• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komisi I Dorong Netflix, Youtube, Diatur dalam Revisi UU Penyiaran

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 11 Mei 2025 - 11:33
in Nasional
Yt-netflix

Kolase logo Netflix dan Youtube (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Ahmad Heryawan, menegaskan pentingnya memasukkan ketentuan mengenai ruang digital multiplatform seperti Netflix, YouTube, Disney+, dan sejenisnya dalam revisi Undang-Undang Penyiaran. Hal ini dinilai mendesak mengingat platform-platform tersebut telah menjadi bagian signifikan dari konsumsi media masyarakat Indonesia, namun tidak memberikan kontribusi ekonomi yang proporsional kepada negara.

“Kita menyaksikan bagaimana layanan streaming digital dan konten berbasis internet tumbuh sangat pesat di Indonesia. Namun sayangnya, keberadaan mereka belum sepenuhnya diatur dalam regulasi penyiaran nasional, baik dari sisi kepatuhan terhadap norma lokal maupun kontribusi terhadap ekonomi nasional,” ujar Ahmad Heryawan dalam keterangan persnya yang diterima INDOPOSCO.ID, Minggu (11/5/2025).

BacaJuga:

Menteri PANRB Soroti Transformasi Digital yang Berkeadilan dan Berbasis Realitas Warga

Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka

BMKG: Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Sejumlah Wilayah RI

Lebih jauh, Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai banyak platform asing menikmati pasar besar di Indonesia tanpa harus menanggung kewajiban pajak, regulasi konten, ataupun kontribusi terhadap ekosistem kreatif lokal.

Oleh karena itu, ucapnya, perlu pengaturan dalam revisi UU Penyiaran, dalam hal ini bukan bertujuan membatasi kebebasan berekspresi, namun menciptakan ekosistem penyiaran yang adil, sehat, dan berpihak pada kepentingan nasional.

“Platform asing meraih keuntungan besar, tetapi tidak ada insentif yang kembali kepada bangsa. Ini adalah bentuk ketimpangan digital. Sudah waktunya kita hadirkan keadilan digital. Oleh karena itu, Revisi UU Penyiaran harus mempertegas kedaulatan digital Indonesia. Kita tidak boleh menjadi penonton di rumah sendiri. Platform digital asing harus tunduk pada regulasi lokal, termasuk dalam hal pajak, sensor konten, dan kewajiban mengangkat konten lokal.” Tegas Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini.

Lebih lanjit, Anggota Panja Penyiaran Komisi I DPR RI ini mendorong keterlibatan publik dan pelaku industri dalam pembahasan revisi UU ini agar menghasilkan regulasi yang adaptif namun tetap berkeadilan.

“Komisi I DPR RI berkomitmen untuk menjaga kepentingan nasional dalam dunia penyiaran yang terus berkembang.” Demikian tutup mantan Gubernur Jawa Barat dua periode ini. (dil)

Tags: DPRNetflixYouTube

Berita Terkait.

Indonesia Dinilai Bisa Jadi Magnet Investasi Migas Dunia, Ini Kuncinya
Nasional

Menteri PANRB Soroti Transformasi Digital yang Berkeadilan dan Berbasis Realitas Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:46
Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka
Nasional

Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:06
BMKG: Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Sejumlah Wilayah RI
Nasional

BMKG: Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Sejumlah Wilayah RI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:36
Menteng-Kleb
Nasional

Menteng Kleb Soroti Kemunduran Demokrasi di Tengah Peringatan Reformasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:13
Tentara-Israel
Nasional

Kesaksian Horor Jurnalis RI yang Sempat Disandera Tentara Israel

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:35
PTGC
Nasional

PGTC 2026 Hadirkan Energy AdSport Challenge, Mahasiswa Adu Kreativitas hingga Sportivitas

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:15

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2827 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1271 shares
    Share 508 Tweet 318
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1005 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Hunian Layak untuk Semua, Fahri Hamzah Luncurkan Gagasan Swasembada Papan 2045

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.