• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Formappi: Kembali ke Orba

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 1 Agustus 2025 - 20:42
in Nasional
pemilu

Ilustrasi - Pemilu. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, menegaskan menolak usulan yang diwacanakan oleh Kefua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Golkar agar pemilihan kepala daerah tidak dipilih secara langsung oleh tlrakyat, melainkan melalui pemilihan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Menururtnya, alasan bahwa pemilihan secara langsung telah menimbulkan perpecahan di antara warga adalah hal yang berlebihan.

BacaJuga:

Libatkan Komnas HAM, Pemerintah Usut Insiden Penembakan di Pidie

Lumba-Lumba Liar Jadi Magnet, UKP Dukung Pengembangan Segitiga Emas Lampung

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

“Usulan Ketua Umum Golkar, Bahlil, terkait perubahan sistem Pemilu kepala daerah dari langsung ke tidak langsung sebagai sebuah sikap politik tentu wajar-wajar saja. Akan tetapi sebagai sebuah sikap politik, alasan Bahlil ini tidak memiliki alasan yang kuat. Karena alasan pilkada langsung bikin warga terpecah itu terlihat lucu untuk tidak mengatakan aneh,” kata Lucius Karus kepada INDOPOSCO, Jumat (1/8/2025).

Ia menjelaskan, sebagai sebuah momen kontestasi, perbedaan yang terjadi antarwarga bisa dari pilihan calon yang berbeda tentu sesuatu yang tak terhindarkan. Akan tetapi perbedaan-perbedaan itu umumnya berakhir ketika Pilkada selesai.

Bahkan, urusan keterpecahan warga karena kontestasi pemilihan tak hanya ada di pilkada saja. Pemilu presiden juga warga terpecah berdasarkan pilihan kandidat masing-masing.

“Tetapi, jika perpecahan itu berarti sesuatu yang jadi kondisi tetap bahkan setelah pilkada berakhir nampaknya belum terjadi. Bahwa di media soal terlihat ada pengelompokan orang berdasarkan pilihan mereka saat Pemilu, ya itu tak selalu berarti di dunia nyata orang-orang itu terpecah belah atau bermusuhan,” ujar Lucius.

Jadi, katanya, perpecahan yang dimaksud Bahlil hingga ingin mengubah sistem pilkada menjadi tidak langsung itu tidak terjemahkan dengan baik.

“Warga sendiri nampak akur-akur saja setelah Pilkada. Kalau ada perbedaan setelah Pilkada, umumnya hanya nostalgik saja. Atau pada umumnya lebih banyak terjadi di.media sosial,” imbuhnya.

Maka, kata Lucius, terlihat alasan Bahlil nampak tak kuat. Kesannya Bahlil cuma mengekor Muhaimmin yang terlebih dahulu menyampaikan hal yang sama. Dan Muhaimin sebenarnya juga ngekor sama Prabowo.

“Terlihat betul partai-partai ini ngga mau repot dengan Pilkada Langsung. Bukan karena ada hal buruk dari Pilkada Langsung tetapi lebih karena parpol mau gampang dan mau enak saja,” cetusnya.

Lebih bijak, ujar Lucius, sebenarnya jika Bahlil meminta Fraksi Golkar untuk melakukan evaluasi untuk kepentingan mendorong revisi UU Pemilu dan pilkada dalam pembahasan di DPR nanti.

“Jadi Bahlil enggak usah nyerocos dulu sebelum evaluasi itu selesai, biar ketika diumumkan ada argumentasi jelas soal pilihan sistem Pilkada yang diinginkan,” tegasnya.

Lebih parah usulan Golkar ini, lanjutnya, hanya semacam ekspresi nostalgia pada Orde Baru (Orba), ketika mereka menjadi penguasa.

“Melihat Golkar sekarang yang mentok di nomor kedua terus perolehan suaranya, impian mengembalikan kejayaan orba itu muncul. Sistem pilkada mungkin jadi kelinci percobaan pertama sebelum.mengobrak-abrik yang lain demi Golkar mada lalu yang pernah Jaya,” pungkasnya.

Diketahui, Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyetujui usulan Ketum PKB Muhaimin Iskandar bahwa kepala daerah dipilih oleh DPRD.

Menurutnya, Golkar sudah membicarakan hal ini sejak lama di HUT Golkar pada Desember 2024. Bahkan, penataan sistem demokrasi melalui perubahan undang-undang politik termasuk pemilihan kepala daerah oleh DPRD ini masuk dalam pidatonya di momen itu.

“Bukan saya yang sama dengan Cak Imin, Golkar sudah bicara itu duluan sejak HUT Golkar. Bahwa kami punya pandangan sama, karena memang rasionalitas berpikirnya,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2025).

Bahlil menyampaikan partainya memiliki beberapa opsi, salah satunya pemilihan kepala daerah oleh parlemen di tingkat wilayah. Pasalnya, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai dasar negara pun tidak menegaskan bahwa pemilihan bupati hingga wali kota itu harus dilaksanakan dengan pemilihan langsung.

“Tapi dilakukan secara demokratis. Dan dalam berbagai hal saya katakan bahwa demokrasi itu bukan instrumen dalam pencapaian tujuan negara,” ucap dia. Di sisi lain, pemilihan langsung dianggap memiliki beberapa kerugian.

Salah satunya, kata Bahlil, terjadi perselisihan antara keluarga hanya karena perbedaan pandangan dan pilihan politik. Oleh karena itu, Bahlil menyatakan, Indonesia perlu mencari instrumen yang baik dan relevan dengan budaya ketimuran.

“Jangan setiap pilkada berkelahi, tetangga-tetangga. Kita cari instrumen yang baik, yang juga bisa mendekatkan pada budaya ketimuran kita. Jangan setiap Pilkada berkelahi. Tetangga-tetangga, tadinya bersaudara gara-gara Pilkada, tidak saling bertegur sapa,” bebernya.

Adapun saat ini, lanjutnya, Golkar tengah mengkaji opsi itu. Begitu pula membuat skema alternatif penataan sistem demokrasi.

“Golkar dalam posisi sekarang itu lagi membuat berbagai alternatif, lagi membuat kajian-kajian, skema-skemanya. Salah satu skemanya itu memang lewat DPR. Salah satu skemanya tapi sekarang kita lagi menyusun,” tandas Bahlil. (dil)

Tags: DPRDFormappiForum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesiakepala daerahWacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Berita Terkait.

yusril
Nasional

Libatkan Komnas HAM, Pemerintah Usut Insiden Penembakan di Pidie

Sabtu, 7 November 2026 - 09:09
ukp
Nasional

Lumba-Lumba Liar Jadi Magnet, UKP Dukung Pengembangan Segitiga Emas Lampung

Jumat, 6 November 2026 - 21:41
Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Nasional

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Jumat, 6 November 2026 - 20:40
Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Nasional

Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Jumat, 6 November 2026 - 20:30
suyudi
Nasional

Dukung Prabowo dan Kapolri, MMB Minta Polri Tidak Gentar Ungkap Penyadapan Ilegal

Jumat, 6 November 2026 - 19:36
Soal Kasus Penyadapan, Mensesneg Tegaskan Istana Terus ‘Bersih-Bersih’
Nasional

Soal Kasus Penyadapan, Mensesneg Tegaskan Istana Terus ‘Bersih-Bersih’

Jumat, 6 November 2026 - 19:06

OLAHRAGA

witan
Olahraga

Jamu Persebaya, Persija Usung Misi Bangkit di Hadapan Jakmania

Editor Ali Rachman
Sabtu, 7 November 2026 - 09:35

INDOPOSCO.ID - Duel klasik penuh gengsi bakal mewarnai pekan kesembilan Super League 2026/2027 saat Persija Jakarta menjamu Persebaya Surabaya di...

SelengkapnyaDetails
Sirkuit Mandalika

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Jumat, 6 November 2026 - 21:21
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51
noc

ITTF Dukung Penuh Indonesia, Bali Kebagian 2 Turnamen WTT Youth 2027

Kamis, 5 November 2026 - 19:19

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3344 shares
    Share 1338 Tweet 836
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2311 shares
    Share 924 Tweet 578
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1878 shares
    Share 751 Tweet 470
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1182 shares
    Share 473 Tweet 296
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.