• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Massa Demo Desak Tuntaskan Korupsi Mempawah, Kalbar

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 25 Mei 2025 - 17:06
in Nusantara
demo

Massa Forum Anti Korupsi Indonesia (FASI) menggelar aksi mendukung KPK untuk menangkap aktor utama korupsi di Kabupaten Mempawah, Kalbar. Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Forum Anti Korupsi Indonesia (FASI) menggelar aksi mendukung KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk menangkap aktor utama korupsi di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat (Kalbar).

Massa dari berbagai elemen mahasiswa lintas gerakan ini beraksi di Gedung Merah Putih KPK RI, akhir pekan ini dan meminta KPK untuk serius dalam menangani korupsi di Kabupaten Mempawah. Massa membentangkan spanduk bertuliskan ‘Tangkap Aktor Utama Korupsi di Mempawah Kalimantan Barat’. Selain spanduk, massa juga membentangkan poster berisi dukungan dan kritikan untuk KPK.

BacaJuga:

Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027

Istiana Minta Tim Gabungan Segera Sisir Reruntuhan Pasca-Gempa M 7,7 di NTT

PHM Gelar SHU Ecovation Day, Bantu Anak di Delta Mahakam Jaga Kesehatan Mata

Beberapa poster itu bertuliskan, KPK Jangan Hanya Gertak Sambal, Dinasti Kekuasaan = Korupsi Subur, KPK Jangan Kalah oleh Kejaksaan, Mana Hasil KPK Geledah PUPR Mempawah? Tangkap Otak Pelaku Korupsi di Mempawah.

Koordinator Lapangan (Korlap) I aksi FASI, Abduh dalam orasinya mengatakan massa FASI terdiri dari mahasiswa lintas perguruan tinggi. Pihaknya sering memantau progress penanganan kasus-kasus korupsi di seluruh Indonesia.

“Kami melihat ada ketimpangan dalam proses hukum di Mempawah yang tidak meyentuh aktor utama atau intellectual dader. Untuk itulah kami memberikan dukungan kepada KPK untuk menuntaskan proses hukum,” ujar Abduh yang juga Mahasiswa UNJ ini.

Ditemui usai demonstrasi, Korlap II FASI, Zaenal Irfandi memberikan apresiasi atas keberanian KPK dalam mengungkap korupsi di Kabupaten Mempawah.

“Kami mengamati selama ini di Mempawah seolah tidak pernah tersentuh hukum, dan banyak persoalan yang hanya selesai di permukaan saja,” ujarnya.

Zaenal mengatakan pihaknya akan terus mengawal proses hukum korupsi di Mempawah demi tegaknya supremasi hukum yang tidak pilih-pilih. FASI akan kembali kembali mendatangi KPK untuk melakukan aksi serupa.

FASI, lanjut Zaenal, mempertanyakan bagaimana sesungguhnya posisi Ria Norsan selaku mantan Bupati Mempawah dalam rangkaian kasus korupsi PUPR di Kabupaten Mempawah, termasuk kasus BP2TD.

“Kerugian negara akan semakin bayak terungkap jika KPK sungguh-sungguh memprosesnya,” tegas Zaenal yang baru saja menyelesaikan kuliahnya di Universtas Ibnu Chaldun Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, penggeledahan KPK di Dinas PUPR Mempawah terjadi, Jumat 24 April 2025 lalu. Penyidikan ini menyasar sejumlah proyek infrastruktur bernilai fantastis. Beberapa di antaranya adalah pada pelaksanaan tender proyek 2015 Peningkatan Jalan Sekabuk – Sei Sederam senilai Rp51,5 miliar, dan Sebukit Rama – Sei Deram senilai Rp23,5 miliar.

KPK juga membongkar tindakan korupsi lainnya di beberapa pelaksanaan proyek infrastruktur di Kabupaten Mempawah yang memang sudah berlangsung secara turun temurun.

Sebelum KPK turun, Polda Kalbar telah lebih dulu memproses kasus dengan kerugian negara cukup besar yaitu pada pembangunan Gedung BP2TD senilai Rp128 Miliar. Kasus ini telah selesai di meja persidangan hingga berstatus inkrah. Namun satu berkas di Polda Kalbar tersisa dan tak kunjung diproses.

Dari temuan sementara penggeledahan KPK di Dinas PUPR Mempawah, terdapat kaitan dengan kasus BP2TD. Uang hasil korupsi ditransfer secara tunai sebesar hampir Rp18 miliar oleh inisial E dan pihak lain kepada inisial RN saat menjadi bupati. Fakta ini terdapat dalam putusan pengadilan Nomor 19/Pid.Sus-TPK/2023/PN.P.

Transfer itu juga salah satunya untuk membayar utang material dalam pekerjaan Proyek Jalan Sekabuk yang saat ini dalam proses oleh KPK.

Kondisi serupa juga terjadi dengan berbagai proyek lainnya yang sudah bukan rahasia lagi, hingga menambah pundi-pundi yang kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Dana hasil korupsi ini juga diduga digunakan untuk pembiayaan proses politik dan kekuasaan dinasti. (aro)

Tags: demoFASIForum Anti Korupsi IndonesiaKorupsi Mempawah

Berita Terkait.

Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027
Nusantara

Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:52
Istiana Minta Tim Gabungan Segera Sisir Reruntuhan Pasca-Gempa M 7,7 di NTT
Nusantara

Istiana Minta Tim Gabungan Segera Sisir Reruntuhan Pasca-Gempa M 7,7 di NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:51
SHU-Ecovation-Day
Nusantara

PHM Gelar SHU Ecovation Day, Bantu Anak di Delta Mahakam Jaga Kesehatan Mata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:07
Petugas
Nusantara

Transportasi NTT Diguncang Gempa, Menhub: Pelabuhan dan Bandara Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:35
Warga
Nusantara

Pasca-Gempa M 7,7 NTT: Jalan Macet dan Listrik Padam, BNPB Kirim Helikopter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25
Petugas-BNPB
Nusantara

BNPB Ralat Data Korban Gempa NTT: Meninggal Dunia 1 Orang, 4 Luka-luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3756 shares
    Share 1502 Tweet 939
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    870 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    825 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.