• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ketua DPR RI Minta Pemerintah Bertindak Cepat Atasi Virus Hanta

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 4 Juli 2025 - 15:47
in Nasional
Puan-Maharani

Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: dok DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti temuan sejumlah kasus virus Hanta tipe HFRS yang terdeteksi di beberapa wilayah, seperti Yogyakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Utara.

Puan mengatakan temuan ini menunjukkan kurangnya kesiapan Negara menghadapi penyakit zoonosis yang berpindah dari hewan ke manusia.

BacaJuga:

Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit

Kemenkop Tegaskan Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih Harus di Atas Tanah “Clean and Clear”

BPH Migas: Pasokan Gas Bumi Aman Selama Periode Idulfitri

Puan pun mendesak agar pemerintah melalui Kementerian Kesehatan segera melakukan langkah konkret seperti deteksi dini agar virus tersebut tidak menyebar luas.

“Virus Hanta mungkin belum menyebar secara masif, tetapi justru ini alasan kita harus bertindak cepat. Fokusnya tidak hanya pada respons darurat, tetapi lebih pada membangun kemampuan deteksi dini dan respons medis yang efektif di tingkat desa, tempat yang paling rentan terhadap penyebaran penyakit,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (4/7/2025).

Seperti diketahui, ada delapan kasus penyakit virus Hanta ditemukan di Indonesia pada periode 15-21 Juni 2025. Semua kasus tersebut kini telah dinyatakan sembuh. Penularan virus ini berasal dari kontak dengan paparan tikus yang terinfeksi.

Dari semua kasus yang ditemukan, 2 kasus ditemukan di Jawa Barat, 4 kasus di Daerah Istimewa Yogyakarta, 1 kasus di Nusa Tenggara Timur, dan 1 kasus lainnya di Sulawesi Utara.

Menurut Puan, kesiapan fasilitas kesehatan primer dan tenaga medis hingga tingkat daerah menjadi kunci penanganan penyakit zoonosis seperti virus.

“Penanganan harus dimulai dengan pendekatan teknis yang terukur dan solusi yang bisa diimplementasikan secara langsung di lapangan,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai ketua DPR RI itu.

Puan pun menilai, pemerintah harus memperbanyak penyediaan alat diagnosis cepat (rapid test berbasis molekuler) untuk Puskesmas dan klinik daerah yang masuk dalam kategori rawan zoonosis. Selain itu, diperlukan pula pelatihan wajib bagi tenaga medis untuk mengenali spektrum gejala virus Hanta dan penyakit menular mirip lainnya.

“Dimulai dari daerah yang padat permukiman, dekat pasar tradisional, dan zona pertanian,” tambah Puan.

Mantan Menko PMK ini juga menyoroti pentingnya pendekatan lintas sektor dalam pencegahan penyakit zoonosis. Salah satunya, kata Puan, dengan pengendalian tikus berbasis komunitas.

“Tentunya ini memerlukan kerjasama antara Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pertanian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya unsur kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat. Seperti pengelolaan sampah, kebersihan pasar, serta sanitasi lingkungan yang harus menjadi bagian dari kebijakan yang terintegrasi dan saling mendukung dalam upaya pencegahan.

“Virus ini muncul karena habitat manusia dan hewan pengerat makin berdekatan. Artinya, pendekatannya tidak bisa sektoral. Kita butuh respons lintas sektor dengan target yang terukur, misalnya turunnya populasi tikus dan peningkatan indikator sanitasi di kawasan padat penduduk,” papar Puan.

Puan menilai, virus Hanta kerap terabaikan padahal dapat menimbulkan penyakit zoonosis seperti rabies, antraks, leptospirosis, flu burung, brucellosis, toksoplasmosis, dan cacar monyet. Menurutnya, hal ini terjadi karena minimnya literasi masyarakat tentang bahaya penyakit zoonosis.

Untuk itu, Puan mendorong Pemerintah memperbanyak sosialisasi dan edukasi tentang virus Hanta agar masyarakat semakin lebih memahami dampaknya dan melakukan tindakan antisipasi sebagai pencegahan utama.

“Jika masyarakat tidak mengetahui bahaya virus ini, mereka bisa menganggap gejala yang muncul sebagai hal yang biasa dan tidak segera berobat. Edukasi harus menyentuh langsung ke lapangan, ke pasar, ke lahan pertanian, dan ke kampung-kampung,” pungkasnya. (dil)

Tags: kesehatanKetua DPR RIPuan Maharanivirus Hanta

Berita Terkait.

Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit
Nasional

Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:07
Kemenkop Tegaskan Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih Harus di Atas Tanah “Clean and Clear”
Nasional

Kemenkop Tegaskan Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih Harus di Atas Tanah “Clean and Clear”

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:32
Pantau
Nasional

BPH Migas: Pasokan Gas Bumi Aman Selama Periode Idulfitri

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:05
Haji 2026 Aman, Dubes Arab Saudi untuk RI Tepis Kekhawatiran Krisis Timur Tengah
Nasional

Haji 2026 Aman, Dubes Arab Saudi untuk RI Tepis Kekhawatiran Krisis Timur Tengah

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:27
2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai
Nasional

2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:45
Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara
Nasional

Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:46

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.