• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pemerintah China Sebut Kemampuan Persenjataan Nuklirnya Terjaga di Tingkat Minimum

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 17 Juni 2025 - 22:02
in Internasional
guo

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers pada Senin (16/6). Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah China menyebut kemampuan persenjataan nuklirnya terjaga di tingkat minimum dan tidak terlibat dalam perlombaan senjata.

“China mengikuti strategi nuklir yang berfokus pada pertahanan diri, kami selalu menjaga kemampuan nuklir pada tingkat minimum yang dipersyaratkan oleh keamanan nasional dan tidak pernah terlibat dalam perlombaan senjata,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers pada Senin (16/6/2025).

BacaJuga:

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Hal itu disampaikan sebagai respons atas data “SIPRI Yearbook 2025” yang dirilis pada Senin (16/6/2025) oleh lembaga riset Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) yang berpusat di Stockholm, Swedia. Laporan tersebut menyebutkan senjata nuklir China tumbuh paling cepat di dunia yaitu sekitar 100 hulu ledak baru per tahun sejak 2023.

SIPRI memperkirakan bahwa Tiongkok kini memiliki sedikitnya 600 hulu ledak nuklir. Perkiraan SIPRI, hulu ledak nuklir China meningkat dari 500 hulu ledak pada Januari 2024 menjadi 600 pada Januari 2025 dan masih akan terus bertambah selama dekade mendatang. Diperkirakan 132 hulu ledak ini ditugaskan ke peluncur yang masih dalam proses pengisian.

“China mengikuti kebijakan ‘tidak menggunakan senjata nuklir terlebih dahulu’ kapan pun dan dalam keadaan apa pun dan telah berkomitmen tanpa syarat untuk tidak menggunakan atau mengancam akan menggunakan senjata nuklir terhadap negara-negara yang tidak memiliki senjata nuklir dan zona bebas senjata nuklir,” ungkap Guo Jiakun dilansir Antara.

China, kata Guo Jiakun, adalah satu-satunya negara pemilik senjata nuklir yang telah mengadopsi kebijakan tersebut.

“China akan tetap berkomitmen untuk menjaga kepentingan keamanannya sendiri yang sah dan menjaga perdamaian dan stabilitas dunia,” tambah Guo Jiakun.

SIPRI dalam laporannya mengatakan pada Januari 2025, China telah menyelesaikan atau hampir menyelesaikan sekitar 350 silo rudal balistik antarbenua atau ICBM (Intercontinental Ballistic Missile) yang mampu membawa hulu ledak dengan jarak lebih dari 5.500 km.

Silo adalah struktur peluncuran rudal bawah tanah yang digunakan untuk menyimpan dan meluncurkan ICBM. Struktur ini biasanya sangat dalam dan kokoh, berfungsi sebagai tempat perlindungan rudal dan platform peluncuran.

ICBM baru China itu disebut berada di tiga padang gurun besar di utara negara tersebut dan tiga daerah pegunungan di timur dan tengah.

China juga berpotensi memiliki jumlah ICBM yang sama dengan Rusia atau AS pada pergantian dekade. Namun, bahkan jika China mencapai jumlah maksimum yang diproyeksikan yaitu 1500 hulu ledak pada 2035, masih hanya sekitar sepertiga dari masing-masing persediaan nuklir Rusia dan AS saat ini.

Sebagian besar hulu ledak China diperkirakan disimpan terpisah dari peluncurnya.

Selain membangun silo-silo rudal baru, Tiongkok sedang melengkapi kembali “Ship Submersible Ballistic Nuclear” (SSBN) yaitu kapal selam nuklir peluncur rudal nuklir jarak jauh di bawah laut Tipe 094 milik Angkatan Laut China.

China juga disebut sedang mengembangkan kelas baru SSBN dan jenis baru pesawat pembom strategis. Rudal utama berkemampuan ganda milik China adalah rudal balistik jarak menengah (IRBM) DF-26, yang khususnya memiliki kemampuan bagi kru darat untuk bertukar antara hulu ledak nuklir dan konvensional di medan perang.

China mengerahkan “Air-Launched Ballistic Missile” (ALBM) yaitu rudal balistik yang diluncurkan dari pesawat udara berkemampuan ganda (disebut sebagai CH-AS-X-13 oleh AS) dengan pesawat pengebom H-6N.

SIPRI mengungkapkan jika China akhirnya mengisi setiap silo baru yang sedang dibangun dengan rudal berhulu ledak tunggal, maka China akan memiliki kapasitas untuk mengerahkan sekitar 650 hulu ledak pada ICBM-nya dalam satu dekade lagi.

Namun SIPRI mengatakan China telah lama mempertahankan kebijakan untuk tidak menggunakan atau mengancam untuk menggunakan senjata nuklir terhadap negara-negara yang tidak bersenjata nuklir atau zona bebas senjata nuklir dan tidak ada bukti resmi yang tersedia untuk umum bahwa pemerintah China menyimpang dari kebijakan inti nuklirnya yang telah lama berlaku tersebut.

Postur standar China sejak mengembangkan senjata nuklir adalah menjaga hulu ledak, rudal dan peluncur terpisah selama masa damai, dengan prosedur yang berlaku untuk memuat hulu ledak ke peluncur dalam keadaan krisis.

Meski begitu, SIPRI mengungkapkan ada spekulasi yang cukup besar dalam beberapa tahun terakhir, yang berlanjut pada tahun 2024, tentang apakah hal itu masih berlaku.

Misalnya, Departemen Pertahanan AS pada 2024 mengeklaim “Sejumlah kecil unit rudal berbasis darat melaksanakan latihan ‘tugas kesiapan tempur’ dan ‘tugas siaga tinggi’, yang memungkinkan
Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat China (PLARF) ‘untuk mempertahankan sebagian unitnya pada keadaan kesiapan yang lebih tinggi sementara membiarkan sebagian lainnya dalam status masa damai dengan peluncur, rudal, dan hulu ledak yang terpisah”.

Dalam laporannya SIPRI mengungkapkan secara global diperkirakan ada 12.241 hulu ledak pada bulan Januari 2025, sekitar 9.614 berada dalam persediaan militer untuk penggunaan potensial.

Diperkirakan 3.912 hulu ledak tersebut dikerahkan dengan rudal dan pesawat terbang dan sisanya berada di penyimpanan pusat. Sekitar 2.100 hulu ledak yang dikerahkan disimpan dalam keadaan siaga operasional tinggi pada rudal balistik.

Hampir semua hulu ledak ini milik Rusia atau AS, tetapi China mungkin sekarang menyimpan beberapa hulu ledak pada rudal selama masa damai. Rusia dan AS bersama-sama memiliki sekitar 90 persen dari semua senjata nuklir. (dam)

Tags: nuklirPemerintah China

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Klaim Sepakat dengan Iran, Trump Batal Lancarkan Serangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:50
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada
Internasional

Gempa M 7,1 Guncang Jepang, Kemlu Minta WNI Tetap Waspada

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19
Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina
Internasional

Terima Kunjungan Dubes Palestina, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Sampaikan Putusan MMS Tentang Dukungan Palestina

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:15
SB
Internasional

Swiss-Belhotel International Perluas Portofolio di Bali dengan Soft Opening Resor Ashva Swiss-belresort Ubud

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:25
Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?
Internasional

Candaan Trump untuk Timnas Inggris: Harry Kane Kok Malah Jadi Pemain Bertahan?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:04
Sugiono
Internasional

Sempat Dikritik Dino Patti Djalal, Pemerintah Akhirnya Utus Menlu ke Pemakaman Ali Khamenei

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:41

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2097 shares
    Share 839 Tweet 524
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Hotel Pullman Central Park Kebakaran, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.