 20 persen ibu Indonesia itu kegemukan, itu berisiko untuk preeklampsia tekanan darahnya naik akibatnya dia terpaksa melahirkan bayi yang kecil di dalam kandungan atau prematur,” tutur dia.

Dwiana menambahkan bahwa bayi yang lahirnya kecil dengan berat badan rendah (low birth weight) karena usia kehamilannya belum cukup atau prematur hingga tidak mendapatkan gizi yang cukup dari ibunya selama dalam kandungan berisiko menyebabkan terjadinya stunting pada anak.

Dokter yang juga dosen di Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSCM itu menekankan pentingnya kondisi kesehatan ibu selama masa kehamilan, sebab bila kondisi ibu tidak sehat tidak mungkin bisa melahirkan dan menyusui bayi secara optimal.

“Karena itulah kita berjuang supaya ibu-ibu sehat. Kita tahu bahwa air susu ibu itu yang paling baiklah untuk membuat ibu itu bisa menjaga bayinya sehat,” ujar dia. (wib)

Tags: anemiaIbu HamilKegemukanPrematur

Berita Terkait.

Golden Break Escape, Cara Baru Menikmati Liburan Sekolah Seru Tanpa Keluar Jakarta
Gaya Hidup

Golden Break Escape, Cara Baru Menikmati Liburan Sekolah Seru Tanpa Keluar Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 21:32
drakor
Gaya Hidup

Usai Konser dan Comeback, Key SHINee Berterima Kasih kepada Penggemar

Senin, 15 Juni 2026 - 00:30
Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia
Gaya Hidup

Mal Ciputra Jakarta Suguhkan Festival Musik Gratis dengan Deretan Musisi Top Indonesia

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:06
Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Gaya Hidup

Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

Dukung Timnas Korea di Piala Dunia, Momen Jun Hyun Moo Bareng Winter dan Karina aespa Disorot

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:41
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Gaya Hidup

Giselle Bikin Heboh, Jawaban Soal Tipe Ideal Picu Spekulasi Netizen

Minggu, 14 Juni 2026 - 04:24

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6622 shares
    Share 2649 Tweet 1656
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1718 shares
    Share 687 Tweet 430
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.