• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Berhasil Libas ISIS, AS Bakal Kurangi Pasukan di Suriah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 19 April 2025 - 15:12
in Internasional
Ilustrasi - Pentagon atau Gedung Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Antara/Xinhua/aa

Ilustrasi - Pentagon atau Gedung Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Antara/Xinhua/aa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pentagon mengumumkan pada Jumat (18/4/2025) bahwa pihaknya akan mengonsolidasikan pasukan AS di Suriah di bawah Komando Gabungan Operasi–Operasi Inherent Resolve, dan akan mengurangi jumlah pasukan menjadi kurang dari 1.000 orang dalam beberapa bulan mendatang.

“Menyadari keberhasilan Amerika Serikat melawan ISIS, termasuk kekalahan teritorial mereka pada 2019 di bawah Presiden Trump, hari ini Menteri Pertahanan mengarahkan konsolidasi pasukan AS di Suriah di bawah Komando Gabungan Operasi-Operasi Inherent Resolve ke lokasi tertentu di Suriah,” kata juru bicara Sean Parnell dalam sebuah pernyataan.

BacaJuga:

Tolak Serangan Balasan ke Iran, Turki Cegah Krisis Baru Lampaui Timur Tengah

AS Usir Wakil Dubes Iran untuk PBB Secara Diam-Diam, Alasan Keamanan Nasional Menjadi Alasan

Gertak Balik Trump, Militer Iran Ancam Hancurkan Aset AS di Timur Tengah

Konsolidasi ini mencerminkan langkah-langkah “signifikan” yang telah dibuat AS untuk melemahkan kemampuan operasional kelompok teroris ISIS secara regional dan global, tambah Parnell.

“Proses ini disengaja dan berdasarkan pada kondisi, yang akan mengurangi kehadiran pasukan AS di Suriah menjadi kurang dari 1.000 personel dalam beberapa bulan mendatang,” tegasnya.

Sembari menekankan bahwa dalam 10 tahun terakhir, Koalisi Global untuk Mengalahkan ISIS telah membuat “pencapaian besar,” Parnell mengatakan Komando Pusat AS (CENTCOM) telah meluncurkan puluhan serangan udara pada tahun lalu untuk semakin melemahkan kemampuan ISIS.

CENTCOM akan tetap siap untuk melanjutkan serangan terhadap sisa-sisa ISIS di Suriah, katanya, seraya menambahkan AS akan bekerja sama dengan mitra koalisi untuk mempertahankan tekanan terhadap kelompok teroris tersebut.

Pentagon juga tetap mempertahankan sejumlah besar kemampuan di kawasan tersebut serta kemampuan untuk menyesuaikan postur kekuatan secara dinamis berdasarkan perkembangan situasi keamanan di lapangan,” tegasnya.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada akhir Januari lalu bahwa AS akan membuat keputusan terkait keberadaan pasukan di Suriah setelah muncul laporan yang menyebutkan bahwa Trump bermaksud menarik pasukan Amerika.

“Saya tidak tahu siapa yang mengatakan itu, tapi kami akan membuat keputusan tentang itu,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih seperti dilansir Anadolu melalui Antara

“Kami tidak terlibat di Suriah. Suriah berada dalam kekacauannya sendiri. Mereka sudah cukup punya masalah di sana. Mereka tidak butuh kami terlibat,” lanjut Trump. (aro)

Tags: Amerika SerikatASISISSuriah

Berita Terkait.

Dampak-perang
Internasional

Tolak Serangan Balasan ke Iran, Turki Cegah Krisis Baru Lampaui Timur Tengah

Sabtu, 4 April 2026 - 09:10
Rifat Sungkar Bagi Rahasia Hemat BBM di Tengah Fluktuasi Harga Energi
Internasional

AS Usir Wakil Dubes Iran untuk PBB Secara Diam-Diam, Alasan Keamanan Nasional Menjadi Alasan

Sabtu, 4 April 2026 - 05:43
Gertak Balik Trump, Militer Iran Ancam Hancurkan Aset AS di Timur Tengah
Internasional

Gertak Balik Trump, Militer Iran Ancam Hancurkan Aset AS di Timur Tengah

Jumat, 3 April 2026 - 23:36
DPR Kecam UU Hukuman Mati Israel, Diskriminatif terhadap Palestina dan Langgar HAM
Internasional

DPR Kecam UU Hukuman Mati Israel, Diskriminatif terhadap Palestina dan Langgar HAM

Jumat, 3 April 2026 - 23:05
Indeks Harga Pangan Dunia Naik 2,4 Persen, Dipicu Ketegangan di Timur Tengah
Internasional

Indeks Harga Pangan Dunia Naik 2,4 Persen, Dipicu Ketegangan di Timur Tengah

Jumat, 3 April 2026 - 22:46
jet
Internasional

IRGC Sebut Telah Jatuhkan Jet F-35 AS untuk Kedua Kalinya

Jumat, 3 April 2026 - 15:52

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.