• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

China Tuduh AS Merusak Konsensus Jenewa tentang Kebijakan Tarif

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 3 Juni 2025 - 05:05
in Ekonomi
bursa

Ilustrasi Bursa Efek New York melemah usai Amerika Serikat klaim China Langgar kesepakatan. ANTARA/Xinhua

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – China menuduh Amerika Serikat telah merusak kesepakatan yang dicapai dalam perundingan ekonomi dan perdagangan baru-baru ini di Jenewa terkait isu tarif “resiprokal” yang diklaim oleh Washington.

Juru bicara Kementerian Perdagangan China seperti dikutip Antara, Senin (2/6/2025) membantah pernyataan terbaru dari pihak AS yang menuduh Beijing telah melanggar kesepakatan hasil dialog China-AS pada Mei lalu. China justru menyalahkan Washington atas pelanggaran tersebut, demikian dilaporkan Global Times.

BacaJuga:

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

Dorong Kemandirian Energi, Komisaris Utama PGN Gunakan Dual Fuel BBM-BBG

Efek Berganda Hulu Migas: dari Penerimaan Negara hingga Penggerak Ekonomi Daerah

Pihak China menyatakan telah membatalkan atau menangguhkan berbagai kebijakan tarif dan non-tarif yang berkaitan dengan tarif “resiprokal” AS, sesuai dengan konsensus yang dicapai dalam perundingan tersebut.

Sebaliknya, juru bicara tersebut menambahkan bahwa AS justru menerapkan serangkaian pembatasan diskriminatif terhadap China setelah perundingan berlangsung.

Antara lain berupa penerbitan panduan pengendalian ekspor cip berbasis kecerdasan buatan (AI), penghentian penjualan perangkat lunak desain cip — otomatisasi desain elektronik (electronic design automation/EDA) — ke China, serta pencabutan visa bagi sejumlah pelajar asal China.

“China, dengan sikap yang bertanggung jawab, telah bersungguh-sungguh menindaklanjuti, melaksanakan secara ketat, dan memegang teguh hasil kesepakatan perundingan ekonomi dan perdagangan di Jenewa. Komitmen China untuk menjaga hak dan kepentingan nasional dilakukan dengan penuh integritas,” ujar juru bicara tersebut.

Kementerian Perdagangan China menegaskan bahwa tindakan AS itu merupakan pelanggaran serius terhadap kesepakatan hasil pembicaraan telepon antara kedua kepala negara pada 17 Januari, serta merusak secara mendalam konsensus perundingan ekonomi dan perdagangan di Jenewa. Langkah AS tersebut dinilai merugikan hak dan kepentingan sah China.

Selain itu, China menilai AS terus-menerus memicu gesekan dagang baru yang memperburuk ketidakpastian dan ketidakstabilan dalam hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral.

“Alih-alih melakukan introspeksi, AS justru melemparkan tuduhan tidak berdasar kepada China dan menyalahkan secara sepihak, yang sangat bertentangan dengan fakta. China dengan tegas menolak tuduhan yang tidak beralasan ini,” tegas juru bicara tersebut.

Jika AS terus mempertahankan pendekatan sepihak dan tetap merugikan kepentingan China, Beijing menyatakan akan mengambil tindakan tegas demi melindungi hak dan kepentingan sahnya, tambah juru bicara tersebut. (wib)

Tags: ASChinaKebijakan TarifKonsensus Jenewa

Berita Terkait.

avtur
Ekonomi

Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

Minggu, 5 April 2026 - 01:11
bbg
Ekonomi

Dorong Kemandirian Energi, Komisaris Utama PGN Gunakan Dual Fuel BBM-BBG

Sabtu, 4 April 2026 - 22:02
Rinto-Pudyantoro
Ekonomi

Efek Berganda Hulu Migas: dari Penerimaan Negara hingga Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 18:09
Perwira Pertamina
Ekonomi

Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia

Sabtu, 4 April 2026 - 02:49
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Ekonomi

Perkuat Rantai Pasok Bioenergi, PLN EPI Gandeng Kalimantan Powerindo Dukung Ketahanan Energi

Sabtu, 4 April 2026 - 00:47
Tak Hanya Energi, BP BUMN Kini Bidik Dominasi Sektor Ayam
Ekonomi

Tak Hanya Energi, BP BUMN Kini Bidik Dominasi Sektor Ayam

Jumat, 3 April 2026 - 21:03

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.