• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Program KMP, BPJS Watch: Potensi Perlindungan Jamsostek Meningkat

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 26 Juli 2025 - 13:25
in Ekonomi
Kartu-BPJS

Ilustrasi kartu Jamsostek. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Koperasi Merah Putih (KMP) memastikan desa menjadi sentra-sentra ekonomi baru untuk mendukung kesejahteraan masyarakat desa.

Pernyataan tersebut diungkapkan Koodinator Bidang Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar melalui gawai, Sabtu (26/7/2025).

BacaJuga:

Sengaja Minta Waktu di DPR, Prabowo Ungkap Alasan Sampaikan Sendiri Arah Kebijakan Fiskal

Soroti Geopolitik Global, Prabowo Paparkan Strategi Fiskal Indonesia untuk 2027 di Paripurna DPR RI

Dukung  Asta Cita, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia

Dengan program tersebut, menurutnya, pergerakan barang dan jasa akan semakin cepat di Desa, dan urbanisasi akan berkurang secara signifikan. Mengacu pada Statistik Potensi Desa Indonesia 2024, ada 84.276 Desa/Kelurahan di seluruh Indonesia.

“Pemerintah menargetkan ada pembukaan lapangan kerja pada tahun pertama Koperasi Merah Putih sebanyak 621.800. Dan tahun berikutnya pemerintah menargetkan penyerapan tenaga kerja bisa mencapai 1,2 juta orang,” ungkapnya.

Koperasi Merah Putih menjalankan tujuh jenis usaha, termasuk gerai sembako, simpan pinjam, pupuk, klinik, apotek, pergudangan, dan logistic yang bila berjalan dengan baik akan membuka peluang kerja di berbagai sektor.

“Jadi dari design dan target yang disampaikan pemerintah tersebut, tentunya Koperasi Merah Putih akan mendukung kesejahteraan petani, pekerja, nelayan, dan masyarakat desa,” ujarnya.

Tentunya, lanjutnya, Koperasi Merah Putih memiliki beberapa tantangan agar bisa koperasi benar-benar berjalan seperti design dan target pemerintah. Menurutnya, tantangan yang harus diantisipasi dan dijawab Pemerintah adalah pembentukan koperasi yang ideal adalah dibentuk dari bawah yaitu dari masyarakat yang memiliki kepentingan dan kebutuhan bersama.

“Koperasi Merah Putih dibentuk dari atas yaitu Pemerintah, yang berpotensi hanya menjadi kepentingan elit pemerintah semata,” terangnya.

“Pemerintah juga harus berikan literasi dan edukasi untuk memastikan kehadiran koperasi merah putih menjadi kebutuhan masyarakat desa,” imbuhnya.

Terkait permodalan awal Koperasi Merah Putih cukup besar yang berasal dari pinjaman Bank Himbara, masih ujar dia, harus dikembalikan dengan penjaminan dana desa. Penjaminan ini akan berdampak pada pengelolaan Dana Desa.

“Dengan terkendalanya Dana Desa akan menghambat pembukaan lapangan kerja di desa yang selama ini dibiayai dari program Dana Desa dan BUMNDes,” katanya.

Ia menambahkan, dengan Koperasi Merah Putih ada potensi pembukaan lapangan kerja yang akan menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Selain itu juga akan meningkatkan kesejahteraan petani-nelayan serta masyarakat desa.

“Program ini juga ada potensi peningkatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat,” ucapnya. (nas)

Tags: BPJS WatchJamsostekProgram Koperasi Merah Putih

Berita Terkait.

Presiden-RI
Ekonomi

Sengaja Minta Waktu di DPR, Prabowo Ungkap Alasan Sampaikan Sendiri Arah Kebijakan Fiskal

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:45
Prabowo
Ekonomi

Soroti Geopolitik Global, Prabowo Paparkan Strategi Fiskal Indonesia untuk 2027 di Paripurna DPR RI

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:44
Dukung  Asta Cita, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia
Ekonomi

Dukung  Asta Cita, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:33
Chubb Life Perkenalkan My Prime Term Protection, Plan Series Perlindungan Jiwa yang Fleksibel
Ekonomi

Chubb Life Perkenalkan My Prime Term Protection, Plan Series Perlindungan Jiwa yang Fleksibel

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:03
ATK
Ekonomi

Pangkas Hambatan Pengembangan AI Trading, OKX Hadirkan Agent TradeKit Berlisensi MIT

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:08
Panangian-Simanungkalit
Ekonomi

Wah Pasar Sekunder Terus Bangkit, Rumah Second Kini Jadi Primadona Baru

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:24

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2811 shares
    Share 1124 Tweet 703
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1145 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.