• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Masalah Menelan pada Anak CdLS: Tanda Awal yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 27 Mei 2025 - 12:19
in Nasional
CdLS
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penyakit langka Cornelia de Lange Syndrome (CdLS) menjadi sorotan dalam peringatan CdLS Awareness Day 2025. Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan Sindrom Cornelia de Lange Indonesia (YSCI) bekerja sama dengan Prodia di Jakarta.

Cornelia de Lange Syndrome (CdLS) adalah kelainan genetik yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu komplikasi umum pada anak dengan CdLS adalah gangguan menelan.

BacaJuga:

DPR RI Ingatkan Ancaman Karhutla dan Krisis Gizi Akibat Fenomena El Nino Godzilla 2026

Suara Buruh Dinilai Melemah, Fragmentasi Serikat Jadi Alarm Serius Politik Pekerja

Komite III DPD RI Soroti Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Pasien Kronis Terdampak

Dalam sesi edukasi CdLS Awareness Day 2025, dr. Elvie Zulka Kautzia, Sp.THT-BKL(K) mengungkapkan bahwa proses menelan membutuhkan kesiapan postur otot leher, trunk, rahang, dan lidah. Bila tidak terkoordinasi, maka anak akan kesulitan makan dan minum.

“Kalau posturnya tidak mendukung, anak bisa tersedak, muntah, bahkan keluar makanan lewat hidung,” ujar dr. Elvie saat memaparkan materinya di Prodia Tower, Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Gangguan menelan sering terjadi karena masalah pada saluran pernapasan dan pencernaan. Anak dengan CdLS kerap mengalami kondisi seperti laringomalacia atau aspirasi cairan ke paru-paru.

Gejala awal yang perlu diwaspadai antara lain napas berbunyi dari tenggorokan, menyusu terlalu lama tapi napas ngos-ngosan, hingga muntah disertai tersedak. “Kalau nangisnya pelan itu pertanda kondisi tenggorokan yang tidak baik,” sambung dr. Elvie.

Penting bagi orang tua untuk segera memeriksakan anak ke dokter saat gejala awal muncul. Diagnosis dini bisa membantu mencegah komplikasi serius.

Menurut Dr.dr. Nurin A. Listyasari, M.Si., Konselor Genetik, diagnosis CdLS dapat dilakukan dengan metode skoring awal. Namun, jika hasil skoring rendah, maka pemeriksaan molekular diperlukan untuk memastikan mutasi genetik yang menjadi penyebabnya.

Peringatan CdLS Awareness Day 2025 mengusung tema “Embrace Diversity, Achieve Equality”. Acara ini dihadiri oleh 7 anak dengan CdLS berserta orang tua, tenaga medis, Kemenkes, Komnas Distabilitas, para donatur seperti Lions Club serta Comet dan temen-teman komunitas lainnya.

Momen paling mengharukan dalam acara ini adalah saat Nadhifa Azmina Irfan, anak dengan CdLS berusia 16 tahun, membacakan tilawah Al-Qur’an. Hafalan juz 28 hingga 30 yang dimilikinya menjadi simbol kekuatan dan harapan komunitas CdLS di Indonesia.

Dalam sesi penutup, video anak-anak CdLS yang tersenyum ceria ditayangkan. Keceriaan ini menjadi semangat untuk terus mengedukasi masyarakat tentang CdLS.

Sebagai informasi, pada acara ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara YSCI dan Prodia, ini menjadi simbol komitmen kolaboratif untuk mendukung riset, edukasi, dan layanan bagi keluarga CdLS di masa depan. (srv)

Tags: CdLSCdLS Awareness Day 2025kesehatanProdiaYSCI

Berita Terkait.

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Nasional

DPR RI Ingatkan Ancaman Karhutla dan Krisis Gizi Akibat Fenomena El Nino Godzilla 2026

Rabu, 15 April 2026 - 03:35
Suara Buruh Dinilai Melemah, Fragmentasi Serikat Jadi Alarm Serius Politik Pekerja
Nasional

Suara Buruh Dinilai Melemah, Fragmentasi Serikat Jadi Alarm Serius Politik Pekerja

Selasa, 14 April 2026 - 23:16
Menkop: Dekopinwil Jateng Berperan Strategis Kembangkan Produk Lokal Melalui KDKMP
Nasional

Komite III DPD RI Soroti Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Pasien Kronis Terdampak

Selasa, 14 April 2026 - 22:31
Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit
Nasional

Bukan NGO atau Aktivis, Haris Azhar Sebut Elite di Balik Isu Kudeta Presiden

Selasa, 14 April 2026 - 20:55
Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN
Nasional

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Selasa, 14 April 2026 - 20:15
Implementasi
Nasional

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Selasa, 14 April 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2512 shares
    Share 1005 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.