• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

UBL Cetak Generasi Unggul dengan Perpaduan Ilmu, Nilai Kemanusiaan dan Cinta Bumi

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 31 Juli 2025 - 11:28
in Ekonomi
kasih

Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, MBA. (Dokumen Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah dinamika transformasi digital, dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi, dituntut untuk tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas, tetapi juga berkarakter.

Menyikapi hal hersebut, Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, MBA, menegaskan keunggulan sejati terletak pada kemampuan menggabungkan kompetensi teknologi dengan nilai-nilai kebudiluhuran dan Universitas Budi Luhur (UBL) memiliki tekad kuat untuk menjadi kampus yang unggul dan berbeda di tengah era transformasi digital saat ini.

BacaJuga:

Lewat CEO Talks di Universitas Andalas, Direktur Pegadaian Ajak Generasi Muda “Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini”

Peduli Pendidikan, Pegadaian Praya Dukung Pembangunan Infrastruktur Sekolah dan Kenalkan Investasi Emas Sejak Dini

Tak Tergoda Ekspansi Agresif, Ini Strategi Bank Jakarta Hadapi Tantangan Baru

“Kata ‘unggul’ bagi UBL bukanlah pilihan, tetapi sebuah keharusan. Namun, keunggulan kami tidak sama dengan kampus lain. Kami memiliki cara tersendiri untuk menciptakan generasi cerdas berbudi luhur yang mampu menghadapi tantangan teknologi sekaligus menebarkan nilai-nilai kebaikan,” ujar Kasih kepada INDOPOSCO, Senin (28/7/2025).

Kasih menekankan keunggulan UBL tidak hanya dilihat dari capaian akademik, tetapi juga melalui nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial yang ditanamkan sejak awal mahasiswa memasuki kampus.

Salah satu contoh nyata adalah kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) yang baru saja digelar pada pertengahan Juli 2025 di Desa Sumbakeling, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Dalam kegiatan ini, UBL mengadakan pengobatan gratis bagi masyarakat, menanam 5 ribu bibit mangrove di pesisir Indramayu, dan membagikan 500 paket sembako gratis kepada warga.

Yang membuat kegiatan ini istimewa, menurut Kasih, adalah partisipasi aktif mahasiswa baru.

“Dana untuk sembako berasal dari hasil swadarma mahasiswa baru yang berjualan di pinggir jalan. Mereka mengumpulkan uangnya sendiri, lalu membelanjakannya untuk membeli sembako yang kemudian mereka bagikan kepada masyarakat. Ini bentuk nyata penanaman jiwa kebudiluhuran sejak awal mereka menjadi bagian dari UBL,” jelasnya.

Selain itu, UBL juga menjalankan program “Kelisapati” (Kliwon Selasa Memberikan Simpati dan Empati). Setiap Selasa Kliwon, mahasiswa dan sivitas akademika UBL mengunjungi panti sosial, panti wreda, hingga panti anak-anak untuk berbagi kebahagiaan.

“Kami percaya, seseorang tidak akan menjadi miskin hanya karena berbagi. Justru, melalui kegiatan seperti ini, nilai kebudiluhuran semakin mengakar,” tegasnya.

UBL juga telah menjalankan program Sarasehan Kebudiluhuran selama lebih dari 15 tahun, yang mempertemukan berbagai institusi pendidikan di seluruh Indonesia yang menggunakan nama “Budi Luhur”. Melalui forum ini, mereka saling berbagi pengalaman dan menguatkan visi bersama tentang nilai-nilai kebudiluhuran.

Menurut Kasih, indikator kampus unggul mencakup dua hal, yakni standar akademik pemerintah dan pencapaian nilai-nilai kemanusiaan.

Secara akademik, UBL telah memiliki banyak program studi unggul dan sedang meningkatkan kualitas sumber daya dosen hingga jabatan fungsionalnya. Namun, yang tak kalah penting adalah bagaimana lulusan UBL mampu langsung terserap di dunia kerja.

“Kalau dilihat dari Tracer Study, tingkat pengangguran lulusan UBL relatif rendah. Ini karena kami membekali mereka bukan hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga kecerdasan emosional,” ungkapnya.

Meski fokus pada nilai kebudiluhuran, UBL juga mendukung penuh kreativitas dan inovasi mahasiswa. Tahun ini, tim UBL menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS) di Jakarta yang lolos ke 25 besar Kontes Robot Indonesia 2025, bersaing dengan universitas-universitas negeri besar.

Selain itu, mahasiswa UBL juga berprestasi di bidang olahraga dengan atlet basket UBL pernah mewakili Indonesia di ajang internasional tingkat ASEAN. Bahkan, belum lama ini juga ada atlet panjat tebing dari Program Studi (Prodi) Teknik Elektro yang meraih medali emas di Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) Jakarta 2025.

“Meskipun di beberapa kompetisi kami belum menjadi juara utama, kami bangga karena mahasiswa UBL bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Ini bukti nyata bahwa mereka unggul bukan hanya di kelas, tetapi juga di lapangan,” tutur Kasih.

Lebih lanjut, ia berharap keunggulan UBL tidak hanya terwujud di atas kertas atau sertifikat, tetapi benar-benar dirasakan oleh mahasiswa, dosen, hingga orang tua mereka.

“Tahun ini kami mendorong mahasiswa UBL untuk going global, magang di luar negeri hingga bekerja di perusahaan internasional. Namun, kami selalu tekankan, sehebat apa pun mereka di dunia profesional, nilai kebudiluhuran harus tetap dipegang,” lanjutnya.

Tak lupa, Kasih juga turut memberikan pesan kepada seluruh mahasiswa yang ada di UBL untuk selalu menjaga nama baik individu dan juga almamater yang mereka banggakan.

“Bertahan di era ini bukan hanya soal kecerdasan, tetapi juga budi pekerti. Jaga adab, jaga nama baik diri dan kampus. Itulah yang membuat kita unggul sesungguhnya,” tambah bapak dua anak itu. (her)

Tags: Generasi UnggulUBLUniversitas Budi Luhur

Berita Terkait.

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Ekonomi

Lewat CEO Talks di Universitas Andalas, Direktur Pegadaian Ajak Generasi Muda “Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini”

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:11
Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Ekonomi

Peduli Pendidikan, Pegadaian Praya Dukung Pembangunan Infrastruktur Sekolah dan Kenalkan Investasi Emas Sejak Dini

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:41
Tak Tergoda Ekspansi Agresif, Ini Strategi Bank Jakarta Hadapi Tantangan Baru
Ekonomi

Tak Tergoda Ekspansi Agresif, Ini Strategi Bank Jakarta Hadapi Tantangan Baru

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:27
Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan
Ekonomi

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia Ajak Negara Produsen Sawit Perkuat Barisan

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:57
32 Jemaah Haji Aceh Terdampak Banjir dan Terlilit Utang Terima Bantuan, Wamenhaj: Ini Bentuk Kehadiran Negara
Ekonomi

Perluas Dampak Pemberdayaan, Dorong Perempuan Prasejahtera Naik Kelas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:31
Cetak Pemimpin Berintegritas, Menag: Peminat UM-PTKIN Terus Meningkat
Ekonomi

Cetak Pemimpin Berwawasan Global, Pegadaian Berangkatkan Talenta Terbaik Studi Magister ke Luar Negeri

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:15

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
Konsep Otomatis
Olahraga

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Maroko Noussair Mazraoui menegaskan, bahwa timnya bukan lagi sekadar tim kejutan di Piala Dunia 2026, melainkan...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.