• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Ini Tiga Masalah Kesehatan yang Paling Banyak Dialami Ibu Hamil

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 29 April 2025 - 23:43
in Gaya Hidup
bumil

Dokter spesialis kandungan dan kebidanan lulusan Universitas Indonesia dr. Arief Gazali, Sp.OG menjelaskan penyebab PCOS pada wanita kepada ANTARA dalam wawancara eksklusif di Jakarta, Selasa (29/4/2025). ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter spesialis kandungan dan kebidanan lulusan Universitas Indonesia dr. Arief Gazali, Sp.OG memaparkan tiga masalah kesehatan yang banyak dialami oleh ibu hamil di Indonesia.

“Terkadang ibu hamil itu kontrol, rutin setiap bulan tapi tiba-tiba darah tinggi, tiba-tiba komplikasi, tiba-tiba pendarahan. Sebetulnya ini kalau kita teliti lebih lanjut, harusnya kan ada tanda-tandanya,” kata Arief dalam wawancara eksklusif bersama ANTARA di Jakarta, Selasa.

BacaJuga:

Libur Panjang, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 120 Ribu Orang

Kim Go Eun Berduka, Anjing Rescue Kesayangannya Mati Setelah Empat Tahun Bersama

Jadi Tren Global, XERF Resmi Masuk Ace Dermatology dan Bidik Pasar Premium

Dokter yang melangsungkan praktik di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC) Jakarta itu menekankan angka kematian dan kesakitan ibu melahirkan di Indonesia menjadi yang paling tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Di mana tiga masalah utamanya yakni preeklamsia atau kondisi saat ibu hamil mengalami darah tinggi secara tiba-tiba, pendarahan yang disebabkan oleh kurangnya zat besi, serta terkena infeksi yang berujung pada malnutrisi.

Pada ibu hamil yang mengalami preeklamsia, ia menjelaskan biasanya tanda-tandanya sudah dapat dilihat sejak usia kandungan menginjak tiga bulan. Salah satu tandanya yakni adanya gangguan aliran darah.

“Kita harus lihat gangguan aliran darah itu disebabkan oleh apa, kurang kalsium, kurang beberapa mikronutrien atau apa, kalau iya, itu kan bisa dilengkapi sebetulnya,” kata Arief.

Menginjak usia lima bulan, perlu dipastikan apakah gangguan aliran darahnya membaik atau tidak. Apabila gangguan itu tidak membaik, maka ibu hamil akan dinyatakan terkena preeklamsia dan berpotensi berpengaruh terhadap kualitas bayi yang dikandung.

Terkait dengan pendarahan, Arief menyatakan banyak ibu hamil mengalami anemia. Kondisi tersebut akan membuat tubuh ibu memerlukan energi yang lebih besar saat persalinan.

Menurutnya hemoglobin yang cukup akan mempermudah tubuh mengalirkan oksigen dan mengantarkan nutrisi, sehingga kondisi ketika kontraksi akan lebih baik.

“Setelah bayi lahir, rahim itu harus berkontraksi terus menerus. Untuk apa? mencegah yang namanya pendarahan, ini (angka kematiannya) juga masih agak cukup tinggi,” katanya.

Penyebab berikutnya adalah infeksi yang sangat lekat kaitannya dengan gaya hidup. Arief mencontohkan ketika ibu mengalami masa keputihan ringan, ibu tidak segera pergi ke rumah sakit dan menganggap hal tersebut bukan masalah.

Padahal, katanya, bisa saja itu merupakan tanda anak akan segera lahir. Contoh lainnya yakni kondisi di mana air ketuban pecah. Ketuban pecah dinyatakan normal apabila pembukaan sudah di atas 4.

Jika di bawah itu maka ketuban pecah sebelum waktunya dan berpotensi menyebabkan ibu mengalami persalinan prematur.

“70 persen persalinan prematur adalah infeksi, infeksi itu bisa karena daya tahan tubuh rendah, dari gaya hidup yang salah atau memang sesimpel tidak mengerti kalau dia itu dalam kondisi yang bahaya,” ucap Arief.

Arief menekankan selain memperburuk kondisi ibu, infeksi juga memengaruhi kesehatan bayi yang baru lahir, terutama jika dilahirkan secara prematur. Sebab, tubuh bayi cenderung lebih lemah dan membutuhkan kekuatan lebih untuk menjaga dirinya tetap hidup.

“Ketika dia hipotermia, dia belum bisa makan, itu otaknya habis energinya. Di mana ketika ada jaringan otak yang rusak, dia enggak akan balik lagi (kondisinya),” ujar dia. (bro)

Tags: Ibu HamilMasalah Kesehatan

Berita Terkait.

ragunan
Gaya Hidup

Libur Panjang, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 120 Ribu Orang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:10
kim
Gaya Hidup

Kim Go Eun Berduka, Anjing Rescue Kesayangannya Mati Setelah Empat Tahun Bersama

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:30
xerf
Gaya Hidup

Jadi Tren Global, XERF Resmi Masuk Ace Dermatology dan Bidik Pasar Premium

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23
binus
Gaya Hidup

Desain Jadi Strategi Bisnis, BINUS Siapkan Lulusan yang Diakui Pasar Kerja Global

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:02
X-Force
Gaya Hidup

Kenyamanan dan Efisiensi Mitsubishi Xforce Menunjang Aktivitas Harian

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:10
7 Fitur Unggulan Smartwatch Huawei Watch Fit 5 yang Wajib Kamu Tahu!
Gaya Hidup

7 Fitur Unggulan Smartwatch Huawei Watch Fit 5 yang Wajib Kamu Tahu!

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:27

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1921 shares
    Share 768 Tweet 480
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1224 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    793 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.