• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Diskon Listrik Batal, Pengamat Tegaskan Risiko Kontraksi PLN dan Kepercayaan Publik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 5 Juni 2025 - 15:37
in Nasional
Meteran

Ilustrasi meteran listrik. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembatalan diskon tarif listrik sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga kecil di bawah 1.300 VA kembali mengundang tanda tanya besar, apakah ini sekadar persoalan teknis anggaran, atau gejala lebih dalam dari ketidaksiapan kebijakan energi kita?

Kebijakan yang sebelumnya diharapkan menjadi penyelamat sementara daya beli masyarakat justru dibatalkan di menit-menit akhir. Pemerintah, lewat Menteri Keuangan Sri Mulyani, menyatakan bahwa pembatalan dilakukan karena proses penganggaran yang berjalan lambat, tak mampu mengejar rencana pelaksanaan pada Juni dan Juli 2025.

BacaJuga:

Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat

Wamendiktisaintek Targetkan Fakultas Kedokteran Gigi di Tiap Provinsi pada 2029

Karhutla Membara 3 Bulan, Kemenkes Cuma Klaim Siagakan Puskesmas dan Oksigen

“Pelaksanaan diskon listrik ternyata untuk kebutuhan atau proses penganggarannya jauh lebih lambat, sehingga kalau kita tujuannya adalah untuk Juni dan Juli, kami memutuskan (diskon ini) tak bisa dijalankan,” ucap Sri Mulyani terpisah di Jakarta, Senin (2/6/2025).

Menyikapi gagalnya kebijakan tersebut, pengamat ekonomi Yanuar Rizky melihat hal ini bukan sekadar soal administratif. Menurutnya, diskon tarif listrik bisa dimaknai dalam dua kerangka besar. Pertama, sebagai bentuk transfer tunai tidak langsung kepada masyarakat untuk mendorong konsumsi. Dan kedua, sebagai sinyal bahwa PLN sedang menghadapi tekanan keuangan serius akibat kontrak-kontrak jangka panjang yang bersifat “take or pay” dengan para IPP (Independent Power Producer) atau disebut Produsen Listrik Swasta.

“Fakta empiris, ketika diterapkan di awal tahun, tak mampu mendongkrak pelemahan daya beli konsumsi, yang ditandai dengan turunnya penerimaan pajak barang konsumsi,” ungkap Yanuar melalui sambungan gawai, Kamis (5/6/2025).

Lebih lanjut, Yanuar menegaskan, jika konsumsi listrik masyarakat terus turun, baik karena efisiensi rumah tangga maupun penurunan aktivitas industri akibat PHK massal dan penutupan pabrik, maka PLN tetap harus membayar listrik yang tidak dipakai, sesuai kontrak dengan IPP.

“Diskon diberikan untuk mendorong konsumen tidak mengurangi konsumsi listrik, agar PLN dapat membayar kewajibannya juga menjaga rating dari global bond PLN,” kata Yanuar.

“Dari kedua asumsi itu, dan menurut Menkeu (Menteri Keuangan) pembatalan dilakukan setelah melihat neraca penganggaran kelistrikan yang sedikit terlambat, maka dugaan saya diskon (tarif listrik) terkait upaya agar keuangan PLN tidak kontraksi,” tambahnya.

Dari sudut ini, pembatalan diskon tampak seperti upaya mendesak menjaga stabilitas keuangan PLN. Sebab, seperti diungkapkan Yanuar, fokus pemerintah saat ini tampaknya bukan lagi pada peningkatan konsumsi rakyat, melainkan pada pasar surat utang, baik untuk negara maupun BUMN strategis seperti PLN.

Di saat yang sama, kebijakan ini diganti dengan bantuan subsidi upah sebesar Rp300.000 per bulan, yang menyasar pekerja dan guru honorer.

Langkah ini patut diapresiasi, tapi tetap menimbulkan pertanyaan, mengapa komunikasi antarinstansi seolah berjalan terpisah?

Kasus ini menjadi contoh nyata pentingnya perencanaan kebijakan publik yang sinkron, transparan, dan matang. Tanpa itu, bukan hanya keuangan negara yang goyah, tapi juga kepercayaan publik yang bisa retak. (her)

Tags: Diskon Tarif ListrikMenteri KeuanganPLNSri Mulyani

Berita Terkait.

Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat
Nasional

Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47
Wamendiktisaintek Targetkan Fakultas Kedokteran Gigi di Tiap Provinsi pada 2029
Nasional

Wamendiktisaintek Targetkan Fakultas Kedokteran Gigi di Tiap Provinsi pada 2029

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05
Karhutla Membara 3 Bulan, Kemenkes Cuma Klaim Siagakan Puskesmas dan Oksigen
Nasional

Karhutla Membara 3 Bulan, Kemenkes Cuma Klaim Siagakan Puskesmas dan Oksigen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:35
2 Korporasi Dijerat Korupsi, Gubes Unsoed Apresiasi Kerja Jampidsus Kuntadi
Nasional

2 Korporasi Dijerat Korupsi, Gubes Unsoed Apresiasi Kerja Jampidsus Kuntadi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:05
Absen Kepala Daerah di Rakornas TPAKD, Prabowo Cari Dedi Mulyadi: ke Mana KDM?
Nasional

Area Terbakar Lampaui 2019, DPR Desak Perombakan Sistem Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:25
Tingkatkan Daya Saing Pekerja, Pemprov DKI Sediakan Pelatihan Bahasa Gratis
Nasional

Incar Pasar Karibia, Kementerian P2MI Dorong Lulusan Vokasi Migas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:05

OLAHRAGA

champion
Olahraga

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID - Malam Liga Champions 2026/2027 matchday ketiga pada Rabu (21/10/2026) malam hingga Kamis (22/10/2026) dini hari WIB kembali menghadirkan...

SelengkapnyaDetails
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2644 shares
    Share 1058 Tweet 661
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1287 shares
    Share 515 Tweet 322
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1394 shares
    Share 558 Tweet 349
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.