• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

APBN Harus Fleksibel dan Kolaboratif di Tengah Ketidakpastian Global

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 26 Juni 2025 - 22:03
in Ekonomi
Uang

Ilustrasi-Belanja negara. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam menghadapi era ketidakpastian global, fleksibilitas dan kolaborasi menjadi kunci dalam pengelolaan keuangan negara. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara saat tampil dalam sesi Leader’s Corner: Leading to Transform, bagian dari rangkaian Kemenkeu Learning Festival (KLF) 2025 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (26/6/2025).

“APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) itu harus fleksibel. Semester I-2025 kita memasuki tahun anggaran dengan arahan Presiden, (yakni) efisiensikan anggaran. Jadi tidak bisa lagi mindset-nya hanya ‘DIPA saya sekian, maka saya jalankan sekian’,” kata Suahasil dalam keterangannya.

BacaJuga:

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

Freeport Indonesia Terus Berperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

DPR Nilai PNM dan Pegadaian Jadi Jalan Ekonomi Warga Naik Kelas

Penekanan pada efisiensi bukan sekadar retorika. Suahasil mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sendiri telah melakukan efisiensi hampir Rp9 triliun sebuah langkah konkret yang menunjukkan komitmen terhadap arahan Presiden.

Namun, efisiensi bukan satu-satunya fokus. Ia mengajak seluruh pegawai Kemenkeu untuk melihat peran mereka secara lebih luas, tidak hanya dari kacamata unit masing-masing, tetapi juga dalam konteks sinergi antar-unit.

“Teman-teman (di Kemenkeu) itu memegang yang namanya fiscal tools di unit masing-masing. Jangan hanya berpikir mengenai fiscal tools-nya sendiri, tapi pikirkan sinerginya dengan unit lain,” ujarnya penuh semangat.

Suahasil menekankan bahwa kolaborasi lintas unit sangat penting agar respons fiskal yang diberikan pemerintah bisa lebih efektif, terintegrasi, dan mampu menjawab tantangan zaman. Ia bahkan menyebut Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) sebagai contoh unit strategis yang harus terus memperbarui kurikulum pelatihannya agar sejalan dengan kebijakan fiskal yang terus bergerak dinamis.

Dengan nada inspiratif, ia mengingatkan kembali peran vital Kemenkeu sebagai penggerak roda pembangunan nasional.

“Keuangan negara adalah motor kemajuan. Fungsinya alokatif, distributif, dan stabilisasi. Alatnya ada di Ibu/Bapak semua (jajaran Kemenkeu),” tambahnya.

Menutup pesannya, Suahasil menyuarakan harapan agar semangat inovasi, fleksibilitas, dan kolaborasi terus tumbuh subur di seluruh lini kerja Kemenkeu, sebagai fondasi utama dalam memperkuat peran APBN sebagai instrumen pembangunan nasional yang tangguh dan adaptif. (her)

Tags: APBNKemenkeu Learning Festival 2025keuangan negara

Berita Terkait.

btn
Ekonomi

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

Selasa, 14 April 2026 - 11:01
freeport
Ekonomi

Freeport Indonesia Terus Berperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

Selasa, 14 April 2026 - 10:30
eko
Ekonomi

DPR Nilai PNM dan Pegadaian Jadi Jalan Ekonomi Warga Naik Kelas

Selasa, 14 April 2026 - 03:30
pge
Ekonomi

PGE–PLN IP Kunci Tarif, Teknologi Bottoming Siap Dongkrak Listrik Bersih

Selasa, 14 April 2026 - 02:20
menkop
Ekonomi

Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP

Senin, 13 April 2026 - 20:12
sawit
Ekonomi

BPDP Buka Grant Riset 2026 dengan Prinsip BAIK, Dorong Inovasi Perkebunan

Senin, 13 April 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2502 shares
    Share 1001 Tweet 626
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    751 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.