• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Brebes, DPR: Huntap Butuh Kajian BGN

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 23 April 2025 - 16:13
in Nusantara
Dapur-Umum

Dapur umum warga terdampak tanah bergerak di Brebes. Foto: Dokumen BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah begitu memprihatinkan. Anggota Komisi VIII DPR RI Abdul Fikri Faqih mengaku prihatin melihat kondisi warga terdampak.

“Kami prihatin dengan kondisi warga terdampak,” kata fikri melalui gawai, Rabu (23/4/2025).

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,0 Guncang Sarmi di Papua Pagi Ini

Bea Cukai dan Pemerintah Kabupaten Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan

Bea Cukai Tual Dukung Percepatan Investasi PSN Blok Masela Lewat Layanan Kepabeanan

Ia mengaku, sebelumnya telah meninjau langsung lokasi terdampak bersama Direktur Infrastruktur Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Yufferyzal dan Plt Kepala Pelaksana BPBD Brebes Supriyadi.

“Kami telah menyisir titik-titik pergerakan tanah, mendatangi posko pengungsian di lapangan futsal Desa Mendala, serta meninjau langsung kondisi dapur umum dan posko kesehatan yang didirikan untuk melayani para penyintas,” terangnya.

Ia menyebut , sebanyak 123 KK (Kepala Keluarga) terdampak, 114 rumah rusak, dan 383 jiwa terpaksa mengungsi. “Kondisinya tentu dinamis karena tanah masih bergerak,” ucapnya.

“Kami bersama rombongan juga menyerahkan bantuan darurat dari BNPB untuk meringankan beban berat para korban,” imbuhnya.

Fikri menegaskan, distribusi bantuan vital tersebut diatur langsung oleh Kepala Desa dan Kepala Posko. Hal itu untuk memastikan kebutuhan konsumsi harian pengungsi tetap terpenuhi hingga saat ini.

“Kami berkesempatan berinteraksi langsung di posko pengungsian, mendengarkan aspirasi dan keluhan warga serta petugas di lapangan, mulai dari tim kesehatan hingga relawan dapur umum,” ungkapnya.

Ia mencatat beberapa kebutuhan mendesak yang perlu segera diatasi. Di antaranya pasokan tabung gas di dapur umum masih agak telat. Kebutuhan per hari rata-rata 6 tabung.

“Tenda khusus untuk mengisolasi pengungsi yang sakit serius demi mencegah penularan sangat dibutuhkan tim kesehatan,” ujarnya.

Dia mendorong dilakukannya kajian mendalam dari Badan Geologi dan Dinas ESDM Provinsi guna menentukan secara pasti pusat pergerakan tanah dan sebaran area rawan. Kajian ini krusial sebagai dasar pengambilan kebijakan strategis, termasuk keputusan final mengenai relokasi warga.

Terkait solusi hunian bagi para korban, ia mengatakan, Pemerintah desa telah menyiapkan lahan alternatif untuk pembangunan hunian sementara (huntara). “Ke depan kita akan kawal tindak lanjut Huntara di tanah bengkok desa dan kemudian Huntap (hunian tetap) yang perlu kajian Badan Geologi Nasional (BGN) yang lebih komprehensif,” katanya.

Proses pembangunan hunian tetap (huntap), diakui Fikri, akan lebih kompleks, terutama terkait pendataan ulang dan status kepemilikan lahan warga yang terdampak. “Proses ini memang cukup rumit, terutama bagi lahan bengkok (tanah kas desa). Namun, lahan milik masyarakat pribadi akan lebih mudah diproses dengan bantuan dan fasilitasi dari pemerintah provinsi,” jelasnya .

Meski prosesnya tidak mudah, Fikri optimis dan menargetkan agar dalam kurun waktu satu tahun ke depan, warga terdampak sudah dapat menempati hunian tetap yang aman dan layak.

“Rumah mereka sebelumnya dalam kondisi sangat baik, namun kini rusak parah bahkan hancur akibat bencana,” ucapnya. (nas)

Tags: bnpbBrebesJawa Tengahtanah bergerak

Berita Terkait.

Gempa-Papua
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,0 Guncang Sarmi di Papua Pagi Ini

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:10
Sticker
Nusantara

Bea Cukai dan Pemerintah Kabupaten Malang Amankan 2.520 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:43
GB
Nusantara

Bea Cukai Tual Dukung Percepatan Investasi PSN Blok Masela Lewat Layanan Kepabeanan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:52
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 3,1 Juta Batang Rokok Ilegal selama Juni 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 13:41
gempa
Nusantara

Gempa Bumi Berturut-turut Guncang Tapanuli Selatan Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

Senin, 27 Juli 2026 - 08:15
karhutla
Nusantara

BNPB Catat Sejumlah Karhutla di Jawa Timur Saat Musim Kemarau Tahun Ini

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:19

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2981 shares
    Share 1192 Tweet 745
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.